
malam yang tenang angin berhembus dengan pelan pepohonan mulai menari nari di terpa oleh angin dibawah rembulan yang bersinar terang dan dibantu oleh kunang kunang untuk menerangi dunia.
Susana menjadi hening saat botol mengarah ke Naura
"Ra truth for dare?"tanya Aurel
"dare"jawab Naura
semua berdiskusi menentukan tantangan untuk Naura, setelah beberapa saat mereka sudah selesai berdiskusi, menatap kearah Naura dang mengucapkan,
"dare ya kalau gitu tempelkan keningmu ke keningnya Aditya"ucap Anna dengan girang
"apa tidak ada yang lain?"tanya Naura dengan dingin
"tidak ada itu udah jadi keputusan kami semua"jawab Sherly
semua mengangguk sedangkan Aditya hanya diam dia menatap semua orang yang ada disitu,
"Dit sini mendekat"ucap Raizel
Aditya langsung mendekat saat sudah dihadapan Naura tanpa ragu-ragu Aditya langsung menempelkan keningnya ke kening Naura.
Semua orang terkejut saat melihat adegan tersebut, wajah yang sangat dekat hanya berjarak beberapa mm (milimeter).
"wow dit Lo sangat bersemangat ya"seru Raizel
"iya nih"tambah Aurel
setelah satu menit Aditya menjauhkan keningnya dari Naura, ekspresi Aditya masih datar sedangkan ekspresi naura merah padam seluruh wajahnya memerah sampai ke telinga.
ekspresi Naura membuat semua orang terkejut pasalnya Naura adalah ratu es di sekolah mereka yang memiliki sifat sangat dingin.
"Ra ada apa dengan wajah mu kok merah" goda Sherly
"iya ni Ra kok wajah mu memerah apa demam"timpal Anna
"cie ada yang malu nih haha"goda Aurel
saat sahabatnya menggoda dirinya Naura pun marah
"diam kalian siap yang memerah"jawab Naura sambil memalingkan wajahnya
__ADS_1
"haha ngaku aja Ra apa susahnya"goda Aurel lagi
"diam kamu Rel"jawab Naura
para laki-laki hanya diam dan mengagumi Aditya karena sangat berani.
Waktu terus berlalu hari demi hari telah berganti dan akan tiba malam terakhir darmawisata yang diadakan oleh sekolah Nusabangsa.
matahari semakin tinggi menandakan bahwa hari sedang siang hari di sebuah pulau kosong banyak siswa yang sedang beristirahat karena ingin menikmati malam terakhir mereka di pulau kosong ini.
"Dit nanti malam jangan lupa"ingat Raizel
Aditya hanya mengangguk
"sekarang saatnya kita beristirahat untuk menikmati malam terakhir di sini haha"ucap Raizel
Raizel pun langsung tidur tanpa memperdulikan apapun, kelompok Aditya sudah memiliki jadwal masing-masing untuk menikmati malam terakhir di pulau kosong ini.
Roy dan bunga mereka ingin menikmati bintang dipantai sama halnya Bima dan Sinta juga dengan Naura dan sahabatnya memilih untuk menikmati pemandangan di malam hari dipantai.
malam yang ditunggu oleh semua murid pun akhirnya tiba.
hampir seluruh murid ke pantai untuk menikmati pemandangan di malam hari, hanya beberapa murid yang tidak menikmati pemandangan dipantai.
"Rai apa kamu yakin gak mau kepantai untuk melihat pemandangan i malam hari?tanya Aurel
"maaf aku punya acara sendiri"jawab Raizel dengan tersenyum
Aurel disamping Raizel menjadi salah tingkah.
"kalian berdua yakin gak mau ikut"tanya Sherly
"yakin kalian nikmati saja, kami berdua sudah memiliki acara sendiri"jawab Raizel
"yah padahal Aurel dan Naura udah berharap untuk duduk di samping kalian berdua"tutur Anna
"apa yang kamu bicarakan Anna" ucap Aurel dan Naura dengan malu
"cih jujur aja jangan bohong kalian memang berharap begitu kan "ucap Sherly yang sedang menggoda Naura dan Aurel
"apakah begitu"tanya Raizel menatap Aurel
__ADS_1
Aurel yang sedang ditatap Raizel memalingkan wajahnya karena malu, sementara Aditya dia hanya menatap Naura tanpa bertanya sama halnya dengan Aurel dia hanya memalingkan wajahnya.
"haha sorry ya nanti kalau acara kami berdua sudah selesai kami akan kepantai kok santai aja"ucap Raizel
"nah tuh pas kan Rel, kamu biasa berduaan dengan Raizel dan juga untuk Naura haha"goda Anna
wajah mereka berdua semakin memerah saat digoda oleh Anna.
"tapi aku gak janji karena akan lama"ucap Raizel
"usahain sih Rai jangan buat mereka berdua kecewa"pungkas Sherly
"ya bakal aku usahain santai aja"jawab Raizel
"emang kamu mau kemana?"tanya Aurel
"ada deh, sudah jangan banyak tanya kalian akan ketinggalan pemandangan yang indah itu lho"jawab Raizel
"ini kami juga akan kepantai kok" jawab Anna
"ayo semua kita kepantai"ucap Sherly
"ayo" jawab mereka serempak
saat mereka semua sudah jauh Aditya dan Raizel mengeluarkan sebuah senjata.
"sudah lama dit kita tidak bertarung ayo kita selesaikan ini sebelum kita berpisah"ucap Raizel
"Lo yakin mau bertarung dipulau ini?"tanya Aditya
"yakin santai aja aman kok kita berdua pakai topeng kan?"jelas Raizel
"tunggu apa lagi Dit ayo kita menuju tempat yang sudah kita tentukan"ucap Raizel
mereka berdua berdiri dan tiba-tiba menghilang dari tempat.
Ditengah hutan ada dua sosok pemuda yang berdiri diatas pohon yang tinggi mereka memakai pakaian serba hitam dan memakai topeng dengan ukiran tengkorak.
"sudah lama kita tidak merasakan hal seperti ini lagi"ucap salah satu pemuda tersebut
"ayo kita selesaikan ini sebelum kita berpisah" teriak pemuda tersebut
__ADS_1
sekian dulu ya maaf kalau kurang menarik:)
pesan: jangan pernah merasa diri kita ini sempurna karena kesempurnaan hanya di miliki oleh Sang Pencipta.