
Angin berhembus matahari kian meninggi di sebuah apartemen dua orang pemuda akan mengobrol dengan santai.
Aditya kaget dengan keberadaan Raizel di apartemen yang dia tinggali.
"kenapa Lo bisa ada di sini Rai?"tanya Aditya masuk ke apartemennya
"emang gak boleh Dit gue kesini?"bukannya menjawab Raizel malah balik bertanya
"boleh Rai, tapi Lo masih ada tugas kan?"tanya Aditya seraya mengambil minum dan alkohol didalam lemari es seraya duduk di dekat Raizel.
"aku gak nyangka dit jika kamu mengawal Naura"ucap Raizel
"aku juga nggak bakal nyangka Rai, kenapa miai terakhirku harus mengawal dia"jawab Aditya sembari meminum alkohol
"tapi gak masalah kan Dit, dia kan cinta pertamamu"goda Raizel
"ngarang kamu Rai, jadi gimana Rai apakah kamu juga akan pensiun dari militer?"tanya Aditya
"iya Dit aku udah memikirkan hal ini dengan matang jika aku juga akan pensiun"jawab Raizel
Aditya hanya mengangguk
"dan juga aku masih ada misi Dit paling 1 tahun lagi baru pensiun"tangkas Raizel
"hah sebenarnya aku juga gak mau pensiun Rai tapi pemerintah negara kita kayak gini"ucap Aditya
"iya Dit kamu benar, pemerintah negara kita udah gak ada yang guna"timpal Raizel
Mereka berdua mengobrol dan tidak terasa jika malam pun akan tiba. Raizel sudah kembali mengerjakan misinya lagi, dan Aditya dia akan kembali lagi ke rumah Naura karena misinya belum selesai masih sekitar 1 Minggu lagi untuk menyelesaikan misinya.
..........................................................
Malam pun tiba matahari sudah melakukan tugas nya untuk menyinari dunia sekarang giliran bulan untuk menyinari dunia.
Di mashion keluarga Naura.
Naura sedang membersihkan tubuh karena dia baru bangun dari tidur.
"hmm aku tidur nyenyak sekali setelah memakan masakan 01"ucap Naura yang sedang berendam
"tapi Kenapa dia belum kembali ya, kenapa aku malah memikirkannya"ucap Naura dengan wajah bersemu merah
Setelah beberapa saat Naura akhirnya selesai melakukan ritual mandinya, dia berjalan menuju ruang tamu karena cacing didalam perut sudah protes.
Saat Naura sedang menuju ke dapur untuk makan dia melihat Aditya yang sedang tertidur di sofa ruang tamu.
"dia sudah kembali"ucap Naura seraya mendekati 01, saat hendak membangunkan 01 Naura kaget karena tubuhnya sudah berada dibawah 01.
01 merasakan seseorang mendekatinya dengan refleks dia langsung mengunci orang tersebut dengan posisi yang ambigu karena 01 menindih tubuh Naura.
"ahhhh apa yang kamu lakukan 01 ini aku Naura"teriak Naura
"ah maaf nona saya secara refleks langsung mengunci anda karena saya sudah biasa waspada walaupun sedang tidur" jelas 01 seraya melepaskan Naura.
Naura pun bangkit dari sofa dan menatap 01 dengan wajah cemberut
__ADS_1
"hmpt aku mau makan"ucap Naura
"kalau makan ya makan nona kenapa anda bilang ke saya?"jawab 01
"hi kamu tolong masakan sesuatu"ucap Naura dengan cemberut
"baik nona"ucap 0q menuju ke arah dapur
Setelah 30 menit 01 memasak tercium wangi masakan yang menggugah selera.
Naura yang mencium wangi tersebut menuju kearah dapur untuk melihat 01 memasak, saat sudah berada di dapur Naura melihat 01 dengan lihainya memasak beberapa hidang.
Tanpa sadar air liur Naura sampai menetes dari bibirnya.
"itu nona air liur anda sampai menetes karena masakan saya"ucap 01 tanpa mengalihkan pandangannya.
Naura yang mendengar ucapan 01 langsung mengelap bibirnya dengan tangan.
"ya ampun kenapa aku bisa meneteskan air liur hanya kerana masakan, aku malu banget"batin Naura
"tunggu di meja makan nona masakan saya sebentar lagi siap di hidangkan"perintah 01
Naura hanya menurut dia menuju meja makan sesuai perintah 01.
