
Keesokan harinya
Semua keluarga besar di ibukota masih penasaran dengan aura membunuh yang mereka rasakan tadi malam.
Semua keluarga besar mengerahkan seluruh bawahannya untuk mencari informasi tentang aura membunuh tersebut.
Rumah Naura
Disebuah kamar ada sosok wanita cantik tidur dengan mengenakan gaun pengantin berwarna putih.
Emmm Naura terbangun dari mimpi indahnya.
"em kenapa aku merasa lebih segar daripada biasanya"ucap Naura seraya bangun dari tidurnya
saat hendak ingin ke kamar mandi Naura dikejutkan melihat seseorang yang terbaring disofa kamarnya.
"01 kenapa dia ada didalam kamarku"ucap Naura dengan kaget, dia melihat 01 yang tertidur pulas.
Naura mendekati 01 yang tertidur pulas dan ingin membangunkannya, saat ingin menyentuh tubuh 01 Naura terkejut saat tangannya ditarik oleh 01.
"ahhh"teriak Naura
"ah nona maafkan saya"ucap 01 karena dia mengunci pergerakan Naura
(bisa di bayangkan seseorang dikunci tangannya dibelakang dan badannya ditekuk sedikit dan orang tua Naura sedang tidak ada dirumahnya ygy)
"apa yang kamu lakukan cepat lepasin aku"ucap Naura dengan marah kepada 01
01 langsung melepaskan Naura, Naura yang sudah terlepas dari 01 langsung menatap 01 dengan marah.
"kenapa kamu bisa ada dikamarku jelaskan"ucap Naura menatap keatas karena tinggi badannya lebih pendek dari 01.
01 menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"hehe maaf nona saya hanya disuruh orang tua anda, untuk menemani nona"ucap 01
"orang tuaku?, kenapa mereka menyuruhmu untuk menemaniku?"tanya Naura
"orang tua anda sedang ada di luar negeri nona untuk mengurus bisnis keluarga anda"jawab 01
"mereka berdua keluar negeri saat anaknya sedang sedih"ucap Naura marah
01 hanya diam, dia hanya menatap Naura yang masih menggunakan gaun pengantinnya.
"dia masih cantik sama seperti dulu"batin 01 sambil tersenyum dari balik topengnya.
Naura mendumel sendiri dan menuju ke kamar mandi, saat hendak melepas gaun pengantin yang dia kenakan Naura melihat 01 yang masih ada situ dan ide jahat pun langsung terbesit di pikiran Naura.
Naura melepas gaun pengantin yang dia kenakan didepan 01 yang sedang diam.
01 melebarkan matanya saat melihat Naura melepas gaun pengantin yang dia kenakan tepat didepan matanya.
"sial kenapa dia melepas gaun pengantinnya didepanku"batin 01
"nona apa yang anda lakukan"ucap 01 langsung menyambar jubahnya dan langsung menutupi tubuh Naura.
(hehe rejeki bro masak ditolak kesempatan gak datang dua kali Lo)
"hehe bukannya semua pria sangat menyukai ini"ucap Naura tanpa rasa bersalah
"hah nona jangan begitu"ucap 01 bernafas lega
"sial tubuhnya bagus banget, gak kalah dengan model kelas atas"batin 01
__ADS_1
Melihat respon 01 Naura menjadi curiga
"apa dia belok, biasanya laki-laki jika melihat perempuan hampir tel*njang langsung di terkam,tapi dia kok gak ya"batin Naura
(ya begitulah cewe ygy)
01 langsung keluar mencari makanan dan meninggalkan Naura yang sedang melamun
Mereka melakukan aktivitas masing-masing.
Siang hari
Naura keluar dari kamarnya dan turun kebawah untuk makan, saat menuju ke meja makan dia melihat 01 sedang memasak.
"dia memasak emang bisa?"guman Naura, dia duduk menunggu masakan 01 siap disajikan.
Setelah beberapa menit menunggu masakan dari 01 Naura mencium bau yang sangat harum dari arah dapur.
"ehm sangat harum masakan apa yang dia buat"ucap Naura
01 ingin membawa masakannya ke meja makan menyipitkan matanya saat melihat Naura ada disana.
"anda mau nona?"tawar 01
Naura hanya mengangguk dia menatap panci yang dibawa oleh 01.
