Perjalanan Jendral Perang

Perjalanan Jendral Perang
10.pergi


__ADS_3

Hari hari berlalu dengan cepat tidak terasa jika 3 bulan sudah berlalu.


"sudah saatnya untuk kembali"ucap Aditya


"hah gak terasa sudah 3 bulan berlalu, dan saatnya untuk kembali"ucap Raizel


ucap Aditya dan Raizel sedang mempersiapkan semua perlengkapan untuk kembali ke militer.


"aku mau diajak Raizel kemana ya malam ini"ucap Aurel yang sedang tiduran di kamarnya


"aku gak nyangka kalau Raizel akan mengajak ku keluar biasa aku yang ngajak dia keluar"ucap Aurel


Aurel tidak tahu Raizel mengajak dia keluar ingin berpamitan, karena akan kembali ke militer


disebuah rumah yang mewah ada seorang gadis cantik yang terlihat sedang dalam keadaan hati yang bahagia, karena akan diajak keluar oleh laki laki yang dia suka


"Aditya mengajak aku keluar malam ini, tumben biasanya aku yang ngajak dia keluar"ucap Naura


"apa akan terjadi sesuatu?"tanya Naura kepada diri sendiri


"hah gak usah di pikir yang penting aku akan kencan dengan Aditya"ucapnya dengan senang.


waktu berjalan dengan cepat tak terasa jika sudah malam hari, hari dimana Aditya dan Raizel akan berangkat ke militer tapi sebelum berangkat Aditya dan Raizel mengajak kencan kedua gadis yang terus bersamanya untuk berpamitan.


Aurel sedang menuruni anak tangga menuju ke ruang tamu untuk menunggu Raizel menjemputnya


"lho anak mama mau kemana nih"tanya ibu Aurel


"mau keluar ma"jawab Aurel


"sama siapa kok dandan cantik banget begitu?"goda ibu Aurel


"gak kok ma Aurel cuma dandan biasa"jawab Aurel yang memerah


"pa lihat anak kita dia sangat cantik malam ini"ucap ibu Aurel


"iya papa aja kaget kok, yang penting hati-hati dijalan ya nak "ucap David


"iya pa"jawab Aurel


"papa tahu jika anak kita mau keluar sama siapa?"tanya ibu Aurel


"masa mama gak tahu, itu Lo laki laki yang sudah nyelametin Aurel saat darmawisata"ucap David


"jadi kalian udah jadian nih?"goda ibu Aurel


"apaan sih ma"jawab Aurel dengan malu


saat sedang mengobrol dengan orangtuanya telpon Aurel berbunyi, Aurel melihat siapa yang menelpon


"halo Rai apa sudah sampai?"tanya Aurel


"iya Rai aku akan segera keluar" ucap Aurel mematikan telpon


"ma pa aku keluar dulu ya"ucap Aurel


"iya nak hati-hati dijalan ya"ucap ibu Aurel


David hanya mengangguk, Aurel langsung keluar untuk menghampiri Raizel yang ada didepan rumahnya.


"pa apa papa sudah menyelidiki laki-laki yang sedang dekat dengan anak kita?"ucap ibu Aurel


"iya ma papa sudah menyelidiki siapa yang laki-laki yang bersama Aurel"jawab David


"jadi papa sudah menyelidikinya?"tanya ibu Aurel


"iyaa ma, tapi ada yang aneh dengan identitas laki-laki itu ma"ungkap David


"aneh, emang apa yang aneh pa?"tanya ibu Aurel


"saat papa mencoba untuk mencari lebih banyak informasi laki-laki itu, laptop papa meledak"jelas David


"meledak pa, jadi saat mama mendengar suara ledakan itu laptop papa"ungkap ibu Aurel


"iya ma itu laptop papa, hah semoga saja dia laki-laki yang biasa membuat Aurel bahagia ma"ucap David


"iya semoga dia bisa membuat anak kita bahagia"ucap ibu Aurel


Ibu kota selalu padat sepanjang waktu sama halnya dengan malam ini ibu kota sangat padat karena malam ini adalah malam Minggu.


"hah ibu kota selalu macet ya"keluh Raizel yang sedang naik motor


"jangan mengeluh begitu sudah biasa selalu macet kan, apa lagi ini malam Minggu"pungkas Aurel yang sedang memeluk Raizel , karena Raizel memakai motor untuk keluar dengan Aurel


"iya sih tapi kayak malam ini macet banget"ucap Raizel


"udah tidak apa-apa, emang aku mau diajak kemana Rai?"tanya Aurel


"rahasia nanti kamu juga tahu sendiri"jawab Raizel


"ih gak asik main rahasia-rahasiaan"ucap Aurel dengan manja


"haha nanti kamu akan tahu sendiri"ucap Raizel


"iya sudah"ucap Aurel


Raizel menarik gas motornya saat sudah tidak macet lagi, tujuan pertama Raizel adalah restoran yang saat ini sedang viral di media sosial, karena restoran tersebut khusus untuk pasangan.


