
hari demi hari ramdan menunjukan sisi tak terduganya yg mamahnya menyadari kalo ramdan tidak normal, bahkan ramdan bilang dy ingin sekali mencari jati dirinya.. kalo yg ia bilang lelaki bukan maunya ... disana pun mamahnya terkaget dan masih dalam tidak percaya akan ucapan anaknya
mamahnya mulai berfikir keras akan hal itu, ketidak tahuan sifat anaknya ini membuat mamahnya selalu menyalahkan rasa bersalahnya terhadap sifat yg dimiliki anaknya
" apapun yg terjadi sama kamu nak, kamu tetap anak mamah , anak lelaki satu-satunya di keluarga ini " ucapan itu terus berulang dr mulut sang mamahnya
mamahnya tengah mengusap rambut ramdan yg tengah tertidur lelap... dan kecupan hangat yg mamahnya berikan pada ramdan membuat ramdan membuka mata dengan perlahan
" mah ada apa? " mamahnya menggelengkan kepalanya dan tersenyum
" tidak ada sayang, tidur lagi yah, maaf mamah ganggu tidur kamu nak , mamah sayang kamu nak " ibunya mengusap berulang kali pipi dan rambut ramdan
__ADS_1
" ramdan juga sayang ma mamah " ramdan tersenyum saat itu
Ayah nya pun tengah terduduk santai melihat handpone di atas ranjang menunggu istrinya yg tengah mengecek anak-anaknya seperti biasa tiap ia mau tidur
dan ketika istrinya membuka pintu kamar dan mendaratkannya di ranjang, mamahnya sempat menghela nafas berkali-kali
" ada apa sich mah ? g seperti biasanya ? " ucap ayah yg masih lirik mamah dan ponselnya secara bergantinya, karna tersadar bahwa tingkah istrinya aga sedikit aneh
" yah, kalo ada orng yg ingin mengganti jati dirinya dari laki-laki ke wanita itu, bisa diobati tidak yah? "
" ya intinya itu yah, apa bisa disembuhkan? "
__ADS_1
" mamah ini tumben2 nan ngomongin itu ? setau ayah ya bawa aja ke psikiater dlu , ya ayah harap gda keluarga kita yg datang ke dokter seperti ini " lalu ayahnya pun meletakan hpnya diatas nakas dan menggeser tubuhnya untuk menyiapkan tidur
mamahnya hanya tersenyum getir ketika ayah bilang seperti itu..
apakah itu aib yg jika ramdan seperti itu? bagaimana hal nya anakku jika ketauan suamiku ? gumam mamah ramdan yg ibu suly rahma yuswanto ini selalu khawatir akan keadaan anak sulungnya
Karna didikan ayahnya yg begitu keras... ramdan selalu di sibukan dengan kegiatan bela diri, nge gym udah biasa ia lakukan saat SMP makanya dy memiliki badan atletis dibanding anak seusianya dan keliatan macho di bangku SMP nya
andine yg tengah berusia 10 thn, beda 3thn dengan ramdan, mereka cukup kebilang akrab disaat masih kecil dan tamdan sangat menyayangi adik nya itu ,
hari demi hari saat menginjak perkuliahan ramdan terkuak juga kebiasaan yg mumbuat ayahnya yg bernama Deny hamzah yuswanto itu yg berkedudukan sersan mayor sering memergoki ramdan yg tengah curhat tentang kepribadiannya bersama ibunya, disanalah ayahnya naek vitam ia melontarkan kata2 yg menyakiti ramdan hingga akhirnya ia meninggalkan jakarta dan berkcimpung di Bandung, dengan menempatkannya ramdan di kosan wanita , mungkin ayah deny sengaja biar ramdan bisa bersosialisasi bahkan mencoba melakukan terlarang pun ayahnya tak masalah asalkan anaknya bisa hidup dengan normal
__ADS_1
Muntahan demi muntahan tiap kali ia rasakan ketika melakukan hubungan badan dengan seorang wanita yg menurutnya sungguh tidak ada hasrat sedikitpun, tp ia selalu melakukannya dengan cwe yg menurutnya hiper ato agresif ...
***