Pernah Muda

Pernah Muda
Tiba Di Rumah Sakit


__ADS_3

saat sarapan tengah selesai bibi udah nyiapin rantang buat dibawa ke rumah sakit dan tak lupa silyana pun ikut ma gw tuk berkunjung ke rmh sakit yang udah di kasih tauboleh bibi di rmh sakit mana andine dirawat


Pertepatan gw keluar rumah , bertepatan pula ayah pulang dari kalimantannya dan mententeng koper dan seragam tentaranya di hadapan gw


" ramdan ? " ucap ayah yg kaget sama halnya ma gw yang tengah terkejut akan kehadiran ayah


" a, ayah " ucap gw yg terbata-bata sekaligus terkejut liat ayah dihadapan gw


ayah melirik di belakang ku ada seorang wanita dan mata nya pun bersinar terpancar jelas di mata ayah


ayah memeluk ku seketika,


" kenapa kamu nak baru pulang, dan aiapa di belakang mu? " ku pun mencoba untuk tidak melelehkan air mata,, namun tersirat sudah rasa hawa panas di muka ku yang amat ku tahan


" dy pacar aku yah " ketika ku lirik silyana yg tengah salting akan pengakuan ku..silyana langsung menyalami tangan ayahku


" terima kasih nak sudah bawa anaku kesini " ucap ayah yg bergembira liatku pulang dan bembawa wanita sesuai harapan ayah


silyana yg tersenyum manis


" ia om sama-sama"


" yah, kita mau ke rmh sakit jenguk andine,"


" oh ya sudah, nanti ayah menyusul "

__ADS_1


***


Di jalan


Silyana yg melirik ke arah ku dan mungkin keheranan atas pengakuanku tadi


" ram gw mau tanya ?"


" ya? "


" napa lo ngaku ma bokap lo ,gw pacar lo? emang sich gw seneng cuma masalahnya gw pgn lo nembak langsung gitu hehe " ucap silyana yg kegirangan dan mengepal ke dua tangan dan mata pun melirik ke atas dan sesekali melirikku seperti membayangkan sesuatu


" supaya bokap gw g nanya-nanya lagi gw hubungan m sapa, kalo gw sendiri kesini mungkin dy bakalan marah sil, maaf udah ngelibatin lo sil"


" g masalah kok hehe "


***


gw parkir mobil dulu sebelum masuk dan terlihat nyokap diem di halaman sambil melirik mungkin udah tau gw pulang dan berkunjung ke rmh sakit


gw pun mendekati nyokap yg tengah terdiam di halaman rumah sakit itu


" mah , Assalamualaikum " mamah terlihat kaget akan kehadiran gw dan tanpa menduganya gw bawa wanita di belakang


" wa,..waalaikum salam " dan mamah pun memeluk gw dengan sedikit dramatis dan tangisan yg deras di pelupuk matanya dan menggenangi bahu gw yg terasa hangat

__ADS_1


" mamah kangen sama kamu ram," mamah melepas pelukan dan memegang kedua pipi gw dan mengecup kening dan kedua pipi gw , gw pun gk kerasa menitiskan air mata yg cukup deras... kaya kambing dengas suara merengek seperti kebanyakan cowo kalo nangis tu gw sadari jelek banget namun gw g bisa kendaliin tangisan gw


silyana yg melihat pun terkejut liat gw yg menangis dipelukan mamahnya kaya beruang peluk kelinci... sungguh memalukan namun bagi gw sangat sangat mengharukan tanpa peduli orang melihat seperti apa...


" jangan lupa pulang ram, kamu masih punya keluarga "


" ia mah maafin ramdan mah "


" walau bagaimanapun kamu , kamu tetep anak mamah"


" iya mah " ucap gw


gw merangkul mamah dan mau masuk ke gerbang terhenti dan tersadar kalo gw bawa silyana yang menarik baju gw sedari tadi hhehe


maaf ya silyana gw lupa


" oia mah , aku bawa pacar aku, kenalin " ucap gw yg sebari ketawa kecil " maaf sayang aku lupa " sebari merangkul silyana dan mamah pun langsung berpusat ke silyana


silyana pun menyambut tangan mamah dan memberi salam , senyum mamah pun merekah liat gw bawa seorang wanita cantik dan imut, dan gw pun bangga kenalin dy ke nyokap


mamah pun langsung memeluk silyana


" tolong jaga anak mamah " bisik mamah ke silyana , silyana oun mengangguk dan tersenyum


***

__ADS_1



__ADS_2