Sementara Aditya dan Naura mereka menonton bioskop dimall terbesar di ibu kota, Aditya juga memakai motor untuk mengajak Naura kencan, mereka berdua menonton film romansa yang sedang trend.


"Dit mau popcorn?"tanya Naura dengan mendekat Popcon yang dia bawa


Aditya hanya menggeleng


"filmnya sudah dimulai"ucap Aditya

__ADS_1


Naura langsung melihat kearah layar, mereka berdua menikmati film yang sedang ditonton, Naura tanpa sadar menggenggam tangan Aditya, Aditya hanya cuek dan membiarkan hal itu.


Tanpa terasa malam semakin larut dan saat untuk Aditya dan Raizel mengantar pulang gadis yang bersama mereka berdua, tapi sebelum menghantar pulang, mereka berdua mengajak kedua gadis itu ke taman di ibu kota.


"kita mau kemana lagi Rai?"tanya Aurel


"taman di ibu kota"jawab Raizel


Raizel melajukan motornya ke arah taman di ibu kota, sama hal nya dengan Aditya


"kita akan kemana lagi Dit"tanya Naura


"taman"jawab Aditya


setelah sampai di taman mereka berempat pun mencari tempat duduk untuk mengobrol, tidak butuh waktu kamu mereka berempat pun menemukan tempat duduk.


"Rai duduk di sini ya"ucap Aurel


"iya"jawab Raizel


Raizel pun mendudukkan dirinya


sementara Aditya


"Dit duduk sini"ucap Naura menunjuk tempat duduk yang akan mereka untuk mengobrol


Aditya hanya mengangguk, seraya mendudukkan dirinya


"Dit kenapa kamu mengajak aku kencan malam ini?, biasa aku yang mengajakmu kencan"tanya Naura yang sudah duduk


"ada hal yang akan aku sampai kan"jawab Aditya


"apa yang akan kamu sampai kan Dit?"tanya Naura


"kita bahas nanti, nikmati dulu malam ini"jawab Aditya


Aditya dan Naura mengobrol dengan santai, Naura juga senang saat Aditya tidak bersikap dingin lagi.


Raizel dan Aurel juga mengalami hal yang sama, mereka mengobrol dengan santai dan juga bercanda karena Raizel adalah orang yang humoris.


malam semakin larut Raizel dan Aditya melihat jam yang ada di handphone yang sudah menunjukkan pukul 11 malam.


"Rel/Ra"ucap Raizel dan Aditya


"kamu carilah laki-laki yang bisa menemani kalian berdua"ucap Raizel dan Aditya


"lho kenapa kamu ngomong kayak gitu?"ucap Aurel


"kenapa kamu ngomong gitu?"tanya Naura


"aku dan Aditya/Raizel akan pergi ke luar negeri untuk bekerja"jawab Aditya dan Raizel


"maka dari itu carilah laki-laki lain karena aku gak bisa menemani kamu lagi dan juga butuh waktu lama untuk aku kembali lagi ke Indonesia"ucap Aditya dan Raizel.


"gak aku gak akan mencari laki-laki lain, aku akan menunggu mu sampai kembali"ucap Aurel langsung memeluk Raizel.


"aku gak yakin akan kembali lagi Rel, makanya carilah laki-laki lain"ucap Raizel mengelus kepala Aurel


"aku gak yakin akan kembali lagi"ucap Aditya mengelus punggung Naura


"aku akan tetap menunggumu entah itu kamu kembali lagi atau tidak"ucap Aurel mempererat pelukannya,


"aku akan tetap menunggumu"ucap Naura mempererat pelukannya


Raizel dan Aditya menghela nafas dan mengucapkan


"kamu yakin?, bisa jadi aku kembali sudah mempunyai istri"ucap Raizel dan Aditya


"aku akan menjadi yang kedua"jawab Aurel


"aku bisa menjadi yang kedua"jawab Naura


"hah jangan gitu Rel/Ra"ucap Raizel dan Aditya


"kapan kamu akan berangkat ke luar negeri?"tanya Aurel dan Naura


"seminggu lagi"bohong Raizel dan Aditya, padahal mereka berdua akan berangkat malam ini.


