
Jam sudah menunjukkan pukul 03.45 wib. Widy terbangun karena suara deringan handphone nya. ternyata Frans yang menelfon.
"hallo mas, assalamualaikum" kata widy
"waalaikumsalam, udah bangun belum dek..?" jawab frans
"baru aja kebangun mas.?" kata Widy lagi
"yaudah gih cepetan saur..." perintah Frans.
"makasih sayang..." ucap Widy
"yaudah, assalamualaikum sayang nya Frans."
"waalaikumsalam sayang nya Widy.."
kemudian mereka menutup telvonnya. tapi Widy tidak langsung bangun. dia memandangi layar handphone nya sambil senyum-senyum. Widy merasa ramadhan tahun ini ada yang berbeda, ia merasa sangat-sangat bahagia.
ramadhan sebelumnya bukan berarti Widy tidak pernah memiliki kekasih, Widy pernah berpacaran dengan Irfan saat Ramadhan tahun lalu. tapi ia biasa saja dan cuek terhadap Irfan. lain dengan saat ini, Widy merasa hati nya sangat bahagia meskipun hubungan nya harus di sembunyikan dari keluarga nya.
setelah selesai makan sahur, Widy langsung menyuci alat-alat dapur dan bekas makan widy, papa, mama, dan ketiga adiknya. ABG Widy tidak ikut sahur bersama karena saat ini ia sedang kuliah dan harus mengontrak rumah sendiri karena jarak yang jauh.
Widy sangat senang melakukan tugas nya hari ini, mungkin karena dia selalu memikirkan Frans yang begitu sangat dicintainya saat ini.
__ADS_1
hari demi hari berlalu, tiba lah saat nya tradisi anak sekolah. yaitu melakukan buka puasa bersama sebelum akhirnya libur sekolah menjelang hari raya.
Widy bersama ketiga sahabatnya selalu hadir dan tak pernah ketinggalan, hingga sore itu terjadi lah pembicaraan diantara mereka berempat.
"kamu sudah berapa kali bukber bareng Frans Wid?" tanya Rohmah kepada Widy
"belum ada teh." jawab Widy jujur.
"loh kenapa?" tanya Rohmah lagi
"helm, ya teteh tau sendiri lah. keluarga Widy kan gak ada yang setuju sama hubungan Widy dengan Frans. jadi kami gak mau ambil resiko teh." jawab Widy panjang lebar sekali Gus curhat.
"yang sabar ya." Rohmah mencoba menguatkan
"mau gak kali teteh bantuin?" tawar Rohmah kepada Widy.
"bantuin apa?" tanya Widy bingung.
"ya kamu bilang aja kita bukber bareng di luar, tapi kamu ajak Frans. atau kita bawa pasangan masing-masing aja." jawab Rohmah semangat.
ya, kini Rohmah sudah membuka hati nya untuk seseorang yang saat ini sudah kuliah.
"boleh tuh, makasih ya teh. kok gak dari dulu sih ngajak nya" jawab Widy sambil cengengesan.
__ADS_1
"yey, mana teteh tau, kamu kan gak pernah cerita." jawab Rohmah ketus.
"iya-iya maaf. aku cuma gak mau ngelibatin kalian dalam masalah ku,bgitu aja" jelas Widy kepada sahabatnya.
lantas, Dian dan Novi yang sedari tadi hanya diam sambil memainkan handphonya masing-masing langsung melepaskan pandangannya dari layar handphone dan berpelukan.
"uluh-uluh, sini peluk." ucap Novi.
setelah acara buka bersama di sekolah Widy tidak langsung pulang. seperti biasa mereka semua melakukan ajang ngobrol terlebih dahulu. sambil membahas rencana libur lebaran nanti.
Frans, yang memang sudah melakukan janji dengan Widy pun muncul. dan sontak membuat para siswi yang ada di sana heboh.
"haii, baru datang mas?" tanya Widy kepada Frans.
"enggak sayank, mas udah dari tadi di parkiran.? ucap Frans.
Widy langsung mengerutkan dahinya, ia heran mengapa kekasih nya menunggu di parkiran apakah dia tidak puasa. namun Frans yang menyadari itu langsung mengelus pelan pucuk kepala Widy sambil berkata " mas puasa kok. tadi buka pake ini." sambil mengeluarkan bekal yang di bawa nya dari rumah.
"ya ampun mas, kenapa gak bilang. kalo bilang kan aku bisa samperin kamu dan kita bisa buka bareng." ucap Widy sedikit bernada sedih.
"hei, aku gak mau ganggu acara kamu. kita janjian setelah buka puasa jadi aku datang setelah buka meskipun aku dari tadi ada disini juga. kamu jangan sedih, meskipun mas pacar kamu, tapi mas menghargai privasi kamu sayank..." Frans mengelus pipi Widy pelan.
Widy tersenyum, tetapi air matanya mengalir begitu saja. dan Frans yang melihat itu langsung menghapusnya. " bukan kah mas pernah bilang, jangan pernah jatuhkan aitlr mata mu karena itu sungguh sangat berharga bagi ku. jangan biarkan aku merasa gagal sayank, aku disini untuk membahagiakan mu bukan membuat mu bersedih." jawab Frans dengan sangat lembut.
__ADS_1
tanpa mereka sadari dari tadi ada beberapa pasang mata yang melihat mereka tak suka.