Hanya beberapa saat 01 keluar dari dapur membawa masakan untuk di sajikan.
"silahkan di nikmati nona masakan saya"ucap 01 seraya menyajikan semua masakannya
Naura dengan mata berbinar langsung mengambil piring untuk menyantap masakan 01.
Dengan lahap Naura langsung makan tanpa memperhatikan sekitarnya dia makan sampai ada noda di bibirnya, padahal dia kalau makan tipe orang yang pemilih karena ingin menjaga berat badannya tapi kali ini dia makan tanpa memikirkan hal tersebut.
01 hanya geleng-geleng kepala melihat nonanya memakan masakan dengan lahap.
30 menit kemudian ......................
"hah lega sekali"ucap Naura sudah selesai memakan semua masakan dibuat oleh 01, dia tidak sadar jika ada meninggalkan noda di mulutnya.
01 yang berada didepan Naura mengambil tisu dan membersihkan noda di mulut Naura.
"lain kali kalau makan pelan-pelan nona"ucap 01 sembari membersihkan noda di mulut Naura
Naura yang melihat 01 membersihkan noda di mulutnya, Wajahnya langsung memerah.
"iya"jawab Naura dengan wajah memerah
Setelah selesai membersihkan noda di mulut Naura 01 langsung membersihkan meja makan.
Naura yang melihat itu juga ikut membantu 01.
15 menit kemudian ............................
setelah semua bersih 01 hanya duduk di sofa ruang tamu dia hanya diam tanpa berbicara.
Naura yang melihat 01 duduk di sofa mendekatinya dan duduk tepat di sebelah 01.
__ADS_1
"kenapa 01 kayaknya kamu sedang ada pikiran?"tanya Naura
"hanya memikirkan hari esok nona karena tugas saya mengawal anda sudah selesai"jawab 01
Naura kaget dengan jawaban 01, bukannya aku menyewa 01 selama 1 bulan kenapa besok dia sudah mengawal ku lagi,batin Naura
"bukannya kamu aku mengawal ku sampai 1 bulan kenapa besok sudah tidak mengawal aku lagi?"tanya Naura
01 menoleh ke Naura dia hanya tersenyum di balik topengnya,
"iya nona saya tahu, tapi saya akan di gantikan oleh rekan saya untuk mengawal anda"jawab 01
"tidak boleh" ucap Naura langsung memeluk 01 dengan erat
"maaf nona ini perintah"ucap 01 mengelus rambut Naura dengan lembut.
"pokoknya tidak boleh kamu akan tetap mengawal aku, dan gak boleh pergi"ucap Naura mulai terisak, dia menenggelamkan kepalanya di dada 01
01 hanya diam sebenarnya dia sudah tidak mengawal Naura hari ini tapi karena dia meminta untuk besok saja digantikan.
POV TADI MALAM SETELAH RAIZEL PERGI:
tring tring tring Bunyi handphone 01
"halo ada apa bos?"tanya 01
"besok misimu sudah selesai kamu boleh kembali dan besok aku akan mengirim seseorang untuk menggantikan tugas mu yang belum genap 1 bulan" ucap dari seberang telepon.
"besoknya aja bos aku belum pamitan sama dia"ucap 01
"oke Dit besoknya aku kirim pengantinmu"jawab seberang telepon
01 langsung menutup teleponnya.
POV SELESAI
01 masih mengusap lembut rambut Naura
"maaf nona ini hari terakhir kita berdua bersama"ucap 01
Naura menggelengkan kepalanya
"gak 01 kamu jangan pergi" ucap Naura semakin menangis
"nona lihat aku"ucap 01 mengangkat wajah Naura untuk menatapnya
"jika kita berjodoh saya yakin kita akan bertemu lagi nona"ucap 01 menghapus air mata Naura
"hiks hiks gak 01 kita pasti tidak akan bertemu lagi"ucap Naura dengan terisak
"nggak nona kita pasti bertemu lagi saya yakin itu"ucap 01 memeluk Naura
Naura hanya menangis di pelukan 01.
Sekian dulu maaf ya sibuk banget soalnya.
__ADS_1
Maaf jika kurang menarik:)
quest: jangan lihat siapa yang menyampaikan tapi lihatlah apa yang di sampaikan.