
Malam hari yang cerah rembulan bersinar terang dan di tambah dengan bintang.
Di sebuah pulau yang tidak berpenghuni pesisir pantai banyak orang sedang menikmati pemandangan malam yang indah.
"pemandangan yang indah ya"ucap Anna sambil melihat pemandangan didepannya
"iya pemandangan yang indah"jawab Sherly
Aurel dan Naura hanya diam
"kalian berdua kenapa masih mikirin ucapan Raizel?"tanya Sherly
"udahlah jangan dipikir, sebentar lagi juga akan pagi"timpal Anna
"siapa juga yang mikirin"jawab Aurel
"Halah ngaku aja dari tadi kalian berdua diam aja"ucap Sherly
"kalau Naura sih udah biasa tapi kamu Rel"ucap Sherly
"apaan sih sher udahlah aku mau pergi aja"ucap Aurel seraya berdiri
Naura yang diam juga ikut berdiri
"mau kemana kalian berdua"tanya Anna
"ke tenda"jawab Aurel
Sherly dan Anna hanya menatap kepergian kedua sahabatnya.
mereka berempat tidak tahu kalau mereka sedang diawasi oleh seseorang
"kesempatan"ucap orang mengawasi mereka berempat daritadi
................................................................
Naura dan Aurel berjalan menuju ke tenda mereka, disaat sudah sampai di tenda mereka dihadang oleh Lucas dan teman-temannya.
"mau apa kalian"tanya Aurel kepada Lucas
"gue gak ada urusan Sama Lo"Jawab Lucas
Lucas berjalan mendekati Naura, dan dia langsung menarik tangan Naura
"apa yang kamu lakukan"tanya Naura
"Lo ikut gue"ucap Lucas menarik tangan dengan paksa
"gak"jawab Naura
karena tenaga yang dimiliki gak kuat melawan Lucas Naura hanya bisa memberontak tanpa adanya hasil
"mau apa Lo sama Naura?'tanya Aurel dengan marah dia berniat membantu Naura tapi dihentikan oleh teman-temannya Lucas, dan Aurel pun juga di bawa oleh Lucas dan teman-temannya kedalam hutan.
setelah beberapa menit masuk kedalam hutan Lucas melepaskan tangan Naura dan juga Aurel yang dibawa oleh teman-temannya.
"mau apa Lo bawa kami berdua kehutan?"tanya Aurel dengan marah
"hahaha gue mau balas dendam soal kejadian dua Minggu yang lalu"jawab Lucas seraya mendekati Naura dan Aurel
"mau apa Lo jangan macem-macem"?ucap Aurel
"hahaha kalian akan tahu sendiri nanti"ucap Lucas seraya memberi kode kepada teman-temannya
mereka semua langsung mengelilingi Naura dan Aurel
"apa yang Lo yang mau Lo lakuin ha"teriak Naura
"jangan teriak sayang hahaha"jawab Lucas
"lepas semua baju yang di bawa kedua gadis ini"ucap Lucas kepada teman-temannya
__ADS_1
"jangan gila kau Lucas"ucap Aurel
"gue gak gila haha kalian pasti akan ketagihan saat sudah merasakannya"ucap Lucas dengan seringai mesum
teman-teman Lucas mulai menuruti ucapan Lucas mereka mengunci pergerakan Naura dan Aurel
"Lucas lepaskan kami, jangan gila Lo"teriak Aurel
"haha kalian berdua gak bisa apa-apa nikmati aja rasanya enak kok"ucap Lucas dengan mesum
"Lucas jangan gila Lo lepasin kami"ucap Aurel ketakutan
"Lucas lepas"ucap Naura dengan dingin tapi ada Wajah ketakutan disana
"melepaskan? tidak semudah itu kalian harus membayar semua yang telah kalian lakuin ke gue"ucap Lucas mendekat
pakaian Aurel dan Naura hanya tersisa bra dan juga CD mereka berdua menangis dan terus memberontak meski tidak ada hasilnya, Lucas membawa sekitar 8 orang untuk mengunci pergerakan Naura dan Aurel.
"Lucas lepaskan hiks"ucap Aurel menangis
"Lucas lepas" walaupun Naura dingin tapi dia sudah mau menangis
"hahaha kalian akan merasakan apa itu dunia orang dewasa"ucap Lucas sembari melepas pakaian nya
"kalian semua dapat Aurel gue Naura, kalian mau lakuin apa aja ke Aurel terserah yang penting gue Naura"ucap Lucas
"siap bos"ucap teman-teman Lucas dengan senang
"wah badannya bagus banget haha bakalan puas kita ini"ucap salah satu teman Lucas dengan mesum
"iya bro bakal puas nih"timpal lagi
"ayo nikmati malam ini haha"ucap Lucas
"tolong"teriak Naura dan Aurel
............................................................
Karena Raizel dan Aditya masih memakai topeng Lucas dan teman-temannya tidak mengetahui siapa yang berbicara, tapi tidak dengan Aurel dan Naura mereka sangat mengenali suara ini dan mereka berbicara dengan menangis,
"Raizel"ucap Aurel
"Aditya"ucap Naura
Lucas dan teman-temannya terkejut
"Raizel Aditya"ucap Lucas
Tanpa aba-aba Raizel memukul dada Lucas, Lucas yang dipukul langsung terpental dan pingsan, teman-teman Lucas melihat itu pun langsung panik ada bersiap untuk kabur tapi Aditya sudah memukul mereka semua tanpa ampun, Lucas dan teman-temannya pingsan sebenarnya Raizel mau membunuh Lucas tapi dicegah oleh Aditya.
