Perjalanan Menjadi Dewa

Perjalanan Menjadi Dewa
CH 12. Luna ( ll )


__ADS_3

CH 12. Luna ( ll )


" Siapa yang kamu panggil bod*h !!! Dan kamu kenapa bisa tahu nama ku ? " Ujar Leo sedikit keras.


" Tentu saja aku tau, aku telah berada di ruang roh bau mu ini telah lebih dari sepuluh tahun !!! " Jawab suara itu tak kalah keras.


" Hai, kenapa kau terlihat begitu marah sekali dengan ku, kita kan baru saja bertemu. Tunggu ? kau bilang kau sudah berada di sini lebih dari sepuluh tahun, itu sama seperti saat aku di lahirkan, apakah kau tahu siapa yang mengurung mu. Apa kah itu ibu ku? " Tanya Leo sedikit antusias.


" Tidak, jika aku tau pasti akan kubalas karena telah berani mengurung Putri ini di tempat seperti ini. " Jawab suara itu dengan sedikit tak senang.


"Tadi kau bilang kamu sudah berada di sini lebih dari sepuluh tahun, apakah ini ya yang di maksud hadiah yang ibu berikan? " Gumam Leo pelan namun masih bisa di dengar oleh suara yang ada di dalam batu Giok itu.


" Tentu saja bod*h, jika ruang roh mu bukan ibu mu yang membuat kan nya, apa dengan kekuatan mu kamu bisa membuat ruang roh yang semegah ini. Dan panggil Putri ini Luna, paham kamu. "


Leo yang mendengar suara itu pun hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal, " berarti yang bisa membuat ruang roh ku hanya orang yang kuat, itu berarti ibu ku adalah orang yang kuat. " Kata Leo pelan sambil mengangguk-anggukan kepala nya pelan ada rasa kebanggaan di setiap kata-kata nya.


" Tentu saja, orang yang bisa melakukan itu adalah orang yang kuat dan memiliki kekuatan roh yang kuat juga. Orang lemah seperti mu tak akan mengerti soal itu, tunggu? maksud mu aku orang yang lemah begitu hingga bisa di kurung di ruang roh mu yang menyebalkan ini !!!


Asal kamu tahu ya, jika bukan karena aku yang sedang terluka, maka orang itu tak kan mampu untuk mengurung putri ini di ruang roh mu yang menyebalkan ini !!! "


" Ahhh, andai saja suara nya tak menyebalkan pasti akan sangat manis dan menggemas kan saat mendengar nya." Batin Leo yang tak terlalu mendengar kan ocehan Luna.

__ADS_1


" Baiklah -baiklah aku minta maaf, emang Putri yang sangat kuat, sekarang aku harus apa? soalnya aku merasa belum terhubung dengan ruang roh ku " Tanya Leo dengan lembut.


Luna yang mendengar itu hanya mendengus kesal, " Kamu hanya perlu mengalirkan kekuatan roh mu kedalam batu Giok ini, dan membebas kan aku. " Jelas Luna.


" Tunggu, itu sama saja aku membebas kan mu dari batu Giok ini, kamu fikir aku bod*h !!! jika aku membebaskan mu maka dengan kebencian mu itu kamu bisa saja membunuh ku !!! " Ucap Leo keras.


" Cihs, dasar bod*h, jika kamu jadi aku dan di saat kamu terluka tak sadar kan diri, tiba-tiba saat kamu terbangun dan sudah tersegel di batu Giok bod*h ini sendiri selama bertahun -tahun bukan kah wajar jika kamu memiliki dendam.


Dan juga kamu fikir aku mau terus tersegel di sini, jika bukan orang itu yang menyegel ku disini, menyegel kekuatan dan membuat ku harus keluar dari batu Giok ini jika ingin berkultivasi lagi dari awal, maka aku lebih memilih terus tersegel di batu Giok ini.


Dan orang yang menyegel ku di sini juga sungguh licik, tak hanya menyegel ku dan kekuatan ku, tapi juga memasang formasi kontrak tuan dan hamba yang memaksa ku untuk mengikuti mu. Sederhana nya jika kamu membebas kan aku, maka aku akan menjadi pengikut mu. " Jelas Luna dengan sedikit ketus.


" Apa dunia roh Asura begitu kuat? " Tanya Leo polos.


