PERFECT BAD COUPLE

PERFECT BAD COUPLE
CHAPTER 5


__ADS_3

HAPPY READING


AUTHOR BY AXRANS


Kedua orang tua mereka menunggu Fian dan Ana turun dari kamar tapi mereka berdua tidak segera turun dan itu membuat mama Ana dan mama Fian bingung.


"Kok Zidan gak turun turun ya gi?" - Tanya Riana.


"Iya ya, masa Zidan ketiduran?" - Riana dan Gina bingung karena Zidan tidak turun ke bawah.


"Ayo coba kita cek di kamar Silvia"


"Ayo." - Mereka berdua naik menuju kamar Silvia dan langsung memasuki kamar Silvia tanpa mengetuk pintu nya.


"Waduh, anak kamu langsung nyosor aja Gi lihat tuh." - Ucap Riana sambil menunjuk dua orang yang sedang tidur berpelukan.


"Aa ngelihat Zidan sama Silvia gini aku jadi inget masa muda ku dulu sama Zio dehh, mending aku foto terus kasih tau ke Zio." - Gina langsung mengeluarkan hp nya dan


Cekrek


"Kirimin ntar ke aku ya Ri,"


"Oke, gampang."


"Silvia, Zidan ayo bangun! Kalian ini belum sah jangan asal tidur bareng aja. Nanti aja kalau udah sah baru boleh tidur bareng!" - Kata Riana membangun kan mereka berdua kemudian Ana pun terbangun dan menoleh kearah sebelahnya lalu melototkan mata nya.


"MAMA KENAPA ADA FIAN DI KAMAR KU?!" - Pekik Ana terkejut membuat Fian langsung terbangun.


"Berisik! Ganggu orang tidur aja!" - Teriak Fian sambil menutup telinga nya.


"Zidan, tadi kan mama nyuruh kamu bangunin Silvia bukan malah tidur bareng!" - Omel Gina sedangkan Fian hanya diam.


"Zidan capek ma mangkanya ketiduran,"

__ADS_1


"Udahlah Gi, lagian Silvia juga susah kalo di bangunin. Yaudah ayo kita ke bawah, kita bicara kan di bawah dan Silvia kamu cepetan mandi sana!" - Kata Riana dan diangguki oleh Ana.


"Jadi kalian berdua ini sudah saling kenal?" - Tanya Gina


"Iya tan, Fian ini eh maksud nya Zidan ini anak kelas sebelah IPA-1, sedangkan aku IPA-7" - Jawab Ana santai.


"Wah, jadi makin gampang dong jodohin mereka berdua." - Ucap Gina dan diangguki Riana.


"Di jodohin?" - Gina mengganguk.


"Kenapa mama gak bilang?" - Tanya Fian.


"Ya, ini sudah keinginan mama nak dan juga terbaik untukmu." - Jawab Gina.


"Silvia, apa kamu menerima perjodohan ini?" - Tanya Gina.


"Aku terserah apa kata Zidan te." - Jawab Ana membuat Fian mendelik.


"Zidan, masih mau ngerasain masa muda maa." - Jawab Fian.


"Tapi kami gak mengharapkan cucu secepatnya kok nak yang kami mau kamu menerima perjodohan ini terbaik untukmu dan Silvia juga." - Ujar Riana.


"Tapi tan-" - Ucapan Fian terhenti karena tiba-tiba ada cowok yang datang.


"HALOOO EPRIBADEH ZIDAN KEDUA DATA-" - Gina langsung memukul mulut cowok itu.


"Anjay mama mah parah nabok mulut aku, kalau mulut aku luka gimana ma? Kan jadinya gak ganteng lagi." - Omel cowok itu sambil mengusap mulutnya yang dipukul sama mama nya tadi.


"Lagian kamu dateng dateng pake teriak teriak, ini kan juga rumah orang bukan rumah mu sendiri!" - Ujar Gina


"Fian ada dua? Gue mau di jodohin sama siapa sih sebenarnya? Sama Fian atau cowok itu?" - Batin Ana bingung.


"Ziyad kenapa kamu datang kesini sih?" Tanya Gina sambil berkacak pinggang.

__ADS_1


"Ya Ziyad mo lihat reaksi babang gans di jodohin sama cewek ini" - Jawab Fino sambil nyengir.


"Yaudah, Ziyad kamu kenalan gih sama calon kakak ipar kamu."


"Oke, ma."


"Hae kakak ipar eh maksud gue calon kakak ipar ehehe, gue Ziyad Alfino Dominic panggil aja Ziyad kalo gak Fino."


"Reynatasya Silviana Deandra, Ana"


"Eh, buset dingin amat dah nih cewek. Gimana ya reaksi abang gue di jodohin sama nih cewek?" - Batin Fino.


"Gimana Zidan apa kamu mau menerima perjodohan ini?" - Tanya Gina lagi.


"Gak tau," - Jawab Fian bimbang.


"Kenapa kamu gak mau sama anak tante Zi? Apa anak tante ini nakal sampai sampai kamu gak mau di jodohin sama Silvia?"


"Lah ma Silvia gak nakal kok, kata siapa Silvia nakal?" - Sahut Ana dan Riana langsung melotot ke arah Ana.


"Ssttt, diem kamu Vi!" - Ana langsung diam


"Gak nakal." - Ucap Fian sambil melirik Ana.


"Terus apa alasanmu gak mau di jodohkan dengan Silvia?"


"Gak tau."


"Zidan kalau kamu gak mau menerima perjodohan ini, semua fasilitas kamu dan milik Ziyad mama sita gak pakai pengecualian!" - Ancam Gina dan Fino pun mendelik.


"Lah ma gimana sih kok Ziyad dibawa bawa sih? Salah Ziyad apa coba Ma?"


"Mangkanya suruh abang kamu terima perjodohan ini! Kalau abang kamu gak mau menerima perjodohan ini, ya mama sita fasilitas yang kalian berdua punya."

__ADS_1


__ADS_2