
Keesokan harinya matahari menampakkan dirinya diiringi kicauan burung yang merdu bersahutan dengan suara ayam berkokok.
Setelah kejadian semalam keluarga Ball menyelidiki pengawal Naura dan menyewa banyak pengawal untuk mengawal tuan muda mereka.
sebuah mobil Nissan skyline berhenti di depan perumahan elit nomer 17.
cit
Didalam mobil nampak ada seorang dengan pakaian rapi dan menggunakan topeng.
klek seorang didalam mobil keluar dan berdiri didepan perumahan elit.
Dia mengeluarkan ponsel untuk menghubungi seseorang.
"halo nona saya sudah didepan rumah anda"ucap Aditya
"baik nona"lanjut Aditya dan memasukkan ponselnya kedalam saku.
Beberapa menit keluar wanita cantik dengan pakaian kantor dari perumahan elit tersebut. Wanita cantik itu berjalan mendekati Aditya.
"kamu udah lama disini?"tanya Naura
"tidak nona baru sebentar"jawab Aditya
"ayo kita berangkat nona"ajak Aditya
Naura hanya mengangguk dan masuk kedalam mobil. Aditya juga masuk kedalam mobil.
bruuuummmmm mobil tersebut melaju
Diperjalanan Naura dan Aditya hanya diam saat hampir sampai ke perusahaan Naura baru membuka percakapan.
"kenapa kamu menjemput ku?"tanya Naura kepada Aditya
"tugas saya nona"jawab Aditya
"tapi kenapa memakai mobilmu, besok pakai mobilku saja"ucap Naura menatap Aditya
"tidak nona pakai mobil saya saja"sahut Aditya
"terserah kamu"jawab Naura menatap keluar jendela
"dari berita yang saya dapat apa benar anda akan menikah dengan tuan muda Davies dari keluarga Ball?"tanya Aditya kepada Naura
Naura menoleh kearah Aditya dan menghela nafas panjang
"iya aku akan menikah dengan Davies Minggu depan"jawab Naura dengan sedih
Aditya yang melihat itu mengkerutkan keningnya
"kenapa anda sedih nona saat mengatakan hal tersebut?"tanya Aditya
"aku dipaksa menikah dengan Davies karena kejadian satu tahun yang lalu saat. Dia menghancurkan bisnis keluargaku dan mengancam akan menghancurkan karier sahabat ku jika aku tidak menikah dengannya"jelas Naura kepada Aditya dengan perasaan sedih
__ADS_1
"jalani saja nona saya yakin anda tidak akan menikah dengan tuan muda Davies"ucap Aditya menghentikan mobilnya.
"kenapa kamu berbicara begitu?"tanya Naura kepada Aditya dengan heran
Aditya menatap Naura
"hanya firasat nona"jawab Aditya
Naura menghela nafas
"itu tidak mungkin"ucap Naura masih menatap Aditya
Aditya hanya diam, dia langsung membuka pintu mobil untuk keluar. Naura juga keluar dari mobil dan berjalan menuju kedalam perusahaan.
.......................................................................
Disebuah vila mewah dengan halaman yang sangat luas.
Didalam vila tersebut ada beberapa orang sedang membicarakan sesuatu.
"bagaimana apa kamu sudah mendapatkan informasi tentang pengawal Naura"tanya seorang pria tua kepada pria paruh baya
"belum ayah aku belum mendapatkan informasinya"jawab pria paruh baya tersebut
pria tua itu hanya mengangguk dia menatap semua orang yang ada dihadapannya.