"sabar nona air liur anda netes tuh"goda 01
Dan bodohnya Naura juga percaya dingelap mulutnya, merasa di bodohi Naura menatap 01 dengan cemberut.
"ih kamu bohong"ucap Naura dengan cemberut
01 hanya diam dan menaruh masakannya di meja makan.
"kamu masak apa 01?"tanya Naura
"anda bisa lihat sendiri nona"ucap 01 langsung pergi
Melihat itu Naura kaget
"01, kok kamu pergi?"tanya Naura
"saya pulang dulu nona"ucap 01 tanpa menoleh
Naura hanya melihat 01 pergi dan dia menatap masakan yang dibuat oleh 01.
Saat tutup panci dibuka
Puffff bau yang sangat harum langsung tercium oleh Indra penciuman Naura bahkan juga art yang sedang bekerja juga mencium bau masakan tersebut.
Naura tanpa sadar langsung menyantap masakan 01 dengan lahap dan menghabiskan semua masakan yang dibuat oleh 01.
"astaga aku menghabiskan semua masakan yang dibuat olehnya"ucap Naura kaget
"tapi masakannya emang sangat enak sih bahkan aku ingin lagi padahal ini hanya sup ayam, tapi kok bisa seenak ini ya"ucap Naura
semua art yang ada di rumah Naura menuju ke meja makan untuk mencari bau sangat harum yang mereka cium.
"lho nona anda disini to"ucap pak Ucup tukang kebun di keluarga Naura
"iya pak ini Naura habis makan"jawab Naura
"ini kenapa semua kesini?"tanya Naura kepada semua artnya
__ADS_1
"hehe kami mencium bau yang sangat wangi non dan arah nya kesini"jawab pak Ucup
"ouh"ucap Naura
"tadi wangi apa Non kok bisa wangi banget"tanya bik jum kepada Naura
"itu sup yang dibuat oleh 01 bik"jawab Naura
"01"ucap semua art Naura
(mereka belum kenal sama 01 ygy)
"iya 01 pengawal Naura"ucap Naura kepada semua artnya
"ouh mas yang sering pake topeng itu non"ucap pak Ucup
"pak Ucup emang kenal"ucap pak Ujang satpam keluarga Naura
"ye kenal to pak masak Ndak kenal masa orang yang sopan"ucap pak Ucup
"emang pak Ucup pernah ngobrol sama dia"tanya Naura kepada pak Ucup
"tadi malam non saat mas 01 itu datang, tapi gak ada yang bukain gerbang nih si Ujang malah molor lagi"ucap pak Ucup
"ya maaf Cup soalnya ngantuk banget tadi malam"ucap pak Ujang
"sampean Iki mesti ngono Lo"ucap pak Ucup
(kamu ini kebiasaan) terjemahan bahasa jawanya ygy
"emang pak Ucup sempet ngobrol sama dia?"tanya Naura kepada pak Ucup
"enggeh non sempet ngobrol sama masnya"jelas pak Ucup
"masnya baik non dia nawarin rokok dan gak ngerendahin seseorang gitu, masnya juga ngobrol pake bahasa Jawa Lo non"jelas pak Ucup
"emang pak Ucup ngobrol dimana?"tanya Naura
"niku non ditaman"jawab pak Ucup
"ouh, aku mau kekamar dulu"ucap Naura seraya berdiri dan menuju kekamarnya
Sementara itu disebuah markas ******* di ibukota
"apakah kalian menemukan informasi"ucap orang misterius kepada bawahannya
"tidak bos mereka tidak meninggalkan jejak sama sekali"ucap salah satu bawahannya
"apakah markas ini akan di obrak Abrik oleh mereka"guman sosok misterius tersebut.
Kembali ke Aditya
Aditya mengendarai mobilnya menuju apartemen yang dia tinggali.
Brumm cittt
"hah akhirnya sampai juga"ucap Aditya, dia berjalan menuju apartemennya, saat membuka pintu Aditya kaget karena ada orang didalam apartemennya.
"sial kenapa Lo ada di sini"ucap Aditya dengan kaget
Sekian dulu ygy maaf jika kurang menarik:)
Pesan:
__ADS_1
Jangan salahkan seseorang jika menghina dan mengejek mu , rubahlah dirimu sampai orang yang menghinamu bungkam dengan sendirinya.