
HAPPY READING
AUTHOR BY AXRANS
**********
Ceklek
"Doi lagi ngapain ya disana?" Gumam Ana sambil membolak balikkan hp nya.
MyIan
Anda
P
P
P
Syng, kangen
Ian jawab dongg:((
Kamu kapan on sih?
Fiann
Ian
Ana menghela nafasnya panjang kemudian mematikan hp nya dan berbaring di kasur sambil menunggu jawaban dari chat Fian.
Ting!
Ana pun langsung melihat hp nya kemudian membuka room chat nya dengan Fian dan senyuman miliknya pun terbit karena chat nya dibalas sama Fian.
**MyIan
Fian**
Iya beb? Kangen hm?
Anda
Bangett:((
Fian
Hehe, maaf ya gue baru bales. Ini gue baru aja sampe surabaya dan masuk ke hotel.
Anda
Iyaa, cepet pulang ya:)
Fian
Iya sayang, ini kata sekretaris gue kalau rapatnya cuma sehari, gue bakalan pulang cepet kok.
Anda
__ADS_1
Iya, gue lagi ngapain sekarang?
Fian
Lagi chatan sama lo sambil tiduran di kasur.
Lo ngga tidur? Kan udah malem.
Anda
Males tidur gue
Fian
Tidur, besok kan lo sekolah
Anda
Terus kalo gue kangen gimana?
Fian
Besok, jam istirahat sekolah gue telfon oke?
Anda
Hmm, iya deh
Fian
Yaudah, sekarang lo tidur ya? Biar besok lo bangunnya gak kesiangan.
Anda
Fian
Iyaa, night my savage wife♥
Anda
Night too, my cold husband♥
Ana pun menaruh hpnya diatas meja kemudian memejamkan matanya dan mulai memasuki mimpinya.
***
Fian pun menaruh hp nya di atas meja menchat Ana, dia ingin jalan jalan sebentar di area surabaya tapi dia mengurungkan niatnya karena sekarang sudah malam.
Tok tok tok
"Masuk." Seorang cewek berpakaian kerja dan rok yang ketat masuk ke dalam kamar milik Fian.
"Ngapain lo kesini, Teresa?" Tanya Fian dingin sambil melihat balkon hotel.
Masih ingat Teresa kan? Cewek yang kecabeannya terkenal seantero sekolah sebelum Valen dan Caroline masuk ke dalam SMAPER.
Teresa tersenyum genit "Emm, aku cuma mau ngasihin berkas ini untuk kamu tanda tangani dan sekalian aku mau ngopi bareng kamu." Jawab Teresa sambil menyodorkan berkas dan Fian pun langsung menyaut berkas itu tanpa minat melihat muka Teresa, dia malas melihat wajah Teresa karena Teresa selalu ganjen ke diri nya disekolah maupun di kantor.
Fian menyodorkan kembali berkas yang sudah ia tanda tangani ke Teresa dan Teresa menerimanya dengan senyuman ganjen miliknya seperti biasa.
__ADS_1
"Nih, sekarang keluar!"
"Sebentar Fian kita ngopi bareng dulu, gak lama kok."
"Keluar teresa."
"T-tapi-"
PRANG!
Fian membanting gelas didepan Teresa dan itu membuat Teresa ketakutan, tapi ketakutannya kembali tertutup oleh sifat egois miliknya.
"KELUAR TERESA!"
"O-oke, aku akan keluar." Teresa pun keluar dari ruangan Fian dan diambang pintu pun dia berhenti.
"Tunggu," Teresa membalikkan badannya ke arah Fian berdiri.
"Mulai sekarang, lo bukan lagi sekretaris gue lagi." Ucap Fian dingin sambil menatap wajah Teresa dengan tatapan dingin miliknya.
"M-maksud kamu? Aku dipecat?" Tanya Teresa dengan suara yang patah-patah dan wajah yang takut.
"IYA GUE MECAT LO! KARENA LO BERANI BERBUAT GANJEN DIDEPAN BOS LO SENDIRI DAN GUE GAK SUKA DENGAN YANG LO LAKUIN KEMARIN-KEMARIN DAN JUGA YANG SEKARANG!" Jawab Fian dengan nada yang membentak dan membuat Teresa diam.
Fian pun mengeluarkan hpnya dari kantong celana kerja nya dan mengotak atik hp nya kemudian menunjukkan ke arah Teresa.
"Gue udah transfer gajian terakhir lo, semoga itu cukup."
"M-makasih." Fian mengganguk dan Teresa pun keluar dari kamar Fian.
Fian pun menghela nafas lega, akhirnya dia bisa lepas dari Teresa yang selalu ganjen ke dirinya. Ya walaupun hanya lepas di kantor saja, bukan di sekolah.
Fian pun memencet nomor seseorang lalu menghubunginya dan menaruh hp nya ditelinga nya.
"Halo,"
"....."
"Carikan saya sekretaris baru."
"....."
"Iya, saya sudah memecat Teresa karena saya malas dengan kelakuan ganjennya dan juga kerja nya kurang baik. Pokoknya saya ingin sekretaris baru yang tidak aneh-aneh seperti Teresa."
"...."
"Saya tunggu, kalau sudah ada taruh semua syarat-syarat nya di meja kantor saya."
"...."
Tuut
Fian pun mematikan telfonnya dan beralih ke gallery lalu memencet foto seseorang cewek yang sedang tersenyum saat tidak sadar kalau dia difoto, iya dia Ana-pacar sekaligus istri yang sangat dia sayang.
"Sayang, gue kangen sama lo. Tunggu gue pulang ya, gue bakalan pulang secepatnya." Fian melihat foto cewek itu sambil mengelusnya perlahan lalu mematikan hp nya dan menaruh hp nya di meja.
Fian merebahkan tubuhnya di kasur dan memejamkan mata nya karena besok dia harus menghadiri rapat, jadi tidak boleh terlalu capek dan harus banyak istirahat.
Sedangkan seseorang yang sedaritadi hanya diam sedang tersenyum miring dibalik pintu.
__ADS_1
****
JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN VOTE BIAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT BUAT UPDATE SETIAP HARI ❤️