Perjalanan Jendral Perang

Perjalanan Jendral Perang
15. Teroris


__ADS_3

Disebuah restoran mewah banyak polisi sedang menjaga tempat tersebut, karena ada ******* yang masuk kedalam restoran tersebut.


Diluar restoran


"kenapa bisa ******* masuk kedalam restoran?"tanya jendral polisi kepada bawahannya


"kami mengejar mereka pak dan akhirnya mereka masuk kedalam restoran"jawab salah satu bawahannya


"sial"umpat jendral polisi


ada sekelompok ******* masuk ke ibukota, untuk menyerang pemerintah dan militer.


polisi di tugaskan untuk menangkap *******.


saat akan menangkap semua ******* kabur dengan mobil, hingga terjadilah kejar-kejaran antara polisi dan ******* dan sampai sekarang ******* masuk kedalam restoran karena tidak punya pilihan lain.


Didalam restoran


Aditya melihat itu hanya diam dan menatap semua ******* dengan dingin.


semua orang kaget dengan kejadian tersebut dan mereka bertanya-tanya kenapa bisa ada ******* masuk kedalam restoran yang mereka kunjungi.


"semua angkat tangan jika ada yang melawan akan kami tembak"ucap salah satu *******


dor suara tembakan


ahhhh


ahhhh


ahhhh


teriak semua orang didalam restoran


"sudah aku perintahkan untuk angkat tangan kenapa kalian semua tidak melakukannya"teriak ******* tersebut


semua orang mengangkat tangan kecuali Davies dan pengawalnya.


"kenapa kalian tidak angkat tangan"tanya ******* kepada Davies dan pengawalnya.


"cih hanya orang lemah yang angkat tangan didepan *******"ucap Davies


"tangkap mereka dan serahkan kepada polisi"perintah Davies kepada pengawalnya


semua pengawal Davies langsing menyerang ******* tanpa ragu-ragu karena mereka yakin akan menang melawan ******* tersebut. Tapi


dor dor dor


dor dor dor


dor dor dor


dor dor dor


sebanyak 12 tembakan dilepaskan semua pengawal Davies tergeletak di lantai

__ADS_1


"apa kamu bodoh? menyerang orang yang membawa senjata api"ucap *******


"kami sudah terlatih dan berpengalaman dan aku baru tahu jika ada orang-orang bodoh menyerang ******* dengan tangan kosong"ejek ******* sambil berjalan kearah Davies.


bugh ******* tersebut menendang Davies dengan keras


Tapi Davies juga dibekali ilmu bela diri dari keluarganya, dia menangkis tendangan itu dengan tangannya.


"sial ayo kita bertarung dengan tangan kosong"ucap Davies


"emang kamu yakin bisa menang?"tanya ******* sambil melayangkan tinjunya


terjadi pertarungan antara Davies dan salah satu *******


bugh bugh bugh bugh


suara pukulan antara Davies dan *******, semua orang menyaksikan pertarungan tersebut dan bisa melihat bahwa Davies sedang terpojok.


"bugh"******* memukul dada Davies


Davies merasakan jika dadanya seperti dihantam oleh baja, dia mundur dengan memegang dadanya ******* yang melihat itu langsung menarik tubuh Davies.


"bugh"******* memukul perut Davies


Davies terjatuh dilantai ******* mencengkram kerah baju Davies dan memukuli wajah Davies dengan keras.


semua orang yang melihat itu hanya bisa karena mereka tahu jika Davies adalah generasi muda yang berbakat dalam bela diri, dia terkenal dengan bela dirinya yang hebat tapi saat melihat jika Davies dihajar habis-habisan oleh ******* mereka semua hanya bisa diam. Jika Davies yang terkenal ahli dalam bela diri dihajar habis-habisan oleh ******* apalagi mereka yang tidak bisa bela diri.


"cih cuma keroco berani menantang ketua *******"ucap ******* yang memukuli wajah Davies


"cih hanya beberapa pukulan sudah pingsan"ucapnya melempar tubuh Davies kelantai


ketua ******* menoleh untuk melihat bawahannya alangkah terkejutnya saat melihat semua bawahannya sudah terkapar dilantai dengan mata melihat keatas.


