Perjalanan Jendral Perang

Perjalanan Jendral Perang
19. kekacauan


__ADS_3

Malam hari yang indah dengan rembulan yang bersinar dengan terangnya dan dihiasi oleh bintang-bintang.


Hotel terbesar di ibukota diadakan acara pernikahan yang sangat mewah, acara pernikahan tersebut berjalan dengan lancar, tapi ada sebuah kekacauan saat pengantin wanita akan mengucapkan janji suci pernikahan.


Ada seseorang berdiri dengan tegas menatap kearah keluarga Ball dengan dingin, dibelakang orang tersebut ada pengantin wanita yang sangat cantik menatap dengan bingung.


"siapa kamu?kenapa kamu ingin membatalkan pernikahan ini"ucap Naura dengan kaget


sosok itu berbalik mendekat kearah Naura, sosok tersebut dengan tenang menyentuh pipi Naura dengan lembut dan berkata


"ini saya nona"ucap Aditya


Naura kaget saat mendengar ucapan tersebut, dia menatap Aditya/01 dengan perasaan haru


"01 kenapa kamu melakukan semua ini?"tanya Naura menyentuh tangan Aditya/01


"saya melakukan tugas nona"jawab Aditya/01 kepada Naura dan melepas tangan yang ada dipipi Naura. Tapi Naura tidak membiarkannya dia malah menahan tangan Aditya/01.


"biarkan seperti ini untuk sesaat 01"ucap Naura kepada Aditya/01


Tapi ucapan Naura tidak dituruti oleh Aditya/01, dia langsung menarik Naura kedalam pelukannya. Naura terdiam saat pengawalnya memeluk dirinya.



banyangin pake topeng dan paket gaun ya guys


"menangislah nona dan serahkan semua urusan ini kepada saya"ucap Aditya dengan lembut.


Naura langsung menangis dipelukan Aditya, dia menumpahkan semua kesedihan yang dipendam selama ini.


Semua orang yang melihat itu sangat terkejut karena mereka tahu bahwa Naura adalah wanita yang sangat dingin dan tidak pernah menunjukkan kesedihannya. Tapi hari ini mereka melihat jika Naura menangis dipelukan seseorang yang memakai jubah dan juga topeng.


Aditya melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Naura dengan tangannya.


"maaf nona"ucap Aditya seraya menghapus air mata Naura dengan lembut


Naura hanya mengangguk.


Aditya melepaskan tangannya dari wajah Naura. berbalik menuju kearah kakek Davies. Saat sudah berada didepan kakek Davies dia menatap semua keluarga Ball dengan dingin.


"apa anda ingat dengan saya tuan"tanya Aditya kepada kakek Davies


kakek Davies mengkerutkan keningnya


"siapa kamu aku tidak mengenalmu"ucap kakek Davies kepada Aditya menatap dengan dingin


"Anda sudah tua jadi tidak ingat tuan"ucap Aditya mengejek kakek Davies


"kamu mengejekku"teriak kakek Davies dengan marah


"Agus hajar dia"perintah kakek Davies kepada Agus(ayah Davies)


"baik ayah"jawab Agus langsung maju kearah Aditya

__ADS_1


"kamu sudah membuat masalah yang besar nak kamu sudah membuat anakku terluka aku akan membunuhmu"ucap Agus seraya memukul Aditya.


tak pukulan Agus ditangkap Aditya dengan mudah


"jangan banyak bicara tuan"ucap Aditya seraya memukul wajah Agus dengan santai


bugh Agus langsung terpental sejauh beberapa meter dan pingsan.


kakek Davies kaget saat anaknya dibuat pingsan hanya dengan satu pukulan. Dia sangat tahu anaknya ini adalah master tekwondo.


Aditya menghilangkan dari tempatnya dan sudah berada tepat didepan kakek Davies. kakek Davies yang melihat itu kaget dan ingin menghindar tapi hal itu sia-sia Aditya sudah mencekeram leher kakek Davies dan mengangkatnya.


"Anda lupa dengan seseorang yang sudah anda manfaatkan tuan?"tanya Aditya kepada kakek Davies dengan dingin.


"ka--mu"ucap kakek Davies dengan terbata-bata, dia langsung dengan seseorang yang mencekeram lehernya.


