
Semua tamu sudah pulang, tinggal keluarga terdekat yang masih bertahan.
"Kamu kenal dimana perempuan itu?" tanya Ria kepada Leo, saat mereka makan malam.
"Ditempat kerja Oma," jawab Leo dengan suara lesu. Pak Pajar memberi kode kepada istrinya agar tidak bertanya lagi.
"Mama tidak usah tanya Leo untuk saat ini! pikirannya masih kacau, ditunda dulu tanyanya kalau Leo sudah tenang baru tanya!" kata pak Pajar berbisik kepada Ria, Ria menganggukkan kepalanya. Selesai makan malam Leo pamit.
"Ma, aku keluar dulu," Ayu mendesah ia bingung harus memberi ijin atau tidak, kalau ia memberi ijin takutnya Leo kenapa-napa diluar sana, tapi kalau ia tidak memberi ijin Leo semakin stres berdiam diri terus dirumah. Dengan berat hati akhirnya Ayu mengijinkan Leo keluar.
"Iya, tapi kamu hati hati dijalan jangan ngebut bawa mobilnya! tenangkan pikiranmu semua akan baik-baik saja!" kata Ayu menasehati Leo.
"Iya, Ma, aku pergi sebentar saja menenangkan pikiranku," jawab Leo. Lalu Leo pergi Ayu memandang anaknya keluar dari rumah.
"Kenapa kamu ijinkan Leo keluar? pikiran Leo saat ini masih kacau takutnya terjadi yang tidak diinginkan kepadanya diluar sana," kata Ria merasa cemas.
"Tadinya aku juga berpikir seperti itu bule, tapi kalau aku menahannya takutnya ia semakin stres di rumah terus," jawab Ayu.
"Iya, juga sih, ya sudah kita doakan agar Leo baik baik saja sampai ia pulang kerumah!" kata Ria.
**
Leo mengendarai mobilnya tidak tentu arah, pikirannya kacau mengingat Elsa yang menipunya, ia tidak habis pikir kenapa ia bisa percaya dengan Elsa.
"Kenapa aku begitu bodoh percaya kepadanya, seharusnya dari dia meminta uang yang cukup banyak aku sudah sadar kalau ia hanya menginginkan uangku saya, dasar perempuan munafik! kamu sengaja menipuku menunjukan wajah polos dirimu agar aku percaya kepadamu, kamu berhasil Elsa membuat hidupku kacau," kata Leo berbicara sendiri meluapkan emosi dan kesedihannya.
Karena Leo tidak fokus mengendarai mobilnya ia tidak memperhatikan ada orang menyebrang di depan.
Brakk!
Seorang gadis tertabrak mobil Leo, gadis itu tidak sadarkan diri setelah di tabrak, Leo baru sadar telah menabrak sesuatu setelah mendengar benturan mobilnya.
Leo segera menghentikan mobilnya, lalu ia turun melihat orang yang ia tabrak, lalu ia melihat sekeliling tidak ada kendaraan melintas di jalan itu.
"Dimana aku sekarang?" gumam Leo karena merasa asing dengan tempat itu. Leo mengangkat gadis yang ia tabrak kedalam mobilnya lalu ia membawa kerumah sakit terdekat.
__ADS_1
Sesampainya di rumah sakit gadis itu segera dapat pertolongan dari Dokter, Leo menungu diruangan tunggu, ia sangat menyesal pergi keluar dalam keadaan kacau.
"Ya Allah selamatkan gadis yang aku tabrak! Aku tidak sengaja menabraknya," gumam Leo.
**
Sedangkan Elsa terus merenung memikirkan Leo, ingin rasanya ia menghubungi Leo, tapi Neneknya melarangnya untuk mengaktifkan ponselnya, ia juga takut apa yang dikatakan Neneknya tentang Leo yang meminta uang yang diberikan kepada mereka, mana ada uangnya untuk mengembalikan, Elsa terus larut dalam lamunannya.
"Kamu kenapa tidak masak? Nenek sudah lapar, sana cepat masak! setelah itu kamu cari pekerjaan! mau makan apa kita kalau kamu tidak kerja," kata Mawar.
"Iya, Nek," jawab Elsa, lalu Elsa pergi kedapur memasak. Sedangkan Mawar menungu sambil memainkan ponselnya.
"Sudah selesai Nek, Nenek sana makan! aku sudah buat di meja makan," kata Elsa.
