PERMAISURI TIGA BENUA

PERMAISURI TIGA BENUA
awal mula


__ADS_3

tarik sisss


lanjutt....


(づ。◕‿‿◕。)づ


mungkin ada yang nebak jalan cerita yang ini. kalau baju selir Jiu akan kedodoran/tanggal saat menari.


tapi aku pastikan yang berpikir demikian akan ter undur terlebih dahulu karena aku ingin buat jalan ceritanya agak sulit ditebak.


kepanjangan yaa🤣


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


lamunan Rong Ziyan buyar saat mendengar teriakkan dari selir Jiu. tampak sebuah panah menancap tepat di depannya bahkan para tamu lainnya tak kalah terkejutnya.


dengan reflek Rong Ziyan menghampiri selir Jiu dan menenangkannya. yahh dapat dikatakan ia sangat sangat terkejut akan hal tersebut. namun senyuman terpancar dari wajah putri Li dan diperhatikan oleh selir Luqi.


saat putri Li menatap selir Luqi,dengan cepat selir Luqi membuang pandang dan beranjak meninggalkan aula yang kini dapat dilihat hanya tersisa beberapa orang saja dan pengawal yang datang untuk mengamankan aula.


"Li apa ini pertunjukan dari mu?" bisik Feng Qi saat membantu putri Li berdiri karena dapat dikatakan ia cukup lama duduk karena selir Jiu tidak menghentikan tariannya.


"lihat saja. masih ada lanjutannya namun sekarang aku ingin menemui seseorang yang mungkin akan menjadi sekutu kita kedepannya.


"siapa?"


"kau akan tahu nantinya"


karena merasa ada yang memperhatikannya putri Li beranjak menjauh dari Feng Qi dan memilih pergi dari aula bersama Mey.


benar saja sedari tadi ibu suri memperhatikan gerak gerik Feng Qi saat mendekati putri Li dan kini ibu suri juga menyuruh mata mata untuk memperhatikan pergerakan Feng Qi karena ia tak ingin menantu tercintanya diganggu serta ia juga merasa curiga bahwa putri Li dan Feng Qi memiliki sebuah ikatan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


tepat di taman belakang selir Luqi berhasil keluar dari desakan di aula namun tanpa ia ketahui putri Li mengikutinya.


"benar benar mirip" ucap selir Luqi


"siapa?" tanya putri Li kemudian


terkejut? tentu saja. karena selir Luqi merasa hanya ia dan pembantu terdekatnya yang berada di taman belakang ternyata ia diikuti oleh putri Li.


"apakah aku?" tanya putri Li lagi

__ADS_1


tampak bayang bayang bagi selir Luqi pada putri Li. yahh ia sangat mirip denganny /batin selir Luqi.


"jangan menganggap ku sebagai musuh. mungkin kita akan menjadi sekutu nantinya" lanjut putri Li


"kenapa putri sangat merasa seperti itu. dan sepertinya putri telah mengetahui perbuatan ku"


"hanya trik sederhana itu, tentu saja aku mengetahuinya. karena aku sudah banyak mengalaminya"


"kau mirip dengannya" ujar selir Luqi tiba tiba


"aku? dengan siapa?"


"sahabat ku, Ru Mey"


tanpa diundang air mata mengalir pada Putri Li. Ru Mey yahh itu adalah nama ibunya.


"Anda mengenal ibuku?"


deg


"i ibu? jangan jangan kamu Li Yure?" tanya selir Luqi dengan mata berkaca-kaca


"yahh dari dataran Ming" ucap putri Li dengan menunjukkan token kebangsawanan Ming


dari hal ini juga putri Li mengetahui bahwasanya wanita yang selalu datang pada bayang bayang masa lalunya saat masih bersama keluarganya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


lain halnya dengan selir Jiu yang kini masih shock namun kini entak mengapa tubuhnya tiba tiba terasa panas dan bergairah.


ia merasa sangat sengsara dan menginginkan seseorang bersamanya saat ini. ternyata tanpa disadari pada panah tadi terdapat sebuah kantong yang berisi bubuk haswat yang memiliki efek sangat besar.