Semua orang sangat terkejut dengan tindakan Aditya karena berani mencekeram leher tuan besar keluarga Ball.


"aku gak salah lihatkan tuan besar keluarga Ball diangkat begitu"


"iya aku juga gak salah lihat berani sekali dia melakukan tindakan itu"


"apakah orang itu ingin mati"


"iya berani banget dia melakukan tindakan seperti itu kepada tuan besar keluarga Ball"


"jangan bodoh kalian dia bahkan sudah melakukan semua hal yang hebat tadi"


"dia pasti memiliki kemampuan yang sangat hebat untuk mengahadapi kekuatan keluarga Ball"


"jika anda sudah ingat camkan ini tuan keluarga anda akan hancur dalam waktu dekat"ucap Aditya masih mengangkat kakek Davies dengan tangan kirinya.


"ka---mu ma--u me--law--an pe--me--rin--tah?"tanya kakek Davies dengan terbata-bata.


Aditya hanya diam saat akan membanting tubuh kakek Davies dari arah pintu masuk seseorang dengan tubuh kekar dan memakai jubah tentara.


"siapa yang berani membuat kekacauan di pesta pernikahan keponakanku?"teriak seseorang dengan tubuh kekar dari arah pintu.


semua orang menoleh kearah sumber suara. Meraka semua melihat anak kakek Davies nomer ke 3 yang menjadi jenderal pasukan khusus di pemerintah.


Aditya melepaskan cengkraman kakek Davies dan berjalan menuju kearah paman Davies.


"jadi kamu orang yang sudah membuat kekacauan ini"ucap paman Davies dengan keras.


"apa anda ingin bertarung tuan?"tanya Aditya saat sudah berada dihadapan paman Davies.


"haha bagus aku akan menghancurkanmu"ucap paman Davies seraya meninju Aditya.


Aditya menghindar dan membalas dengan meninju wajah paman Davies.


Paman Davies terpental beberapa meter, dia merasakan sakit diwajahnya.


"sialan kamu beraninya meninju wajahku"teriak marah paman Davies berlari kearah Aditya.

__ADS_1


saat Aditya akan memukul paman Davies ada sebuah bayangan dari belakang menginjak tubuh paman Davies kelantai.


brrukk


paman Davies pingsan dengan keadaan tengkurap dan diinjak oleh seseorang.


"akhirnya aku menemukanmu 01"ucap seseorang tersebut kepada yang masih menginjak tubuh paman Davies.


"emang kamu mau apa?"tanya Aditya


"bertarung"jawab seseorang tersebut langsung menyerang Aditya


Aditya menangkap serangan tersebut


"kita bertarung ditempat biasa jangan disini aku masih ada urusan"ucap Aditya dengan dingin kepada seseorang tersebut.


"baiklah aku akan menunggumu"ucap seseorang tersebut langsung pergi begitu saja.


semua orang terkejut saat melihat kejadian tersebut


"ada apa ini kenapa ada seorang yang muncul begitu saja dan pergi"


"mana gue tahu gue juga kaget"


"kita lihat saja pertunjukan selanjutnya"


Aditya menoleh kearah keluarga Ball dan mengucapkan


"jika kalian masih ingin meneruskan pernikahan ini maka bersiaplah untuk hancur"ucap Aditya kepada semua keluarga Ball dan berjalan menuju kearah Naura.


"ayo nona saya antar pulang"ucap Aditya menarik tangan Naura dan membawa pergi dari hotel.


saat Aditya sudah keluar dari hotel semua orang langsung ribut.


"ada apa ini kenapa jadi seperti ini"


"sial aku terlalu takut tadi sampai aku lupa segalanya"


"bagaimana dengan acara pernikahan ini apa masih berlanjut"


"bodo* pasti gak berlanjut pengantin wanita sudah dibawa pergi oleh pengawalnya"


"sial siapa orang itu dan siapa yang orang yang tiba-tiba datang dan pergi"


"aku juga tidak tahu"


"bla bla bla'


"bla bla bla'"


"bla bla bla"


semua orang bertanya satu sama lain. juga semua keluarga yang hadir juga terkejut dengan kejadian tersebut.

__ADS_1


sekian dulu maaf jika kurang menarik:)


motivasi: berusahalah sekuat tenaga perjuangan tidak akan mengkhianati hasil.


__ADS_2