Pernah Muda

Pernah Muda
Pertemuan


__ADS_3

Setelah menyatakan persaannya masing2 silyana yg tengah membuatkan makanan kecil untuk ia makan bersama ramdan dirumahnya ,


" sil, kapan orang tua mu pulang? " ramdan tengah sibuk memotong lobah yang mau silyana masak nanti


" nanti jam 7 an lah , papah dan mamah pulang segituaan "


" wah ternyata sayangku bisa masak juga ya hehe " ledek ramdan saat silyana tengah sibuk membuatkan hidangan itu untuk ramdan dan menyambut orang tuanya juga


" emang gw g keliatan tukang masak gitu?


" gakkk " singkat ramdan dengan ketawa nya yg menggelegar


" ikh sialan deh " silyana memukuk ramdan yg tengah ketawa sambil memotong sayuran di hadapannya


" yaaaa. .. maaf hehe , abisnya aku baru liat km masak kaya gini "


" ya kan aku males aja, padahal gini2 juga aku pintar masak tau ram "


" ia iah deh,,, sayangku pintar masak " ramdan tersenyum sambil mengusap rambutnya silyana


Tepat jam 7 malam ternyata benar saja orang tua silyana pulang kerumah, Disambut silyana dan ramdan membuat ayahnya silyana bertanya2

__ADS_1


" loh ada tamu ternyata " tatapan tajam tertuju dr ayah silyana kepada ramdan


" malam om, saya temen silyana " ramdan mengasongkan tangannya ke arah ayah silyana dan ibu silyana jg


" tante , nama saya ramdan "


ibu silyana langsung menyambut hangat kedatangan ramdan


" oh ia, tante inget !! kamu yg nongoling anak tante dr mantanya silyana kan? duh makasi ya nak ramdan udak nolongin anak tante " senyum ibu silyana menyambut hangatnya ramdan


" ia tante sama2 "


" titip silyana ya di bandung, maaf karna om dan tante kurang bisa merhatiin anak om " ucap ayah silyana


dan mereka pun berjalan beriringan ke tempat makan


" wah siapa yg masak nih? "


" aku dong pah, ramdan jg ikut bantu "


saat orang tuanya duduk , ramdan langsung menancapkan perkataannya di hadapan orang tua silyana

__ADS_1


" maaf om tante sebelumnya kalo saya kurang sopan, sebenarnya kedatangan saya kemari ingin minta restu om sama tante "


kedua orang tua silyana saling bertatap muka


" loh minta restu tante? " seketika orang tua silyana itu ketawa


" kalian ada hubungan juga? om sich g keberatan anak om berhubungan dengan siapapun juga, asalkan om harap bisa bahagiakan silyana , menjaga dan lindungin anak om "


" bukan hanya itu om, saya ingin silyana jg menuntaskan kuliahnya di bandung om, karna kemarin juga ada kabar kalo silyana pergi tanpa bilang ke pihak kampus , "


" bener itu sayang? katanya kamu cuti? " ucap ibu silyana yg keheranan


" maaf mah " silyana tertunduk


" begini nak ramdan, om juga udah curiga akan sikap anak om yg tiba2 ada disini , makasi juga nak ramdan datang menemui kami selaku orang tua silyana, om harap silyana jg bisa nuntasin pendidikannya , gimana menurut silyana? apa anak kesayangan papah mau kan lanjutin kuliahnya? bukannya itu cita2 kamu dr kecil ingin jadi dokter? "


" ia pah, cuma silyana ingin nenangin pikiran dulu disini dan silyana pun kangen ma papah dan mamah disini "


" yah mamah g larang kamu sich untuk kesini, tp setidaknya kamu kasih tau donk yg sebenarnya "


" ya udah makan dulu aja ya, papah udah laper, nanti kita terusin lg pembicaraannya " potong ayahnya silyana

__ADS_1


Mereka pun makan bersama dengan hikmat dan ramdan pun melihat sisi keluarga yg hangat dan menyambut dirinya itu, tanpa ada pertentangan dr kedua orang tua silyana yg bisa dilihat berbeda dr keluarga lain yg terkesan banyak lontaran akan kehadirannya



__ADS_2