Perjalanan Jendral Perang

Perjalanan Jendral Perang
20. siapa kamu sebenarnya?


__ADS_3

Malam hari yang tenang dengan rembulan bersinar dengan terangnya dan dihiasi oleh bintang-bintang.


Di sebuah hotel terbesar di ibu kota banyak orang keluar dari hotel.


Didalam hotel


ada beberapa keluarga yang masih berada di dalam hotel mereka semua hanya diam tanpa ada yang memulai percakapan.


"maaf jika saya lancang tuan besar keluarga Ball apakah anda menyinggung seseorang?"tanya dari keluarga Sandra yaitu ayah Aurel (David ayah dari Aurel) kepada kakek Davies.


"maaf tuan David saya tidak bisa menjelaskannya"jawab kakek Davies yang sudah berdiri.


"maaf kalau begitu saya harus pergi karena acara ini sudah tidak bisa dilanjutkan"ucap David melangkah keluar hotel dengan di ikuti oleh keluarganya.


"maaf tuan besar keluarga Ball saya juga akan pergi"ucap seorang pria dari keluarga Burton (keluarganya Sherly)


"saya juga akan pergi tuan besar"ucap seorang pria lain dari keluarga Wijaya (keluarganya Annanisa)


"saya juga tuan besar"


"saya juga tuan besar"


"saya juga tuan besar"


semua keluarga yang hadir dalam acara pernikahan berpamitan untuk pergi.


Saat semua keluarga yang hadir dalam acara pernikahan sudah pergi keluarga Ball langsung mendekati kakek Davies.


"ayah ada apa ini kenapa bisa acara pernikahan Davies hancur"ucap ibu Davies kepada ayah mertuanya.


"kamu jangan berisik aku lagi pusing"ucap kakek Davies langsung pergi meninggalkan hotel


semua keluarga Ball yang ada disitu bingung dengan sifat kakek Davies. biasanya jika cucu kesayangannya disakiti dia akan marah besar tapi kenapa ini tidak seolah dia tidak peduli dengan kejadian ini.


........................................................................


Sebuah mobil Lamborghini melaju kencang dijalan ibu kota.


brummmmmm Suara Lamborghini melewati banyak mobil didepannya dan menuju ke suatu tempat.


Setelah beberapa menit mobil Lamborghini melaju dengan kencang mobil tersebut berhenti ditaman yang berada di tengah ibu kota.


ciiittttt mobil berhenti dipinggir jalan dekat dengan taman


click suara pintu mobil terbuka terlihat seorang mengenakan jubah dan topeng keluar dari mobil Lamborghini tersebut.


orang tersebut melangkah menuju pintu mobil lainnya dan membuka pintu mobil.


click


"turunlah nona"ucap Aditya/01 mengulurkan tangannya kepada Naura


Naura hanya mengangguk dan menerima uluran tangan dari Aditya.


"terimakasih"ucap Naura saat sudah keluar dari mobil


Aditya melepaskan tangannya dan dia langsung berdiri dibelakang Naura. Naura yang melihat hal itu mengkerutkan keningnya.


"kenapa kamu berdiri dibelakangku?"tanya Naura kepada Aditya


"tugas saya nona"jawab Aditya dengan santai


"tidak ada tugas hari ini kamu berdirilah disampingku"ucap Naura menarik tangan Aditya.


"baik nona"Aditya hanya menurut saat tangannya ditarik oleh Naura.


Naura mengangguk dan menarik tangan Aditya untuk mengikutinya, Naura menuju danau yang ada ditaman tersebut.


"ayo 01 kita pergi menuju danau"ucap Naura melangkah menuju danau yang masih menarik tangan Aditya/01.


Aditya hanya menurut.


Saat mereka sudah sampai di danau Naura melepaskan tangan Aditya dan melangkah menuju pinggir danau langsung menangis sejadi-jadinya.


"hiks hiks hiks kenapa aku menerima beban seberat ini"ucap Naura dengan sedih

__ADS_1


"apa salahku hiks hiks hiks"lanjut Naura


"hiks hiks hiks"


Aditya yang melihat itu hanya diam dia menatap Naura dengan perasaan bersalah. melangkah mendekati Naura


"tenang nona"ucap Aditya menyentuh pundak Naura


Naura menolehkan kepalanya dia langsung berbalik dan memeluk Aditya dengan erat.


"hiks hiks hiks kenapa aku diberi beban seberat ini 01?"tanya Naura kepada Aditya/01


"sabar nona mungkin ini adalah ujian buat anda"ucap Aditya mengelus kepala Naura


"hiks hiks hiks"Naura hanya diam dan menangis dia semakin mengencangkan pelukannya.


Aditya hanya mengelus kepala Naura dengan lembut untuk menenangkannya.


setelah beberapa menit Naura melepaskan pelukannya dia menatap Aditya/01.


"siapa kamu sebenarnya 01?kenapa kamu berani membuat masalah dengan keluarga Ball"tanya Naura kepada Aditya/01


"saya hanya punya masalah lama dengan keluarga Ball nona"jawab Aditya dia mengelus kepala Naura.


"masalah lama?"tanya Naura lagi


"iya nona"jawab Aditya yang masih mengelus kepala Naura


Naura hanya mengangguk dia juga merasa nyaman saat kepalanya dielus oleh Aditya/01.


saat sedang mengobrol dengan santai Aditya merasakan ada seseorang menyerang kearah mereka berdua.


bang suara pukulan meleset karena Aditya sudah berpindah tempat bersama diperlukannya.


