PERFECT BAD COUPLE

PERFECT BAD COUPLE
CHAPTER 23


__ADS_3

HAPPY READING


AUTHOR BY AXRANS


**************


"Gue udah tau,"


"Hai bro, boleh gabung kaga?" Ucap seorang cowok-Fian sambil menyingkirkan tangannya yang digelayuti Caroline.


"Boleh, asalkan tanpa cabe yang gelayutan kek monyet ditangan lo tuh tuh." Jawab Danu sambil menunjuk Caroline yang bergelayutan ditangan Fian.


"Heh apaan lo bilang gue cabe hah?!" Ucap Caroline gak terima.


"Cabe cabe cabe oi oi cabe cabe oi oi." Teriak Karina.


Plak


"Sialan lo," Umpat Karina karena pipinya panas gara gara ditampar Caroline.


"Itu balasannya karena lo udah bilang gue cabe!" Ucap caroline sambil menatap Karina sinis.


"Heh, dasar pelakor! Dulu mau ngerebut Danu dari gue, sekarang lo mau ngerebut Fian? Iya?" Sahut Tania sambil melipat kedua tangannya.


"Haha itu dulu Tania, gue mau pacaran sama Danu itu cuma mau morotin Danu aja dan gue sekarang hanya suka sama Fian!" Jawab Caroline tertawa miring.


"Dasar ular cabe gatel!"


"Bodo amat!"


"Lo bisa pergi dari sini gak?" Ucap Ana dingin.

__ADS_1


"Dengerin ya mbak Reynatasya Silviana Deandra, jauhin Fian sekarang! Karena dia adalah pacar gue, milik gue sekarang!"


"Oh ya?"


"Mana ada lo pacar Fian, yang ada lo itu yang ngibul!" Sahut Rena sambil menunjuk Caroline.


"Heh asal kalian tau ya! Tanpa sepengetahuan kalian, Ana itu sering jalan sama om om di club loh,"


"Lagian nama belakang lo Deandra itu pasti cuma karangan lo, gak mungkin keluarga Deandra punya anak cabe kayak lo."


"Coba ulangi omongan lo tadi,"


"Cabe!"


Plak


"Cabe ngomong cabe!" Sahut Nia dingin.


Caroline mengambil es jeruk milik Rena lalu menyiram es jeruk itu ke kepala Ana.


"Seger banget ya Ana mandi es jeruk. Mau lagi gak? Atau mau mandi air dingin?" Ucap Caroline sambil tertawa jahat.


"..." Ana hanya diam sedangkan Nia langsung berjalan ke arah Caroline dan menarik kerah Caroline lalu mencekik leher Caroline.


"Sebelum lo nyiram kakak gue lagi, gue bakalan bikin lo babak belur ditangan gue!" Ucap Nia dengan smirknya membuat semuanya bergidik ngeri.


"N-nia jangan." Sahut Fino sambil menarik tangan Nia dan Nia langsung menempis tangan Fino dengan kasar.


"Diem lo gak usah ikut campur!" Gertak Nia sambil mengeratkan cekikan nya pada leher Caroline.


(Ya emang Nia kalo lagi marah gak bisa dikontrol)

__ADS_1


Bruk


"Ini akibatnya lo udah nyiram kakak gue!"


Plak


"Ini akibatnya lo udah bilang kakak gue cabe!"


Bugh


"DAN INI AKIBATNYA LO BERANI NGEBULLY KAKAK GUE DIDEPAN GUE! DASAR CABE MATRE! ULAR LICIK!"


"A-Arghhh s-sakit hiks hiks!" Pekik Caroline kesakitan sambil memegang pipinya yang panas dan Nia kembali menarik kerah Caroline lagi membuat suasana di kantin menjadi tidak nyaman.


Bruk


"CUKUP NIA JANGAN SAKITI CAROLINE LAGI!" Teriak Fian sambil mendorong Nia kemudian memeluk Caroline dan membuat Ana semakin dingin.


"ABANG CUKUP!" Teriak Fino hingga menggema di dalam kantin kemudian memeluk Nia yang meringis.


"Lo belain cabe ini daripada pacar lo dan adek lo bang? Iya?" Fino menatap Fian yang diam.


"Bang dengerin, gue tau Caroline cewek pertama yang lo sukai tapi kalau lo masih sayang sama Caroline, jauhin Ana bang! Kasihan hati Ana bang tersakiti gara gara lo! Dia berusaha untuk gak sedih di depan lo dan lo malah buat dia sedih. Dengan lo deket deketan gini sama cewek lain, dia makin sedih bang dan satu lagi, Caroline yang dulu beda lagi sama Caroline yang sekarang dan lo Caroline, selamat! Lo berhasil ngerubah otak abang gue dan membuat abang gue berpaling dari pacarnya dan juga adiknya! CABE LO CAROLINE! Ayo cabut gez!" Mereka semua keluar dari area kantin dan Fian masih terdiam dengan omongan adik nya sendiri, memang ada benarnya juga omongan adiknya itu.


"Gue terlalu egois ya?" Batin Fian sambil menatap punggung Ana yang lama kelamaan menghilang dari penglihatannya.


"Lo gak apa apa kan kak?" Tanya Nia sambil memutar balikkan tubuh Ana dan Ana menggelengkan kepala nya.


"Gue belikan seragam di koprasi ya na," Ucap Fino dan diangguki oleh Ana.


"Ayo ke kamar mandi na bersihin tuh diri lo pasti lengket." Ajak Karina dan Ana mengganguk.

__ADS_1


*******


JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN VOTE BIAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT BUAT UPDATE SETIAP HARI ❤️


__ADS_2