
Begitu pula ramdan yg masih kesedihannya menyelimuti diri sendiri g bisa menceritakan hal yg besar itu pada keluarganya , mungkin dengan berganti cepatnya wanita membuat keluarga ramdan selalu bertanya namun mereka tahan, karna ramdan g pernah menceritakan penderitaannya kepada keluarga nya, kecuali ibunya !!
Namun ibunya tak tau akan hal mengenai rania, meski ingin bertanya. mungkin ibunya tak enak karna ada silyana saat itu di sisi ramdan,
***
Hampir seminggu silyana tak pulang ke kosan, ramdan mulai bingung dan mencari silyana ke tiap temannya pun ia bertanya tentang keberadaan silyana namun tak kunjung bawa hasil...
Ramdan berjalan di lorong kosan dan meliring kamar yg ditempati silyana itu ... ia pun masuk dengan kunci cadangan yg selalu ia bawa , karna ramdan emang punya kunci itu, kunci semua kamar kosan , mungkin kalo dy tukang jail, bisa jadi dy bebas jailin orang yg di kosanan bwt dy jailin
Ato kalo dy niatan tukang rampok, dy juga bisa rampok semua yg ada di kamar kosan masing2.. tp Ramdan tidak seperti itu ,,
Ia buka pintu yg bercat coklat itu dan masuk, keberadaan kamar kosnya silyana tampak acak-akan , ramdan hanya tersenyum pelik melihat keadaan kamar itu
" kamar cewe kaya gini, gda bedanya sama rini hhe " ucapnya sambil meletakan buku yg jatuh di atas lantai entah karna penyebab apa buku itu berserakan di lantai ..
__ADS_1
namun ia sadari ada sim card kecil untuk ponsel , dy pun menemukan itu tergeletak di dekat tong sampah kecil.. mungkin niatnya ingin membuang namun meleset tidak ketempatnya
Ramdan meraih kartu itu dan mencoba mencoba mencari peniti disana untuk dimasukannya card itu ke dalam ponsel
saat sim card itu masuk dan menyala taunya itu sim card yg dy kasih untuk silyana waktu silyana sering di teror mantan pacarnya dan tersematkan nama untukku " penjaga hati "
ramdan melirik nomor itu dan ternyata itu no ramdan,
Ramdan menangis seketika disana namun dengan pelannya dy mengucap
" kemana lo sil, gw kangen ma lo "
"Dapat ,, makasi ya tuhan soga itu petunjuk untuku "
Ramdan pun bergegas ke alamat itu yg ia temukan di balik foto,
__ADS_1
" Smoga lo disana sil "
karna ramdan sebenarnya ingin menyerah akan hal itu, karna saat ramdan mendatangi rmhnya, namun tak sedikitpun ada tanda orang di dalam sanah dalam seminggu hampir tiap hari ramdan mendatangi rumah itu
Ramdan bergegas membawa tas dan ingin menyusul alamat itu...
" mas mau kemana? " mail tak sengaja berpapasan dengan ramdan di gerbang pintu
" gw mau nyusul silyana il, lo jaga baik2 ya kosan ini , gw pergi dulu "
" siap mas. mas mau cari kemana? "
"surabaya " ramdan pun berlalu dan mencegat angkot disana untuk menuju kereta api.. ato bis , apapun itu asalkan dy sampe ke tujuannya...
" apa yg lo pikirkan sil? knp lo g bisa bertahan buat nungguin gw sil? " ramdan terus bergumam dalam hatinya
__ADS_1
" gw g bakal ragu lagi buat suka ma lo sil, gw bakal perjuangin perasaan gw ma lo "
Ramdan tersadar kalo silyana udah ngerebut hatinya , namun ramdan terus menyangkal hal itu , tapi kali ini dy ingin kehidupan baru dan berubah , demi wanita ygvia cintai ...