Luna yang mendengar itu pun menjadi kesal, " bod*h !!! Apa kamu tak membaca dengan sungguh -sungguh buku Spiritualis itu, di buku itu telah di jelaskan bahwa dunia roh Asura adalah dunia roh terkuat dari ketujuh dunia roh yang ada.


Tak semua Spiritualis bisa terhubung kedunia roh Asura, jika pun ada belum tentu roh Asura mau membuat kontrak dengan Spiritualis tersebut. Jadi sekarang kamu paham betapa kuat nya roh Asura itu. "


Leo yang mendengar itu hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal, " baiklah, sekarang aku akan mengalirkan kekuatan roh ku, kamu bersiap lah. " Ucap Leo serius dengan menempelkan tangan nya di atas batu Giok itu.


Tak lama setelah Leo mengalirkan kekuatan roh nya, sebuah cahaya terang keluar dari dalam batu Giok tersebut, dan sebuah formasi juga muncul di bawah kaki Leo.

__ADS_1


Dengan perlahan cahaya terang itu menghilang, setelah cahaya dan formasi yang berada di bawah kaki Leo itu menghilang batu Giok yang ada di hadapan nya juga mulai retak dan hancur.


Dengan raut wajah terkejut mata yang membesar, darah yang keluar dari hidung, serta mulut yang menganga lebar saat Leo menatap sosok yang keluar dari dalam batu Giok.


Sosok itu merupakan seorang gadis yang terlihat seperti anak berusia lima belas tahun namun memiliki kecantikan yang menakutkan, meskipun Luna terlihat seperti anak berusia lima belas tahun namun sudah memiliki lekuk tubuh yang menggairahkan.


Jika Melody memiliki kecantikan seperti gadis pada umumnya meskipun tanpa kultivasi, maka Luna berkali - kali lipat kecantikannya meskipun kekuatan nya masih tersegel, Luna mampu menghancurkan sebuah kekaisaran bahkan benua yang dirinya tinggali dengan hanya kecantikan nya.


Dengan mata nya yang sedikit kecil dan memiliki bola mata berwarna merah serta memiliki tatapan yang tak kalah tajam nya dengan Leo, bulu mata yang lentik, hidung yang tak terlalu mancung serta bibir tipis berwarna merah muda yang membuat orang bergairah.


Membuat wajah Luna terlihat sungguh mempesona, rambutnya yang panjang berwarna merah begitu kontras dengan kulit nya yang seputih salju, gaun dengan warna merah yang memperlihatkan pundak serta leher jenjangnya yang terlihat putih mulus, panjang gaun yang hanya di atas lutut juga memperlihatkan p*ha putih mulus dan kakinya yang ramping. Serta tak lupa dua bola yang masih dalam masa pertumbuhan yang tergantung di depan dadanya membuat siapa saja yang melihatnya akan meneteskan air liur nya.


" Apa yang kamu lihat, berhenti menatap ku dengan tatapan cabul sepet itu !!! " Teriak Luna dengan kesal saat melihat tatapan Leo menatap nya.


Leo yang mendengar teriakan Luna pun kembali sadar dari lamunan nya, dengan cepat Leo mengelap air liur nya yang metes dan kembali bersikap normal.


" Aku kan juga laki-laki normal, meskipun tubuh ku masih seperti anak 10 tahun tapi jiwa ku jiwa orang dewasa. " Batin Leo yang tak terima dirinya di sebut cabul.


" Sekarang kita telah terhubung, dan kamu segera pelajari formasi yang telah masuk ke kepala mu. Seberapa banyak kamu belajar itu akan tergantung dengan kempuan mu, setelah kamu terhubung dengan ruang roh mu segera berlatih agar segera bisa mencari sumber daya untuk ku dan untuk mu. " Ucap Luna pelan.


Leo yang mendengar perkataan Luna hanya bisa tersenyum pahit, dirinya sadar bahwa dia harus secepatnya menjadi kuat jika ingin segera bertemu orang tua nya. Setelah itu Leo memejam kan mata nya dan berkosentrasi untuk segera keluar dari ruang roh nya, dan meninggalkan luna yang sedang berkultivasi untuk menyetabilkan pondasi nya karena dirinya baru saja keluar setelah sekian lama tersegel.

__ADS_1


__ADS_2