
“Kenapa..? Katakan padaku.”
“Apanya..?” Zeyn menatap Charlotte dengan bingung.
Mereka sedang berdua di ruangan, lebih tepatnya kamar Charlotte. Seperti yang dikatakan Ibunya Charlotte, kalau memang Charlotte cacat.
Cacat karena Charlotte mempunyai fisik yang lemah dan membuat aktivitasnya sangat terbatas. Ditambah lagi, dia tidak mempunyai sirkuit Sihir dan tidak ada tanda-tanda kemunculan energi sihir dalam tubuhnya, jelas dia dianggap 'cacat' oleh orang-orang.
Zeyn juga baru tahu, ternyata keluarga Charlotte benar-benar menjunjung tinggi Sihir. Menjadikan sebuah Seni atau hal apapun, makanya sudah jelas Charlotte dianggap gagal di keluarga mereka, tidak berguna dan hanya menjadi beban.
“Mengapa kamu memilihku? Keluarga besar Leonardo akan kesulitan karena adanya diriku. Jika itu karena rasa kasihan, lebih baik.. lebih baik jadikan aku Pelayan kalian atau pekerja di rumah ini.”
‘Aku tidak bisa menyalahkannya sampai dia bisa bilang begitu. Sudah jelas mentalnya pun kena, jika dibiarkan begitu saja, mentalnya pun akan.. cacat.’
“Ibunda menyukaimu, Ayahanda juga tidak keberatan dan justru juga suka dengan kehadiranmu. Kalau aku sih.. ya oke saja. Lagian, aku lebih memilihmu ketimbang saudarimu yang lain.”
“Jadi memang rasa kasihan, ya. Kalau begitu, jadikan saja aku Pelay—”
“Jangan bercanda!” Zeyn memelototi Charlotte.
“Jika tidak, apa yang bisa kulakukan? Ujung-ujungnya sama saja. Aku hanya.. beban yang tidak berguna.”
“Setidaknya itulah menurutmu. Tapi, orang-orang di sekelilingmu saat ini, menganggapmu berbeda. Tidak seperti mereka.”
“Karena mereka merasa kasihan dengan kondisiku.”
“Lalu, memangnya kenapa?”
“Kenapa..? Tentu saja seolah-olah aku mengemis, membuat mereka bersimpati. Aku.. aku tidak suka itu.”
“Ya. Itu benar. Tetapi, terkadang rasa kasihan juga termasuk rasa kasih sayang. Jika kamu menolak itu, bukankah lebih kejam?”
“Itu...” Charlotte terdiam, harus mengakui kenyataannya. “... Ini aneh. Kamu menjadi lebih bijak dalam berbicara. Padahal pagi tadi kamu hanya bisa melontarkan kata-kata kasar.”
“Heh. Seseorang bisa berubah dan mempunyai kesempatan untuk berubah.”
__ADS_1
‘Sial. Ternyata memang benar pemilik tubuh ini sebelumnya sangat nakal. Keparat kau bocah kampret!’
“Aku ingin menjadi berguna. Aku..”
“Biar kukatakan padamu. Di rumah ini sudah banyak sekali Pelayan, jadi kamu tidak akan kuterima sebagai Pelayan baru di sini. Jika kamu mau melakukan sesuatu, cobalah belajar memasak atau hal-hal sederhana lainnya.”
“Maksudmu..?”
“Orang-orang di sekelilingmu sekarang, tidak menganggap dirimu sebagai beban. Termasuk aku.. karena mulai hari ini kamu adalah kekasihku.”
“T–Tunggu... Jadi apa yang kamu katakan tadi itu.. sungguhan? Kamu serius ingin.. i–ngin menjadikanku Istrimu..?”
“Tentu saja! Setidaknya sampai kamu tumbuh dewasa nanti. Heh! Aku tidak akan menyia-nyiakan satu inci pun dari tubuhmu... Bersiap-siap lah. Ya... Begitulah.”
“Mesum.” Charlotte menyembunyikan wajahnya yang tersipu malu dari Zeyn.
“...”
Zeyn menghela nafas singkat, merapihkan penampilannya dan berjalan menuju pintu.
“Baik.”
“Kalau begitu, aku pergi.”
“Zeyn...”
“Hmm..? Ada apa lagi?”
“Tolong jangan bilang kalau semua kata-katamu tadi hanya sandiwara. Aku.. ingin mencoba berharap dan memercayaimu...”
“Akan kubuat kamu benar-benar percaya padaku.” Setelah mengatakannya, Zeyn keluar dari kamar Charlotte.
“Ohh, Anda sudah selesai perbincangannya, Tuan?”
__ADS_1
“Ya.”
Dari hasil Pemanggilan acak tadi, Zeyn berharap mendapatkan hasil yang bagus, tapi yang datang justru.. terlalu bagus! Sampai-sampai Zeyn takut sendiri ketika mendapatkan hasil tersebut.
“Yhwach... Apa kau benar-benar yakin dengan ini?”
“Apa maksud Anda, Tuan?”
Zeyn memijat pelipisnya, merasa kalau mendapatkan seorang seperti Yhwach membuat dirinya sendiri pusing.
“Itu... Meskipun kau dipanggil ke sini olehku, tetapi kau tetap mempunyai ingatan soal dunia lamamu, bukan? Soul Society dan lainnya.”
“Tentu. Lalu, apa yang Anda khawatirkan?”
Zeyn menatap Yhwach dan berkeringat dingin. Jelas dia takut dengan sosok Antagonis tak bermoral seperti Yhwach, sosok kuat dan juga hebat yang bahkan dalam cerita aslinya Yhwach berhasil merebut kekuatan Soul King.
Singkatnya, Yhwach adalah antagonis utama dalam serial Bleach. Kekuatan, kemampuan, pengalaman, dan pemikiran Yhwach, membuat Zeyn sangat meragukan Yhwach apakah Yhwach benar-benar akan menjadi bawahannya sekarang atau tidak.
Bagaimanapun juga, Zeyn takut dikhianati, apalagi kondisinya saat ini tidak memungkinkannya untuk melawan balik, kemudian ketakutannya bertambah dengan kemunculan Yhwach, yang membuatnya bertanya apakah Yhwach bisa berkhianat atau tidak.
‘Aku memang yakin mempunyai kekuatan, tetapi belum tentu aku yang tidak berpengalaman soal pertarungan bisa melawan balik orang ini.’
Zeyn sadar bahwa kekuatannya tidak akan berguna tanpa pengalaman sedikitpun, bagaikan pedang tumpul yang memang bisa melukai, namun lebih mematikan pedang yang diasah setiap waktu.
‘Dan meskipun aku yakin kalau Kemampuan Pemanggilan ini bisa menjadikan siapapun menjadi bawahanku, tetap saja aku ragu!’
“Huft~ Lupakan, lupakan. Hei, nanti bisa ajarkan aku berlatih tidak? Aku juga ingin belajar cara menggunakan Reishi.”
“Tentu, Tuan. Saya justru senang melihat Anda mempunyai keinginan untuk menjadi kuat dan berkembang, hingga suatu saat Anda bisa menjadi sosok idealis sebagai Dewa baru.”
“Aku tidak akan terlalu memikirkan kata-katamu tadi, lebih baik kau awasi saja Charlotte secara sembunyi-sembunyi, aku penasaran apa yang akan dia lakukan.”
“Baik, Tuan. Tugas diterima.”
__ADS_1