"siapa yang berani membunuh semua bawahanku"teriak ketua ******* dengan marah.


semua orang terkejut dengan teriakan ******* itu dan menoleh untuk melihat bawahannya, semua orang juga ikut terkejut saat melihat semua ******* sudah tergeletak di lantai dengan keadaan mata melihat keatas.


Naura juga terkejut melihat itu, dia menoleh ke belakang untuk melihat pengawal yang dia bawa, dia tidak menemukan keberadaan pengawalnya.


"pergi kemana dia?"batin Naura


sementara ketua ******* masih terkejut dengan keadaan bawahannya, dia melihat ada seorang memakai jas dan topeng untuk menutupi wajahnya sedang mendekat kearahnya.


"apa kamu yang membunuh semua bawahanku?"tanya ketua *******


Orang itu hanya mengangguk


"bajingan"ucap ketua ******* dengan marah dia tahu jika bawahannya bukan orang yang mudah untuk dikalahkan tapi hanya beberapa menit bertarung melawan keroco dia semua bawahannya sudah terkapar dilantai dengan mata melihat keatas.


"siapa kamu? beraninya membunuh pasukan ******* dari barat"ucap ketua *******


"pasukan ******* dari barat dipimpin oleh ketua yang bernama cobra"ucap orang itu


ketua ******* kaget saat mendengar hal itu

__ADS_1


"ke-. napa kamu tahu tentang diriku"ucap ketua ******* yang bernama cobra


"kami sudah lama memburu pasukanmu"ucap orang itu


"sudah lama memburu pasukanku"ucap cobra


"siapa kamu sebenarnya?"tanya cobra


orang itu hanya diam


Naura yang melihat itu terkejut karena pengawal yang dia sewa ada disana.


"sejak kapan dia ada disana"ucap Naura


............................................................


Beberapa menit yang lalu....


Aditya yang melihat pertarungan antara Davies dan cobra memanfaatkan itu untuk membantai semua ******* yang ada didepannya.


Aditya mengambil jarum perak yang ada di sakunya dengan cepat melempar jarum perak tersebut kearah posisi ******* paling belakang, jarum perak itu menembus leher *******.


Dengan gerakan secepat kilat Aditya sudah ada dibelakang semua ******* dan langsung menusuk leher ******* dengan jarum peraknya.


bruk ******* terjatuh kelantai dengan keadaan tidak bernyawa


semua ******* masih fokus dengan pertarungan ketua mereka Aditya memanfaatkan keadaan itu dengan menusuk semua ******* dengan jarum perak yang dia pegang.


bruk bruk bruk bruk semua ******* tergeletak dilantai dengan mata melihat keatas


Aditya langsung pergi kearah kerumunan orang untuk bersembunyi dan akan muncul jika ketua ******* marah.


Sekarang Aditya sedang berada di depan cobra ketua ******* dari barat yang masih diburu oleh pasukannya.


"siapa kamu sebenarnya?"tanya cobra


Aditya hanya diam, menatap cobra dengan dingin dia tiba-tiba sudah ada didepan cobra.


Cobra sangat terkejut karena orang yang dia aja bicara sudah ada didepan saat cobra ingin mundur kepalanya sudah dipegang oleh Aditya.


bruk "arrrggghhh" teriak cobra


Aditya membenturkan kepala cobra kelantai dengan keras, darah mengalir dibelakang kepala cobra, saat itu cobra yakin akan menemui ajalnya di saat terakhir dia ingin dengan sosok didepannya.


"ka~ka kamu ada~adalah jen~jendral pe~perang pa~pasukan neraka"ucap terakhir cobra sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.


Aditya berdiri dan menatap mayat cobra didepannya dengan dingin.


semua orang ketakutan saat melihat hal tersebut, hanya dengan membenturkan kepala dilantai orang yang sudah mengalahkan tuan muda Davies langsung meninggal.


Saat suasana sedang hening sekelompok polisi masuk dengan membawa perisai.


"semua diam ditempat"ucap jendral polisi


sekian dulu maaf jika kurang menarik:)

__ADS_1


Motivasi: jika tidak ada bahu untuk bersandar masih ada lantai untuk sujud.


__ADS_2