PERJUANGAN CINTA BERBEDA KASTA

PERJUANGAN CINTA BERBEDA KASTA
Bab 25. MAMA PAPA PERGI


__ADS_3

Setelah Widy dan teman-temanhya merasa sudah puas bernyanyi dan mengobrol, mereka akhirnya memutuskan untuk pulang.


Sesampainya di rumah Widy yang melihat seisi rumah sedang sibuk langsung menanyakan kepada mama nya.


"ma, mau kemana kok kopernya banyak banget? tanya Widy kepada mama nya.


"paman kamu yang di palembangeninggal, mama sama papa berangkat malam ini juga bersama Oma dan opa. kamu dirumah baik-baik, jaga adik mu karena mungkin mama diaana sampai tujuh harian." jawab mama Widy yang terlihat sangat gelisah.


" iya ma, tapi kenapa kami gak ikut aja ma? " rengek Widy.


" Widy, sekarang kamu sudah kelas 3, dan mungkin sebentar lagi kamu bakalan ujian semester ganjil... mama gak mau kamu terlalu banyak absen. kamu kan belum libur, terus kenapa mama sengaja tinggalin adik kamu itu supaya kamu gak kesepian dan tidak ada yang iri-irian. mama ajak adik kamu muti karena dia memang libur sekolah selain itu kasian kamu kalo nanti dia nangis kangen mama sama papa. " jelas mama Widy.


ya Widy memang memiliki 3 adik, yang pertama Masi sekolah kelas VIII SMP yang ke dua kelas 3 SD dan yang terakhir kelas 2 SD. karena adik yang ke dua dan ketiga jaraknya memang sangat dekat.


"baiklah ma, hati-ya pa..." ucap Widy kepada kedua orang tuanya.


"kamu juga ya!" ucap papa kepada Widy sambil mengelus kepalanya.


"ini uang untuk pegangan kamu selama mama dan papa nggak ada, kalau kamu malas masak beli saja." ucap mama kepada Widy sambil memberikan uang seratus ribuan sebanyak yang tak dihitung. karena saking buru-burunya mama Widy tidak menghitung dan asal ambil saja dari dalam dompetnya.


" nanti kalau kurang mama transfer saja ke ATM kamu ya." sambung mama Widy.

__ADS_1


"iya ma." sawab Widy yang terlihat lesu.


"Hay, kamu jangan nangis. nanti Adek kamu ikutan nangis.!" ucap papa Widy yang terlihat tak tega meninggalkan anak nya.


akhirnya kedua orang tua Widy bersama Oma dan opanya pun berangkat menaiki mobil pribadinya. Widy yang melihat mereka pun melambaikan tangan nya.


setelah itu Widy dan kedua adiknya langsung masuk kedalam rumah dan mengunci pintu.


tak lama Widy langsung memainkan ponsel nya karena tidak dapat tidur. sedangkan kedua adiknya langsung tertidur karena memang suda malam.


tak berapa lama handphone Widy nerdering, tanda ada panggilan masuk.


"frans." gumam Widy


"waalaikum salam, gimana sayank?" tanya Frans setelah menjawab salam.


" gimana apanya mas?" jawab Widy bingung.


"kamu dimarahin gak karena pulang nya kemalaman?" ucap Frans.


"oh, enggak kok." jawab Widy

__ADS_1


"kamu ko belum tidur?" tanya Frans.


"aku gak bisa tidur." jawab Widy


"kenapa? mikirin aku ya...?" ucap Frans dengan PD nya


"enggak kok" jawab Widy.


"terus?" Frans mengkerutkan dahinya mendengar jawaban widy.


" paman ku yang di Palembang meninggal, mama sama papa pergi." jawab Widy


"oh, turut berduka ya sayank" jawab Frans. " udah kamu tidur gih, ini udah malam. besok kan harus saur. ntar kesiangan " ucap Frans lagi.


"iya mas, tapi telvonnya jangan di matiin ya. aku takut." ucap Widy


"iya sayang, oke. udah kamu tidur ya.." bujuk Frans.


"okey, assalamualaikum" ucap Widy


" waalaikumsalam" jawab Frans.

__ADS_1


dan akhirnya Widy pintertidur dengan di temali oleh Frans melalui telvon.


__ADS_2