Aditya menatap seseorang yang telah menyerangnya.


"sudahku bilang tunggu ditempat biasa"ucap Aditya kepada seseorang tersebut.


"kamu kelamaan, aku jadi malas menunggu"ucap seseorang tersebut seraya berdiri menatap Aditya.


"kamu tunggu ditempat biasa dulu, aku akan menghantarkan nona ku pulang"ucap Aditya.


Naura yang melihat kejadian tersebut sangat terkejut dia menatap Aditya/01.


"siapa dia 01"tanya Naura kepada Aditya/01


"teman lama nona, ayo aku antar nona untuk pulang"ucap Aditya akan melepaskan pelukannya.


tapi saat ingin melepaskan pelukannya Naura mencegah hal tersebut.


"peluk dan gendong aku kemobil 01"ucap Naura mengeratkan pelukannya.


"baik nona"ucap Aditya/01 seraya mengendong Naura seperti tuan putri.



bayangkan pake topeng dan jubah ya guys dan pake gaun pengantin.


Aditya menuju kearah mobil saat sudah berada didepan mobil Aditya membuka pintu mobil dan menurunkan Naura dan memakaikan sabuk pengaman. Aditya masuk kedalam mobil menyalakan mobil Lamborghini tersebut dan langsung melaju dengan kencang.


brummmmmmmmmm Suara mobil melaju


diperjalanan Naura hanya diam dan menatap kearah jendela sedangkan Aditya dia juga diam dan menatap kedepan karena dia mengemudikan mobil.


setelah sekitar 15 menit mobil Lamborghini sampai didepan perumahan elit nomer 17.


ciiittttt mobil Lamborghini berhenti di depan perumahan elit.


Aditya keluar dari mobil dan berjalan untuk membukakan pintu untuk Naura.


"kita sudah sampai nona"ucap Aditya dengan mengulurkan tangannya.


Naura menyambut uluran tangan dari Aditya dan mengucapkan


"iya terimakasih 01"ucap Naura dengan tulus.

__ADS_1


"selamat beristirahat nona dan serahkan semua masalah yang sudah terjadi kepada saya"ucap Aditya kepada Naura dengan lembut.


Naura tersenyum saat mendengar ucapan Aditya


"terimakasih 01 kamu sudah membantu"ucap Naura memeluk Aditya/01 dengan erat.


Aditya yang menerima pelukankan tersebut langsung mengelus kepala Naura dengan lembut.


"sama-sama"ucap Aditya mengelus kepala Naura dengan lembut.


setelah beberapa menit Naura melepaskan pelukannya dia menatap Aditya dengan mata berkaca-kaca.


"siapa kamu sebenarnya 01 kenapa kamu mau membantuku"ucap Naura kepada Aditya/01 dengan mata berkaca-kaca.


"Anda selalu menanyakan pertanyaan tersebut saat sudah melepaskan pelukan anda nona"ucap Aditya kepada Naura


"karena aku masih penasaran siapa kamu sebenarnya"ucap Naura kepada Aditya/01


"jawaban saya masih sama nona"ucap Aditya dengan mengelus kepala Naura dengan lembut.


Naura yang mendengar itu langsung cemberut dia memanyunkan bibirnya.


Aditya yang melihat hal tersebut hanya terkekeh dia masih mengelus kepala Naura dengan lembut.


"sudah nona anda harus segera beristirahat karena saya masih ada urusan"ucap Aditya mengangkat tangannya dari kepala Naura.


"memang kamu mau kemana"tanya Naura kepada Aditya/01


Aditya hanya diam dia langsung berjalan menuju mobilnya.


brummm suara mesin mobil menyala


Aditya menurunkan kaca pintu mobil dan menatap Naura


"Anda tidak perlu tahu nona"ucap Aditya dengan santai dia langsung menancap gas dan mobil melaju dengan kencang.


bruuuuuuuuuuuuuum


Naura yang melihat hal tersebut hanya diam dia masih penasaran dengan identitas pengawalnya.


"siapa kamu sebenarnya 01"guman Naura yang berjalan menuju kearah rumahnya.


Diperjalanan Aditya menuju kearah hutan yang berada di pinggir kota untuk bertarung melawan rivalnya.


ciiittttt mobil Lamborghini berhenti ditengah hutan.


Aditya keluar dari mobil dan menatap kearah hutan tersebut.


"keluarlah ayo kita bertarung untuk terakhir kalinya"ucap Aditya


setelah mengucapkan kalimat tersebut keluar sosok dari semak-semak mengenakan jubah dan juga topeng yang sama seperti Aditya. (tapi jubahnya dan topengnya bedanya guys)


"kamu terlambat Aditya"ucap seseorang yang keluar dari semak-semak


"1 menit Rai"ucap Aditya kepada sosok tersebut


"waktu adalah emas Dit, ayo kita bertarung jangan membuang-buang waktu"ucap sosok tersebut langsung menyerang Aditya.


"akan aku layani Rai"ucap Aditya juga menyerang sosok tersebut.


sekian dulu maaf jika kurang menarik:)


motivasi: jangan pernah sombong karena apa yang kita miliki ingat apa yang kita miliki akan kembali ke asalnya.


jubah yang dikenakan Aditya



mobil Lamborghini yang dikendarai oleh Aditya



topeng yang dikenakan oleh Aditya


__ADS_1


penampilan Aditya bayangkan pake topeng guys dan rambutnya hitam.



__ADS_2