PERJUANGAN CINTA BERBEDA KASTA

PERJUANGAN CINTA BERBEDA KASTA
Bab 23.


__ADS_3

Sesampainya di cafe mereka semua langsung menuju ruangan khusus yang di pesan mereka. Widy dan teman-temannya memang sudah berlangganan di cafe itu. biasa nya mereka sering kesana untuk mengerjakan tugas sekolah sambil mengisi perut dan bersantai di sebuah ruangan yang terdapat karaoke nya.


setelah masuk kedalam cafe seorang pelayan yang sudah sangat mengenal Widy pun langsung menghampiri mereka dan bertanya menu apa yang ingin mereka pesan.


meskipun pelayan cafe tersebut sudah hapal dengan pesanan yang biasa di pesan oleh Widy dan sahabatnya tetapi pelayan itu selalu datang bertanya dengan ramah.


"maaf mau langsung pesan atau saya tinggalkan dulu kartu menu nya?" tanya pelayan itu kepada Widy dan yang lain.


"langsung pesan aja mbak, biar cepet." jawab Widy sambil senyum.


"hari ini kita minta di hidang aja gimana?" tanya Novi kepada yang lain.


"iya, sebaik nya begitu. soalnya kita kan rame juga." jawab Rohmah.


"emang nya rumah makan Padang minta di hidang." celetuk Widy.


"hehe iya kali di cafe minta di hidang." jawab Novi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


"bilang aja kalian sudah kelaparan, sehingga ingin memakan semua yang ada di menu itu." jawab Dian yang langsung di jitak oleh Rohmah.


cttaak "kalo ngomong suka bener." jawab Rohmah sambil menjitak kepala Novi.


"aduhh, sakit tau." omel Novi sambil mengelus kepala nya yang sakit.


"yasudah kita tanya aja langsung sama mbak nya, bisa atau tidak?" ucap Widy "gimana mbak?" lanjutnya.


"hmm, oke baik lah sepertinya bisa." jawab pelayan tersebut sambil berfikir.


"oke, aku mau lauk yang ini, yang ini, terus yang ini." tunjuk Novi.


"hehe, tadi aku sahurnya cuma sedikit. jadi sekarang sangat lapar." ucap Novi sambil cengar-cengir.


"kamu mau apa mas?" tanya Widy kepada Frans.


"aku terserah kamu aja." jawab Frans sambil tersenyum.

__ADS_1


"yaudah mbak, aku mau ayam geprek sambal jingkrak nya 2, sama jeruk dingin 2 ya. jangan lupa nasi nya di pisah." Widy memesan.


"eh mas kamu suka pedas kan. maaf aku asal pesan saja. soal nya itu menu favorit aku disini." ucap Widy merasa bersalah.


"gapapa sayank santai aja, aku juga suka pedas kok. selera kita sama." ucap Frans sambil mengelus pucuk kepala Widy.


kemudian yang lain pun ikut memesan yang mereka mau. dan benar hanya Novi yang memesan tiga menu dengan seporsi nasi dan satu nasi tambahan. salutnya dia biasa saja.. ya memang Widy dan sahabatnya selalu berlaku apa adanya tidak ada yang ditutupi.


"nov, gila kamu ya. kamu gak malu sama cowok mu? dia aja makannya dikit kamu tiga kali lipat nya dia. astaga..." ucap Rohmah tak habis fikir.


"gapapa, biasa aja kali. aku udah biasa kok." jawab Novi santai "ya kan sayank?" lanjutnya kepada pacarnya.


"iya, santai aja." jawab kekasih Novi dengan santai nya.


"pantasan badan mu tumbuh kesamping, orang makan mu banyak banget." celetuk Dian kemudian.


ya, dibandingkan yang lain Novi memang yang paling gemuk, tapi dia terlihat seksi karena bentuk tubuhnya padat. dan yang paling kurus dan mungil adalah Widy. Widy memiliki tinggi badan hanya 155 cm dan berat badan 42 kg. lumayan mungil..

__ADS_1


tak beberapa lama pesanan mereka pun datang. dan waktu berbuka masih ada 15 menit lagi. jadi mereka menggunakan waktu yang ada untu mengobrol agar tidak terasa, karena sedari tadi Novi sudah tak tahan mencium aroma makanan yang ada di depan mereka.


haii, jangan bosan ya membaca cerita ku.. jujur ini baru permulaan ujian hubungan Widy dan Frans, karena ini Belum ada apa2 nya dibandingkan dengan yang akan mereka alami Nenti... tetap pantengi dan setia disini ya... love you "author".


__ADS_2