
Siang hari di ibukota dengan cuaca panas, terlihat sekolah elit yaitu SMA Nusabangsa sedang mengadakan pertemuan kelas 12 yang akan lulus, pertemuan ini di adakan karena ingin membahas masalah tentang darma wisata yang akan di adakan oleh satu angkatan kelas 12.
Aditya memasuki sekolahnya, sebenarnya dia tidak ingin datang karena dia memilih untuk menikmati liburannya, sebelum berangkat ke militer.
"Aditya!"panggil seorang pemuda yang lumayan tampan, Aditya pun menoleh dia hafal suara yang memanggilnya.
"Ada apa?"jawab Aditya dengan wajah datar
"Sial kau selalu saja dingin, seperti kutup"ucap pemuda tersebut
"emang harus jawab bagaimana?"timpal Aditya dengan ekspresi wajah yang sama
"Udah ah gak mau bicara sama Lo lagi"
Aditya hanya menggelengkan kepalanya
"Emang Lo gak tau apa? kalau si Lucas mau menembak Naura?"
Aditya mengerutkan keningnya
"kenapa Lo tanya gue?, gue gak mana tahu informasi itu, Lo tahu sendiri kan gue gak pernah ikut campur masalah kayak gini"
"lah bener ya, kenapa gue malah tanya sama Lo"
"Lo emang bodoh Rai" ejek Aditya
bukannya marah tapi Raizel malah ketawa sendiri
"hehe sorry lah Dit gue lupa soalnya" jawab Raizel
Raizel adalah sahabat sekaligus rival Aditya mereka berdua bertemu saat masih bangku SMP kelas 1 Raizel bisa menjadi sahabat Aditya karena sering bertarung dengan Aditya setelah lama bertarung Raizel pun berdamai sama Aditya dan menjadi sahabat.
"Dit katanya darmawisata ini akan di pulau kosong (tidak berpenghuni)"
__ADS_1
"gue gak tahu Rai, gue ngikut aja"
saat sedang mengobrol dengan Raizel, datang seorang pemuda yang tampan dengan di ikuti anak buahnya.
"wah wah sedang asyik ni kayaknya" kata pemuda tampan tersebut
Raizel mengubah wajannya
"Mau perlu apa perlu apa Lo kesini Lucas"kata Raizel dengan wajah datarnya
"gue gak ada urusan Sama Lo ya!" jawab Lucas
"Hei Aditya gue nantang untuk bertarung Lo berani menghadapi gue?"tanya Lucas dengan sombongnya
"Gak"dengan ekspresi wajah yang datar Aditya menjawab,
"jadi ini alasan dia nelpon aku tadi malam?" batin Aditya
"hahaha Lo ternyata penakut gue kira pemberani, mantan ketua OSIS kita ini ternyata hanya seorang penakut hahaha"ucap Lucas dengan mengejek
Raizel saat mendengarnya menjadi geram saat dia akan menghajar Lucas tangan nya di cegah Aditya
"ngapain Lo cegah gue"tanya Raizel
"Area sekolah"jawab Aditya
Dengan kesal Raizel meredam emosinya
sedangkan Lucas dan anak buahnya masih tertawa, kejadian ini menjadi pusat perhatian dua primadona sekolah menatap ke sumber suara saat sedang mengobrol dengan sahabatnya.
"Rel" ucap Naura
"iya Ra Lucas ingin membuat masalah lagi dengan menantang mantan ketua OSIS kita"jawab Aurel
__ADS_1
Naura mengkerutkan keningnya
"Aditya"kata Naura
"iya Ra Aditya"jawab Aurel
Naura dan Aurel kenal Aditya karena juga bagian dari OSIS, ketua OSIS sangat tegas dan juga sangat dingin,
tapi sangat bisa diandalkan saat sedang ada acara OSIS selalu ikut serta,OSIS saat di pegang Aditya menjadi maju dan guru juga ikut bangga saat OSIS menjadi maju.
kembali ke Aditya
saat Aditya melangkah pergi Lucas mengatakan
"ada apa dengan mantan ketua OSIS ini, kenapa bisa menjadi orang yang penakut?hahaha pasti keluargamu menyesal telah melahirkanmu" ucap Lucas dengan mengejek
"pasti ayah mu seorang yang penakut hahaha pasti ibumu hanya wanita murahan hahahaha" ejek Lucas dengan keras
"hahahaha" anak buah Lucas juga ikut tertawa
Sebenarnya Aditya enggak ingin membuat masalah tapi saat mendengar kata kata Lucas yang menghina keluarganya apalagi ibu yang dia sayangi, Aditya sangat marah saat mendengar kata-kata itu.
Aditya menghentikan langkahnya,dengan tangan mengepal balik badan perlahan mendekati Lucas yang sedang tertawa
"haha ada apa? gak terima" ucap Lucas
tanpa aba-aba Aditya langsung meninju perut Lucas dengan kuat, Lucas tidak bisa melihat pergerakan Aditya langsung terpental dengan keadaan pingsan.
Semua murid yang melihat kejadian itu langsung terdiam karena mereka tau mantan ketua OSIS tidak pernah membuat masalah, dan berpikir bahwa ketua OSIS adalah orang yang lemah tapi saat melihat kejadian ini semua murid terdiam.
"kau boleh menghinaku sepuasnya, tapi jika kau menghina keluargaku maka bersiap lah untuk ku hancurkan"ucap Aditya dengan ekspresi wajah yang sangat dingin.
maaf jika kurang menarik
__ADS_1
pesan: jangan pernah menghina seseorang bisa jadi orang yang kamu hina lebih baik daripada dirimu.