"bukan sekarang untuk membunuhnya"ucap Aditya
Raizel hanya menurut dan berbalik melihat kondisi Naura hanya mengenakan bra dan CD, Raizel melepas jubah yang dia bawa dan memakaikan ke Aurel, sama halnya Aditya
Aurel yang sedang menangis merasakan ada yang memakaikan sesuatu ditubuhnya dia langsung mendongak dan melihat seorang yang menggunakan pakaian serba hitam, wajah ditutup oleh topeng, dan membawa sebilah pedang.
Aurel langsung sosok tersebut dengan erat dan menangis sejadi-jadinya
"Raizel hiks hiks" ucap Aurel yang sedang memeluk Raizel
hal itu pun sama dilakukan oleh Naura
"Dit hiks hiks"ucap Naura di pelukan Aditya
Aditya dan Raizel hanya membalas pelukan mereka dan membisikkan sesuatu di telinga kedua gadis tersebut.
"iya, sudah aman mereka semua sudah aku hajar dan pingsan, berhentilah menangis"ucap Raizel dengan lembut
Aurel yang mendengar itu mengangguk tapi masih memeluk Raizel dengan erat takut jika Raizel meninggalkannya.
Raizel langsung menggendong Aurel seperti seorang putri dan dia langsung melompat keatas pohon pergi menuju pantai untuk menenangkan Aurel, sementara Aditya dia hanya diam karena dia gak pernah dekat dengan seorang wanita.
__ADS_1
Aditya yang diam dia juga langsung menggendong Naura seperti putri melompat ke atas pohon mengikuti Raizel.
Didalam gendongan Raizel Aurel hanya diam tapi hatinya tidak bisa diam 'apa... aku digendong oleh Raizel dan apa ini dia terbang, tidak ternyata hanya melompat ke pohon ke pohon lainnya tapi ini luar biasa bukan, tidak sembarang orang biasa melakukan hal ini'batin Aurel
selang beberapa menit Aditya sampai duluan kepantai dia memilih untuk diatas batu yang sangat besar di dekat pantai,
sedangkan Raizel dia memilih dipinggir pantai.
Raizel menurunkan Aurel dari gendongannya lalu duduk ditepi pantai sembari menunggu matahari terbit
Aurel yang sudah turun dari gendongan Raizel agak tidak rela dia ingin terus digendong oleh Raizel, tapi saat melihat Raizel yang duduk Aurel juga duduk, tapi dia duduk diatas pangkuan Raizel.
Raizel yang melihat itu kaget
"apa yang kamu lakukan?"tanya Raizel
"duduk"jawab Aurel dengan santai
"hah tempat duduk banyak kan kenapa kamu duduk diatas pangkuanku?"tanya Raizel dengan pasrah
"iya tapi aku milih untuk duduk disini aja"jawab Aurel dengan tersenyum
"terserah kamu aja yang penting kamu seneng"ucap Raizel yang masih mengenakan topengnya
"kenapa kamu lepas topengnya?"tanya Aurel
"males membukanya udah nyaman begini"jawab Raizel
"sini aku lepasin"ucap Aurel seraya melepas topeng yang dikenakan oleh Raizel
Raizel hanya diam saat topeng yang dikenakan sudah lepas Raizel tersenyum
"makasih"ucap Raizel sambil mengelus kepala Aurel
Aurel yang dielus kepalanya memerah dan hanya diam,dan menikmati elusan dari Raizel.
"kenapa kamu bisa ada didalam hutan?"tanya Aurel
"kamu lupa?"tanya balik Raizel
"jadi kalian berdua pergi kedalam hutan"ucap Aurel dengan terkejut
"iya kami berdua pergi kehutan untuk bertarung"jawab Raizel
"bertarung? kenapa kalian berdua bertarung bukan nya kalian sahabat ya?"tanya Aurel
"iya, lihat matahari akan segera terbit"ucap Raizel menunjuk kearah matahari yang akan terbit
"wah indah sekali"ungkap Aurel
"iya"pungkas Raizel
mereka berdua bermesraan di pinggir pantai
Sedangkan Aditya dia hanya diam dia juga sama dengan posisi Raizel, Naura juga ada dipangkuannya sedang melihat matahari terbit
"indah ya"ungkap Naura menunjuk matahari yang akan terbit
Aditya hanya mengangguk, Naura yang melihat itu menjadi kesal
"dasar gak peka" guman Naura
Aditya yang mendengar gumaman Naura, langsung memeluk dari belakang.
Naura yang merasakan pelukan dari Aditya hanya diam dia menikmati pelukan dari Aditya
'aku gak nyangka cowo kaku kayak dia bisa romantis juga'batin naura
mereka berdua menikmati malam terakhir dengan mesra ya walaupun ada hambatan juga.
sekian dulu ya maaf kalau kurang menarik:)
__ADS_1
Pesan: jangan pernah sombong dengan apa yang kita miliki karena diatas langit masih ada langit.