namun belum sempat kantong tersebut terlihat oleh selir Jiu dan para tamu telah berhasil diamankan oleh putri Li tanpa ada celah sedikitpun.


saat kesendiriannya di dalam ruangan tiba tiba seseorang pria yang mabuk memasuki ruangan dimana selir Jiu berada.


dan dapat kalian bayangkan apa yang akan terjadi kan???


apalagi bagi readers yang udah pro🤭


tanpa buang waktu baju selir Jiu yang tadinya telah sedikit robek kini telah terbuka (pahami aja yaa).


hak tersebut juga mengundang pria mabuk tadi sehingga hal yang memalukan serta menjijikkan hampir terjadi di ruangan tersebut kalau bukan putri Li,dan anggota keluarga kekaisaran serta tamu lainnya memasuki ruangan tersebut untuk melihat keadaan selir Jiu.

__ADS_1


bahkan kini semua mata tertuju pada selir Jiu yang telah berantakan serta pakaiannya yang dapat dikatakan tidak pantas lagi namun-


plakk


tamparan keras melayang di wajah selir Jiu dari ibu suri


"dasar j*l*n*. kau membuat malu keluarga kekaisaran" bentak ibu suri dan diikuti cemoohan para tamu.


seketika selir Jiu sadar karena tamparan tersebut dan merasa sangat sangat malu akan keadaannya saat ini. tanpa pikir panjang-


"huhuhuu a-aku tidak bersalah. ia memaksaku saat aku kacau tadi huhuhuu. yang mulia percayalah, Jiu tidak bersalah" dalihnya


putri Li yang ingin menambahkan minyak pada api tiba tiba berpura-pura gemetar ketakutan akan hal yang ia lihat dan menggenggam erat ujung baju Feng Qi yang berada di dekatnya.


melihat hal tersebut membuat Rong Ziyan murka dan berkata.


"apakah kau kira sedang membohongi anak kecil? dilihat dari pakaian kau saja dapat di simpulkan kalau kau menyerahkan diri sendiri" ucap Rong Ziyan tajam


"masalah ini akan ditelusuri hingga titik terang, untuk selir Jiu karena berbuat tidak senonoh akan di pukul 50kali dan dijadikan tahanan rumah selama 1bulan penuh. apabila diketahui bersalah akan di penjara seumur hidup" ucap kaisar Zheng kemudian


sehingga para tamu bubar dan lebih memilih untuk tidak ikut campur urusan ini karena mereka percaya kaisar Zheng tidak akan membiarkan hal ini berlalu begitu saja.


namun pria mabuk tadi yang telah dibuat pingsan oleh Feng Qi ditahan untuk sementara.


"yang mulai percayalah, Jiu tidak melakukan apapun" isaknya pada Rong Ziyan namun melihat senyuman kecil terpancar dari putri Li


"DIA BENAR DIA YANG MELAKUKAN INI SEMAU. DIA YANG MEMBERIKAN BAJU INI PADAKU AKU JUGA YAKIN DIA JUGA YANG MERENCANAKAN INI SEMUA" bentak selir Jiu tiba tiba


"bukankah kamu sendiri yang menginginkan bajunya. dan juga tidak mungkin ibu suri mencelakai menantunya sendiri" jawab putri Li dengan mimik sedih dan mempererat genggamannya pada Feng Qi


Feng Qi juga menggunakan hal ini untuk membuat Rong Ziyan bertambah murka dan ia juga mengambil inisiatif untuk menenangkan putri Li.


"kaisar Zheng, ratu Zheng hamba rasa putri Li juga sedikit terkejut akan hal ini. hamba akan pergi menenangkannya"


"yah silahkan" jawab kaisar Zheng sembari memijat keningnya


dengan geram Rong Ziyan pergi begitu saja dan lebih memilih untuk menuntaskan masalah kali ini.


...****************...


dah habis Yee


papay

__ADS_1


(ノ≧∇≦)ノ ミ


__ADS_2