"kalian semua cepat cari informasi tentang pengawal Naura"perintah pria tua itu dengan berdiri
"baik ayah"jawab semua orang berdiri
"Agus bagaimana dengan keadaan Davies?"tanya pria tua tersebut kepada Agus ayah dari Davies
"Davies baik-baik saja ayah hanya mengalami luka kecil"jawab Agus
pria tua itu hanya mengangguk
"bagaimana dengan keadaan perusahaan Daniel?"tanya pria tua tersebut kepada Daniel paman dari Davies
"perusahaan semakin maju ayah karena dapat dari dukungan dari pemerintah"ucap Daniel
"bagus tidak sia-sia aku memanfaatkan seseorang yang dulu ditakuti oleh seluruh dunia dan bahkan dunia bisnis pun mereka takut dengan sosok tersebut"ucap kakek Davies
"iya ayah anda sangat hebat bisa memanfaatkan orang tersebut untuk membantu keluarga Ball kita"ucap Agus kepada ayahnya itu
"aku bisa memanfaatkan orang tersebut karena dia sudah menandatangani kontrak yang aku buat"ucap pria tua dengan sombong
"kenapa orang tersebut bisa menandatangani kontrak yang ayah buat?"tanya Daniel kepada ayahnya
"dulu saat dia akan menandatangani kontrak dengan pemerintah aku menghasut pemerintah untuk menandatangani kontrak dengan keluarga Ball kita, pemerintah berhasil ku hasut dan orang tersebut langsung menandatangani kontrak tanpa melihat isi kontrak yang akan dia tandatangani"jelas pria tua kepada kedua anaknya
"Ayah apa isi kontrak tersebut?"tanya Agus kepada ayahnya
Daniel hanya mengangguk dan melihat ayahnya bercerita
__ADS_1
"isinya tentang melindungi keluarga Ball dalam keadaan apapun walaupun keluarga Ball salah dia akan tetap melindungi dan membantu bisnis keluarga Ball untuk masuk ke pasar global"jelas kakek Davies.
"berarti selama ini perusahaan lain tidak berani dengan kita karena sosok tersebut ayah?"tanya Daniel kepada ayahnya
"iya karena sosok tersebut ditakuti seluruh dunia, tapi sosok tersebut sudah pensiun dan tidak ada yang bisa menemukan keberadaannya"jelas kakek Davies kepada Daniel dan Agus
"Minggu depan Davies akan menikah bukan?"tanya kakek Davies kepada Agus
"iya ayah"jawab Agus
"kita akan mengadakan pesta pernikahan yang tidak akan dilupakan oleh semua orang"ucap kakek Davies dengan senang
Davies merupakan cucu kesayangan kakeknya tidak heran jika kakeknya akan mengadakan pesta pernikahan yang mewah dan besar untuk cucunya.
..................................................................
Disebuah perusahaan besar Aditya berdiri dibelakang Naura yang sedang bekerja didepan laptopnya.
Aditya hanya diam menatap kearah pintu ruangan tersebut
"01 bisakah kamu membelikan aku kopi?"tanya Naura kepada Aditya (01 adalah nama samaran Aditya).
"baik nona"jawab Aditya seraya pergi untuk membeli kopi dikantin perusahaan.
saat Naura melihat pengawalnya pergi dia mengeluarkan sebuah kalung yang ada dilehernya dan memegang kalung tersebut dengan tatapan sedih
"sudah 5 tahun dit kamu pergi tanpa ada kabar sama sekali"ucap Naura dengan mata berkaca-kaca dan memegang kalung tersebut dengan erat.
"dan aku akan menikah dengan Davies seorang laki-laki bajingan yang selalu mempermainkan wanita, semoga sebelum aku menikah dengan Davies bisa melihatmu walaupun hanya sebentar"ucap Naura yang sudah meneteskan air matanya.
hiks hiks hiks tangis Naura dengan sedih
Sementara itu Aditya yang akan membuka pintu mengurungkan niatnya, dia tidak jadi membuka pintu saat mendengar suara Naura memilih untuk mendengarkan semua yang Naura ucapkan.
Aditya menatap kopi yang dia pegang
"aku jadi merasa bersalah"ucap Aditya dengan bersandar didepan pintu
setelah beberapa saat Aditya mengeruk pintu
tok tok tok
Naura yang mendengar itu langsung membersihkan air mata yang ada diwajahnya.
"masuk"ucap Naura dengan air mata yang masih bisa terlihat
Aditya masuk dengan kopi yang ada ditangannya.
"ini nona kopi yang anda minta"ucap Aditya kepada Naura dan memberikan kopi tersebut
"terimakasih 01"ucap Naura mengambil kopi itu
Aditya hanya mengangguk seraya berjalan kebelakang, Naura meminum kopi tersebut dan kembali menatap laptop yang ada didepannya.
__ADS_1
Sekian dulu maaf jika kurang menarik:)
motivasi: Jika anda tidak menemukan orang baik maka jadilah salah satunya.