PERFECT BAD COUPLE

PERFECT BAD COUPLE
CHAPTER 28


__ADS_3

HAPPY READING


AUTHOR BY AXRANS


*********


"Ini pasti berkaitan dengan lo dan juga Fian, secara Caroline kan gak suka kalo Fian direbut sama lo dan juga dia cinta pertama Fian yang pergi ninggalin Fian pas lagi sayang sayangnya sama Caroline dan sekarang, Fian berpaling dari Caroline dan sekarang status Fian kan itu adalah pacar lo na. Dia kan juga ngga bakalan diem aja ngelihat lo bahagia sama Fian tapi, dia mau ngerebut Fian dari lo na meskipun itu membahayakan nyawa nya dia sendiri. Dia gak peduli dan gak takut yang penting Fian menjadi miliknya sepenuhnya tanpa sisa sedikitpun." Jawab Nia panjang lebar Ana pun diam karena omongan Nia ada benarnya.


"Nanti kalau geng RoseSnow kesini panggil gue, gue ada di ruangan. Sekarang, rapat selesai dan kalian boleh bebas." Ana pun bangkit diikuti semua anggota nya lalu berjalan keluar dari ruangan rapat dan masuk ke ruangannya sendiri.


"Sebelum gue nikah ada masalah, eh sekarang sudah nikah juga ada aja masalah." Ucap Ana sambil memegang kepala nya yang pusing karena kebanyakan masalah.


"Sabar ya kak, gue pasti bantuin kok." Sahut seorang cewek sambil tersenyum dan sudah sangat Ana kenali yaitu-Nia.


Ana mengganguk kemudian hp nya bergetar, dia langsung merogoh kantong jaketnya dan melihat hpnya kemudian mendelik dengan nama yang terpapang indah di hp nya itu.


"Halo?"


"Sayang, kamu kemana sih? Katanya kamu keluar cuma sebentar, kok lama?"


"Aku makan dulu sama Nia, laper."


"Hmm, yaudah. 10 menit harus sampe rumah! Kalo kamu lebih dari 10 menit, aku hukum kamu nanti."

__ADS_1


"Iyaaa aku pulang tapi jangan hukum aku lah, ya masa aku harus ngebut?"


"Bodo amat pokoknya harus tepat 10 menit!"


Tuut


"*****, jahat." Ucap Ana sebal sambil menarik Nia keluar markas lalu menaiki motor dan langsung menancap gas.


"WAAAAA KAK BAWA MOTORNYA PELAN PELAN AJA WOI! GUE GAK MAU MATI MUDA WOIII WAAA!" Teriak Nia sambil menepuk punggung Ana.


"BACOT! NANTI KALO GUE NGGA NGEBUT BISA DIHUKUM FIAN!" Jawab Ana sambil berteriak dan menambah kecepatan motornya, teriakan Nia pun makin kencang.


Mereka berdua pun sudah memasuki perkarangan rumah dan memarkirkan sepeda motornya lalu membuka pintu rumah.


"DUAARR!" Teriak Fian kemudian tertawa.


"Aduhhh aduhh, iya iya iyaa ga ngagetin kalian lagi bwhahaha." Sahut Fian sambil tertawa keras.


"Eh, kakak adek sudah!" Lerai Riana dan mereka berdua pun mengakhiri acara pukul pukulan.


"Kalian berdua kenapa mukulin Zidan?" Tanya Riana sambil berkacak pinggang.


"Ini ya ma, pas kita dateng Kak Zidan ngagetin kita dan untungnya kita gak jantungan, ya salah dong kalo kita pukul." Jawab Nia sambil menunjuk Fian yang sedang joget joget gak jelas dengan tertawa keras dan Riana hanya menggelengkan kepalanya atas kelakuan jahil menantu pertama nya itu.

__ADS_1


"Kita ke atas dulu ma." Ucap mereka berdua kompak dari atas tangga.


"Buahaha ngambek dong, haha!" Fian tertawa sambil berjalan ke atas dan membuka pintu kamar Ana.


"Ngapain lo kesini hah?" Tanya Ana dengan nada ketus dan juteknya.


"Ya mau tidur dong sayang." Jawab Fian sambil tersenyum.


Fian berjalan mendekati kasur milik Ana lalu menaiki kasur itu dan mendekat ke arah Ana, Ana pun langsung menjauh dari Fian.


"Dih ngambek, tambah gembel nanti." Cibir Fian sambil tertawa ringan lalu berlari keluar kamar.


"FIAN GEMBEL, GUE GEBUKIN LO YA! AWAS AJA LO FIAN GUE KEJAR!" Teriak Ana menggelegar dan langsung berlari mengejar Fian.


***


"ADUUHH SAKIT FIAN, PELAN PELAN!" Pekik Ana kesakitan sambil menjambak rambut Fian, Fian rela dijambak, toh kan Ana jatuh gara-gara dia sendiri.


"Ini sebentar lagi selesai kok tinggal sedikit lagi, Tahan." Fian menekan luka Ana dan Ana kembali teriak.


"Ashh, sakit Fian!" Ana meringis kesakitan dan teriakan Ana pun terhenti karena Fian selesai mengobati luka Ana.


"Maaf ya sayang gara-gara gue, lo jadi jatuh gini." Fian mengusap kepala Ana dan Ana mengganguk.

__ADS_1


************


JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN VOTE BIAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT BUAT UPDATE SETIAP HARI ❤️


__ADS_2