"Iya," kata Mawar. Lalu Mawar menyantap makanannya yang dimasak Elsa. Setelah selesai makan Mawar mendatangi Elsa ke kamarnya.
Kenapa kamu masih rebahan disini? Sana pergi cari kerja! Ini ponsel baru untukmu, sini ponsel lamamu, takutnya Leo bisa melacak keberadaan kita melalui ponselmu kalau kamu aktifkan," kata Mawar sambil menadahkan tangannya meminta ponsel Elsa.
Terpaksa Elsa memberikan ponselnya kepada Mawar, setelah itu Elsa berkemas mencari pekerjaan.
**
"Leo kemana? dari semalam Papa tidak melihatnya, apa dia tidak pulang semalam?" tanya pak Pajar karena penasaran.
"Leo tidur tempat temanya Pa," jawab Ayu berbohong, karena ia tau papanya punya penyakit jantung, ditambah usia pak Pajar yang sudah renta membuat pak Pajar sering sakit sakitan, karena itu Ayu tidak memberitahu apa yang terjadi pada Leo.
"Pantesan tidak kelihatan dari tadi," kata pak Pajar. Ayu hanya tersenyum menanggapi perkataan papanya.
Ayu berkemas setelah selesai berkemas ia pergi kerumah sakit tempat orang yang di tabrak Leo. Sesampainya Ayu di sana Rizki menyambut mamanya.
"Kenapa mama datang? Aku saja yang menunggunya disini, Mama tidak perlu datang kesini," kata Rizki. Rizki yang menjaga diminta Leo selama Leo kerja.
"Mama ingin melihat orang yang Leo tabrak," jawab Ayu.
"Didalam Ma, ia belum sadar dari kemarin," ujar Rizki.
__ADS_1
"Keluarganya sudah di kabari?'' tanya Ayu.
"Sudah Ma, saat ini keluarganya masih dalam perjalanan menuju ke sini, Melly berasal dari kampung xxxx dia kuliah disini," kata Riski menjelaskan.
"Kampung itu sangat jauh dari sini," ujar Ayu.
"Karena itu mereka belum sampai, aku juga khawatir bagaimana reaksi keluarganya kepada kita, kalau mereka sampai," kata Rizki dengan nada cemas.
"Kita doakan agar mereka tidak marah," ujar Ayu.
"Amin," jawab Rizki. Lalu Ayu melihat kedalam. Ia melihat gadis itu masih tertidur, lalu Ayu mendekat.
"Cepat sadar ya Nak, maafkan anak abu yang sudah membuatmu seperti ini," kata Ayu lembut sambil mengusap kepala gadis itu pelan. setelah cukup lama Ayu berada didalam, ia keluar dari ruangan itu
"Mama pulang dulu," kata Ayu setelah keluar dari kamar inap gadis itu.
"Iya, Ma, hati hati dijalan," jawab Rizki. Ayu menganggukkan kepalanya lalu pergi dari rumah sakit.
**
Leo tidak konsentrasi bekerja mengingat kata dokter yang menjelaskan kalau Melly tidak akan bisa berjalan karena tulang kakinya patah.
"Apa yang harus aku lakukan? Aku penyebab Melly tidak bisa berjalan, dan bagaimana reaksi keluarganya kalau tau anaknya tidak bisa berjalan belum lagi ia masih kuliah, bagaimana ia kuliah kalau tidak bisa berjalan," kata Leo dalam hati.
Saat Leo menungu Melly diperiksa dokter, ia membuka tas Melly ia melihat kartu identitas Melly ia juga membuka ponsel Melly dari situ ia tau asal Melly dari mana, lalu ia menghubungi keluarga Melly, orang tuanya memberitahu semuanya karena itu Leo tau tentang Melly.
**
Elsa sudah lelah mencari pekerjaan tapi ia tidak menemuka pekerjaan, karena sudah sore Elsa pulang, sesampainya di rumah Mawar segera bertanya.
"Kamu sudah dapat kerjaan?" tanya Mawar.
"Balum Nek," jawab Elsa dengan nada lesu karena capek.
"Kamu itu pasti kurang usaha, kamu harus lebih giat, kalau kamu tidak dapat pekerjaan mau makan apa kita?" tanya Mawar.
__ADS_1
"Aku capek Nek, nanti saja kita bicara lagi," kata Elsa lalu meninggalkan Mawar.
"Anak itu mulai berani, ini tidak bisa dibiarkan, aku harus bertindak agar dia tidak berani meninggalkan aku saat bicara," kata Mawar bicara sendiri.