
HAPPY READING
AUTHOR BY AXRANS
*******
"Gue udah bilang kalo gue bukan cabe! Lo dengar gak sih Hah?!" - Gertak Teresa sambil menarik kerah Ana.
"West nyate dong Tante langsung ngegas aja!" Sahut Ana.
Bruk
Teresa mendorong Ana hingga terjatuh.
"Woi, nantangin gue lo ya?!" - Gertak Ana.
"Ayo, siapa takut!" - Jawab Teresa dan Ana tersenyum miring, dia salah cari lawan.
"Girls ayo serang!"
Lindzy dan Desi memukul Ana, tetapi dengan sigap Ana menangkis pukulan mereka berdua lalu menjatuhkannya dan membuat mereka berdua meringis kesakitan.
Tika ingin menendang punggung Ana tetapi Ana langsung menghindari nya lalu menarik Tika dan menjatuhkan Tika hingga meringis kesakitan.
"Ayo Tante, sini maju." - Ucap Ana sambil menggerakkan telunjuknya dan Teresa pun maju.
__ADS_1
Teresa langsung menjambak rambut Ana dan menonjok Ana membuat Ana tersungkur dan membuat samping bibirnya mengeluarkan darah segar. Dengan cepat Ana menyeka darah itu dengan kasar dan berdiri, tanpa basa-basi dia menarik kerah Teresa lalu menjatuhkan Teresa dan membuat Teresa jatuh tersungkur. Lalu Teresa bangkit kembali dan mengambil pisau lipat miliknya lalu menggoreskan ke tangan Ana dan membuat ana meringis tetapi bagi Ana luka seperti itu sudah biasa, lalu Ana menjambak rambut Teresa sampai Teresa lemas dan langsung menjatuhkan teresa. Semua yang ada dikoridor itu hanya bisa melongo dan ketakutan karena pertengkaran Ana vs Teresa dkk tadi, Ana hanya sendiri sedangkan Teresa bersama teman temannya tapi malah kalah sama Ana yang sendiri.
"So? Hanya ini skill kalian hah?" - Kata Ana sambil melipatkan tangan didepan dada nya.
"Jangan ngira kalau gue itu lemah kayak lo dan kacung lo itu! Sorry ya, lo salah cari lawan."
"Lain kali jangan bawa kacung lo yang gak guna itu ya? Satu lagi, buat kalian semua yang buat masalah sama gue atau pun berani membully orang, kalian bakalan gue permaluin seperti Teresa!" - Ucap Ana dengan tersenyum miring dan langsung menggelengang pergi dari koridor menuju rooftop.
"Lo, kenapa?" - Tanya Fian sambil menatap wajah Ana yang penuh dengan luka.
"Gue gak apa apa kok, biasa ada yang rese sedikit jadinya gue kasih pelajaran dikit hehehe" - Ucap Ana sambil nyengir.
"Ke UKS!" - Fian langsung menggengam tangan Ana dan berjalan menuju uks untuk mengobati luka Ana.
*******
"Ashh s-sakit pelan-pelan!" - Rintih Ana sambil meringis kesakitan.
"Oh, sorry."
"Lo bertengkar lagi?" - Tanya Fian lagi.
"Iya" - Jawab Ana
"Sama siapa? Cerita."
__ADS_1
"Gue bertengkar sama Teresa. Awalnya teresa nabrak gue, terus gue jatuh. Gue gak terima lah orang dia nabraknya sengaja, terus akhirnya kita bertengkar. Awal nya gue vs sama teman nya Teresa dan temannya pada K.O semua, terus gue vs sama Teresa. Pas Teresa nya gue jatuhin, eh dia ngeluarin pisau lipatnya terus digoresin ditangan gue. Akhirnya gue jambak tuh si Teresa sampe dia K.O"
"Udah, jangan bertengkar lagi." - Ujar Fian sambil mengembalikan kotak p3k.
"Iya."
"Oh iya kata lo mau ngomong sesuatu, apa itu?" - Tanya Ana.
"Jangan bolos, kalo bolos gue telfon mama biar nikahnya di cepetin." - Ucap Fian.
"Yah yah jangan dong Yan,gue gak mau nikah nya di cepetin!" - Ucap Ana
"Bodo amat, Telfon mama." - Fian mengeluarkan hpnya dan mengangkat ke depan telinga Fian.
"Jangan Fiaannn!" - Ana berusaha mengambil hp Fian tapi dihalangi oleh Fian dengan cara Fian menjinjit dan Ana mengecurutkan bibirnya.
"Gue bakalan hukum lo."
"Apa hukumannya?"
"Lo harus jadi-"
*******
JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN VOTE BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT UNTUK UPDATE SETIAP HARI ♥️
__ADS_1