Perjanjian Dengan Iblis

Perjanjian Dengan Iblis
keperawanan yg hilang


__ADS_3

"Ahhh kau terlalu lama" pria 2


______________________________________________


Srak


Aku pun teriak dngn mulut yg masih di lem, bagaimana tidak pakaian ku semua nya telah di robek, dan sekarang hanya tersisa bra dan cd ku saja, aku benar² berharap ada seseorang yg menolong ku, aku menangis dalam diam.


"Biar ku buka mulut mu, agar bisa terdengar desahan indah😏" pria 3


"Tubuh mu bagus sekali" pria 2


Ke 3 pria itu mulai menjelajahi tubuh ku, aku menahan setiap desahan dan menitihkan air mata ku.


Brak


Aku dan ke 3 pria itu terkejut saat ada orang yg mendobrak pintu dngn keras.


"Siapa di sana?" Pria 1


Pria yg mendobrak pintu dngn kaki nya tadi langsung berjalan mendekat dngn cepat dan


Brak bruk brak bruk


Pria asing itu menghajar ke 3 pria yg ingin melecehkan ku tadi, ke 3 pria itu terkapar di lantai.


"Keluar" nada dingin yg ku dengar sangat lah familiar


Ke 3 pria itu keluar, dan hanya tersisa aku dan pria ini.

__ADS_1


"R...roy.... Apa.... Itu.... Kau?" Tanya ku dngn gugup.


"Iya ini aku, apa kau baik² saja?"


"😭😭😭😭Huaaa, terima kasih Roy sudah menolong ku, sungguh aku tak tau bagaimana hidup ku jika kau tak datang"


"Sudah lah, tak perlu kau berkata seperti itu😏" smirk yg ku lihat di wajah Roy benar² membuat ku bingung, tapi aku tak ingin berfikir negatif tentang Roy, bagaimana pun dia sudah menolong ku.


"Tidak, aku benar² berhutang budi pada mu😭😭😭, terima kasih banyak Roy, terima kasih😭😭😭"


"Jika seperti itu, apa kau mau membayar hutang budi mu, pada ku?😏😏😏"


"😖😖apa pun itu, aku akan membayar nya, kau benar² berjasa di dlm hidup ku"


Tiba² Roy mencium aroma tubuh ku di leher.


"A...apa...yg....ingin....kau...lakukan?" Tanya ku yg gugup


"Aku ingin menagih hutang budi mu😏😏, aku ingin tubuh mu😈"


"😨😨😨APA!!!!"


aku benar² terkejut dngn kalimat yg di lontarkan oleh Roy, bagaimana tidak, dia yg sudah menolong ku, bagaimana bisa dia juga ikut serta dalam melecehkan ku.


"Ti...tidak Roy, apapun akan ku lakukan tapi tidak dngn hal ini" aku mengatakan nya dngn ketakutan


"Tapi aku ingin tubuh ku baby, lihat lah, tubuh mu begitu menggoda, bagaimana bisa aku menyia nyiakan nya😏😏"


"Ti....tidak Roy...Ku....mohon.... tolong... jangan😖" pinta ku dngn suara yg terbata bata.

__ADS_1


"Tenang saja aku akan bermain lembut baby" Roy memulai permainan nya, dia menciumi leher ku dan sebagainya


Hingga aku pun kehilangan keperawanan ku, semua nya musnah, hari² indah ku telah berakhir, sungguh kejadian ini adalah hal yg tak pernah ku ingin kan bahkan aku bayangkan, bagaimana bisa ini terjadi pada ku.


Saat ini aku sedang terisak di lantai dngn tubuh yg meringkuk, sedangkan Roy ia mengenakan kembali pakaian nya.


"hiks hiks😖"


"jangan seperti itu, bukan kah kau juga menikamati nya sayang😏" Roy mengatakan hal itu sambil duduk dan menatap wajah ku.


karna geram aku meludahi tepat di wajah nya, hal itu benar² membuat Roy marah pada ku


"BERANI SEKALI KAU JA*ANG" Roy memekik ke arah ku, bukan hanya itu dia juga menendang perut ku, menginjak ijak kepala ku, rasa sakit yg luar biasa ku rasa kan saat ini.


darah mengalir dari kepala, pelipis dan bibir ku, aku meringis kesakitan dan memohon berhenti pada Roy, tapi Roy tetap saja tak berhenti, dia terus² an memukulu ku, menjambak rambut ku dan mengehtakan kuat kepala ku ke lantai, hingaa darah mengalir lebih deras lagi dari kepala ku.


aku kehilangan kesadaran ku, mata ku tertutup.


Author Pov


"Bi, bi bangung bi, Bianca, enggak lucu bi, bangun bi" Roy mulai cemas, dan dia mengecek nafas Bianca.


"astaga😨, di...dia sudah tiada"


"arghhh bagaimana ini?😫😫, apa yg harus aku lakukan?😫, berfikir lah Roy, ayo berfikir"


bagaimana Roy akan mengurus mayat Bianca?


author akan up tiap hari kok, tapi kalo kalian kasih dukungan untuk author, dngn nge vote, karna kek nya susah banget bagi kalian buat vote cerita, jadi tolong kerja sama nya ya😉.

__ADS_1


__ADS_2