PERMAISURI TIGA BENUA

PERMAISURI TIGA BENUA
festival bunga


__ADS_3

happy reading


(づ。◕‿‿◕。)づ


Yo minna


i'm commbek maaf lama Yee


sangking padatnya jadwal akhir" ini buka mangaToon aja sampai ngak ada


hufft😔


......................


dengan langkah memburu putri Li melangkah memasuki kediaman pangeran, tak terasa sangking cepatnya ia bahkan hampir sampai di istana angin namun dicegat oleh selir Jiu


"wanita ular apa yang kau berikan pada ibu suri bahkan diberikan baju yang sama dengan yang mulia" tanyanya dengan arogan


"ohh ternyata sang nona berlian, tidak ada yang kau berikan selain hati yang tulus bukan seperti dirimu yang mengharapkan sesuatu"


"jangan sembarang kau kalau berbicara, berikan baju itu pada ku. kau tidak pantas untuk menggunakan" tambahnya lagi dengan mengulurkan tangan


"baiklah. Mey ambil bajunya" perintah putri Li pada Mey


"tapi nona, nona diharuskan mengenakannya saat festival bunga" bisik Mey menginginkan


"ambilkan saja"


"baiklah"


tak lama setelah itu Mey sudah kembali dengan dua buah kotak di tangannya yang satu berisikan baju yang satu lagi perhiasan rambut.


"ini" ucap putri Li sembari memberikan kedua kotak tersebut


"hmmp jangan mimpi bisa bersanding dengan yang mulia"


"tapi asal Anda tahu selir Jiu, kaisar dan ibu suri telah meminta cucunya" bisik putri Li di telinga Selir Jiu


sebenarnya sangat jijik ia berkata demikian namun ia juga tidak ingin kehilangan kesempatan tersebut.

__ADS_1


dengan kesal selir Jiu meninggalkan istana angin putri Li dan putri Li juga memilih untuk masuk ke istananya


di dalam kamar Feng Qi telah menunggu dengan raut wajah yang kusam. bahkan tak sepakat katapun ia lontarkan saat putri Li telah tiba di kamar


"ada apa?" ucap putri Li membuka perbincangan


"pakai saat festival bunga nanti" jawab Feng Qi sembari menyodorkan baju manis berwarna putih bercampur hijau tersebut dan juga beberapa perhiasan rambut yang natural namun tampak sangat indah


"baiklah, jadi kapan kamu datang?"


"sudah dari tadi"


"jangan berbohong, tidak baik untuk selalu memata matai seseorang" ingat putri Li pada Feng Qi


"baiklah baiklah, jangan lupa untuk mengenakannya. suami mu datang sambutlah ia terlebih dahulu. aku pamit" ucap Feng Qi setelah itu pergi


pangeran telah sampai di depan kamar putri Li di istana angin namun putri Li lebih memilih untuk berpura pura tidur agar tidak bertemu dengan pangeran. namun pangeran senantiasa menunggu hingga-


Brak


pintu kamar putri Li yang di dorong paksa oleh dua orang pesuruh selir Jiu.


putri Li yang telah berada di ranjang untuk istirahat memutuskan niatnya dan secepat kilat sebuah sumpit melayang dan menancap tepat di samping kepala selir Jiu.


hal ini membuat selir Jiu terkejut dan langsung berteriak.


"wahh ada apa selir Jiu, apakah pantas bagimu menginjakkan kaki disini kau tidak di undang" ucap putri Li tepat di depan mata selir Jiu sembari mengambil sumpit yang menancap tadi


yah batu beberapa hari setelah ia diperbolehkan oleh ayahnya melanjutkan belajar bela diri dan belajar obat obatan serta racun. putri Li dapat di katakan sudah mulai mahir akan bisa tersebut.


"ada apa?" tanya pangeran pada selir Jiu


namun sangking takutnya selir Jiu tetap diam dan hampir saja ngompol.


"selir anda hanya melihat kecoa ketika masuk tadi yang mulia, dan bisakah kalian bubar hamba ingin beristirahat"


"baiklah maaf mengganggu, aku hanya ingin menyampaikan kalau malam ini akan makan malam bersama di aula di samping kolam"


"baiklah hamba akan datang"

__ADS_1


setelah itu pangeran dan selir Jiu beranjak pergi dan putri Li memilih beristirahat untuk menenangkan amarahnya yang masih berkecamuk


malam hari datang dan mereka makan malam bersama tanpa ada halangan sedikit pun bagi putri Li karena ia juga meminta Kasim Cheng untuk ikut makan bersama-sama.


bahkan pada saat makan putri Li dan Kasim Cheng tampak seperti sepasang suami yang sangat harmonis.


kalau orang orang yang tidak tahu mungkin mereka mengira putri Li dan Kasim Cheng adalah suami istri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


hari yang ditunggu tunggu pun tiba.


yah kini adalah hari festival bunga apalagi bagi para pecinta bunga baik pria maupun wanita akan sangat menantikan hari ini.


berbagai macam pakaian terbaik di kenakan di acara ini. mulai dari negara tetangga maupun tidak diundang oleh ratu Zheng sebagai pemimpin acara festival bunga kali ini.


putri Li juga menjadi wanita yang di tunggu tunggu di istana. karena memang wajah putri Li yang terkenal cantik dan cara berpakaiannya yang anggun membuat para pria menjadikan putri Li wanita favorit di dinasti Zheng.


"pangeran dan putri Li datang"


"selir jiu selir pangeran datang"


"kaisar muda Qi datang"


namun yang menjadi pusat perhatian adalah pakaian yang dikenakan oleh putri Li dan kaisar muda Qi (Feng Qi) terlihat seperti sepasang kekasih dan juga Putri Li tampak lebih menawan dari biasanya.


hal ini membuat ibu suri dan para tamu lainnya terkejut tak lain halnya dengan selir Jiu dan juga pangeran.


pangeran yang menjadikan hari ini yang ditunggu tunggu karena ia akan mengenakan pakaian yang sama dengan putri Li namun harapannya pupus saat bertemu dengan selir Jiu di depan pintu kediamannya saat akan berangkat tadi


*flash back*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


*oke sampai ini aja dulu yah


mumet nih otak buat rangkai alurnya


papay

__ADS_1


(ノ≧∇≦)ノ ミ*


__ADS_2