"jadi malam Minggu besok adalah malam terakhir kita kencan?"tanya Aurel dan Naura


"iya"jawab Raizel


"ya"jawab Aditya


"ini hampir tengah malam ayo aku antar kamu pulang"ucap Raizel


"ayo kita pulang"ucap Aditya


Aurel dan Naura melepas pelukan mereka dan mengangguk.


..............................................................


malam semakin larut rembulan juga sudah tepat diatas, semua orang juga bergegas untuk pulang sama hal nya dengan Aditya dan Raizel mereka sedang mengantar pulang gadis yang mereka bawa.


brum ciiittttt suara rem motor di depan rumah yang besar


"sudah sampai nih cepat turun"ucap Raizel kepada Aurel yang masih memeluknya


"iya sebentar"jawab Aurel seraya turun dari motor


"Rai apa kamu yakin akan pergi?"tanya Aurel yang berdiri didepan Raizel


"iya"jawab Raizel


Aurel hanya menundukkan kepalanya, dia sedih karena akan di tinggal oleh Raizel laki-laki yang dia suka tapi masih ada sisa waktu seminggu, dia akan memberi kehormatannya kepada Raizel saat mereka akan kencan lagi itulah yang dipikirkan oleh Aurel tapi dia tidak tahu jika Raizel akan berangkat malam ini juga.

__ADS_1


"ya sudah Minggu depan kita kencan lagi ya"ucap Aurel


"iya nanti aku usahain"jawab Raizel


"gak pokoknya harus kencan Minggu depan"ucap Aurel


"iya deh"jawab Raizel dengan pasrah


"Rai bisa buka helm kamu?"tanya Aurel


"bisa"jawab Raizel seraya membuka helmnya


"sini dekatkan wajah kamu"ucap Aurel


Raizel hanya menurut dia mendekatkan wajahnya dan


cup ciuman Aurel mencium bibir Raizel singkat dan Langsung lari masuk kedalam rumah


Raizel hanya bengong dia menyentuh bibirnya


"sial"ucap Raizel


"jika dia mengatakan ingin mencium ku akan ku cium dia dengan lama"ucap Raizel


"hah aku jadi merasa bersalah telah bohong dengan dia"Raizel menatap rumah Aurel


brum Brum bruuuum Raizel meninggalkannya rumah Aurel dan menuju ke rumah untuk mengambil semua keperluannya


Sementara Aditya sudah berada di dalam rumah, dia juga mendapatkan ciuman dari Naura.


"dimana dia kenapa belum menelponku?"ucap Aditya


dan beberapa menit kemudian ponsel Aditya berdering, dia mengangkat ponselnya dan mengucapkan,


"halo sudah siap?"tanya Aditya


"aku tunggu disana"ucap Aditya


Aditya mematikan ponselnya dan mengangkat koper yang akan dibawa, dia memasukkan koper kedalam mobil dan melajukan mobilnya untuk menuju tempat yang telah mereka tentukan. .


sama halnya dengan Raizel dia sedang menuju ketempat yang sudah ditentukan.


Aditya dan Raizel sudah menaruh surat kedalam tas Naura dan Aurel saat mereka sedang kencan mereka berdua menulis surat itu supaya kedua gadis tersebut bisa melupakan mereka berdua.


"hah aku jadi merasa bersalah, tapi inilah yang terbaik"ucap Raizel yang sedang melajukan mobilnya.


Aditya dan Raizel sudah sampai di tempat yang telah mereka tentukan dan mereka juga sedang menunggu orang yang akan menjemput mereka berdua.


tidak butuh waktu lama Aditya dan Raizel sudah dijemput oleh seseorang dengan helikopter dan mereka naik kedalam dan mengatakan untuk mengembalikan mobil mereka berdua.


saat sedang diudara Aditya dan Raizel hanya diam


"semoga kita bisa bertemu lagi, jaga diri baik-baik, Naura"batin Aditya


"hah semoga kita bisa bertemu lagi jaga diri baik-baik maaf jika sudah membohongimu, Aurel"batin Raizel


Sementara Aurel dan Naura sudah didalam alam mimpi mereka.


perlengkapan Raizel


topeng



pedang



pisau



senjata api



perlengkapan Aditya


topeng



pedang



senjata api




pisau



panah



dan kunai



sekian dulu ya maaf kalau kurang menarik:)

__ADS_1


Pesan: tetap lah bersyukur karena masih ada orang yang lebih hancur dari kita.


__ADS_2