PERMAISURI TIGA BENUA

PERMAISURI TIGA BENUA
PINDAH


__ADS_3

happy reading


(人 •͈ᴗ•͈)


"maaf yang mulia,selir Jiu pantas. karena istri yang mulia adalah selir Jiu"


"kau juga istri ku Li,dan kau nyonya di kediaman ini" amarah pangeran yang memuncak karena setiap kata yang ia lontarkan dijawab dengan jawaban bak pisau tajam oleh putri Li di sertai senyum pahit.


tidak ada yang mengetahui apa yang dialami oleh putri Li saat kritis tadi sehingga membuatnya berbeda setelah siuman.


......................


"kita tidak melaksanakan sumpah pernikahan yang mulia.hamba hanya melakukannya dengan kasim" ucap putri Li diiringi dengan senyuman pahit mengingat kejadian dimana dapat dikatakan itu melempar kotoran ke wajah ayahnya karena sang putri ditinggal pergi saat pernikahan.


deg...


pangeran menyadari kesalahan yang ia perbuat namun yang tidak ia ketahui bahwa sekarang hatinya telah terpaut pada sang istri. tak ingi mendengar kata kata tajam keluar dari mulut putri lagi pangeran dengan berat hati menyetujui keinginan sang putri untuk memindahkan aulanya atau istana pribadinya ke rumah belakang.


"hari ini juga selesaikan pemindahan istana permaisuri,dan juga beri penjagaan di rumah belakang untuk menjamin keselamatannya" ucap pangeran seraya melirik ke arah putri Li


"terimakasih yang mulia" dengan disertai hormat dan rasa terimakasih putri kembali ke kasur untuk beristirahat karena merasa tubuhnya semakin melemah.


......................


sore hari setelah selesai pemindahan permanen istana permaisuri pangeran ke rumah belakang yang kini diberi nama istana angin seusai keinginan permaisuri pangeran.

__ADS_1


kenapa istana angin?


karena angin membawa kedamaian begitu pula untuk putri Li,dengan menjauhnya ia dari kediaman utama maka akan memberikan ruang bagi pangeran dan selir Jiu untuk lebih mencintai maka ia dengan mudahnya nanti bercerai dengan pangeran.


"nona?? kenapa kamu berubah setelah siuman??" ucap mei dengan penuh tanda tanya


"apakah kamu percaya mei? tentang mimpi yang dapat meramalkan masa depan yang akan terjadi?"


"jangan bilang kalau nona tadi mengalami hal tersebut"


"entahlah mei,mimpi ini telah terjadi berulang kali. namun kali ini terasa lebih jelas bahwa itu bukan mimpi tapi memori ku yang terlupakan kembali lagi"


"aku percaya nona"


"kenapa? tidakkah kamu merasa itu sedikit aneh?"


"maksud mu?"


"aku tidak sengaja mendengar tuan perdana menteri mengatakan bahwa nona memiliki nasib poenix. sehingga dapat melindungi keluarga yang nona cintai"


"tapi di mimpi itu ayah telah meninggal beserta ibu juga" ucap putri Li dengan lirih dan rasa gelisah


"sudahlah nona,tak baik untuk sekarang kamu berfikir terlalu keras. beristirahatlah tubuhmu masih lemah"


"bukankah tadi aku diperiksa oleh tabib?"

__ADS_1


"iya,benar nona. kenapa?"


"apa kata tabib tersebut?"


"ahh ituuu emm,,"


"katakan saja mungkin kita bisa mencari jalan keluarnya"


"tubuh nona diracuni dengan racun yang langka dan dapat membunuh nona kapan saja"


"hmm begitu ya. maka oleh karena itu aku ingin bertemu dengan ayah setelah ia kembali dari perbatasan"


......................


malam hari di kediaman pangeran


"pangeran kenapa kamu kelihatan sedikit kesal dan marah? apa yang terjadi saat aku pergi?" tanya selir Jiu dengan genit


"ahh aku hanya lelah. banyak sekali masalah yang harus diselesaikan akhir akhir ini" ucap pangeran santai namun dalam pikirannya kini bersembahyang putri Li dengan perubahan sifat yang signifikan


segitu aja dulu


besok lanjutin lagi


papay readers

__ADS_1


(。・ω・。)ノ♡


__ADS_2