Pernah Muda

Pernah Muda
Penjaga warung


__ADS_3

Surabaya


Jalan tempuh hampir setengah hari, ramdan pun tak putus asa untuk menemukan alamat itu meski dalam keadaan subuh... ya walau rasa lelah dan ngantuk ia rasakan


Dy mencari musola ato masjid untuk sekedar mengendorkan kakinya yg berjalan tanpa henti,


" Haaah gw gkan menyerah sil "


tepukan di bahu membuat ramdan tersadar dari duduknya


" Mas kalo mau duduk jangan disini, mending di dalam aja mas " sesosok laki2 memberi tawaran untuk kedalam mesjid


" oia mas makasi tapi saya cm sebentar kok mas, mau regangin otot kaki saya " ucap ramdan pada laki2 itu


" mas mau kemana? kok sepertinya bukan org sini "


" saya mencari alamat ini mas " ramdan pun menyodorkan foto itu kepada laki-laki yg ia temui di mesjid ,


meski sebelum membalikan foto itu, laki-laki itu sedikit keheranan karna ramdan mengasongkan foto bukan kertas polos yg tertulis alamat


laki-laki itu membalikan foto dan ternyata emang ada alamat nya


" ini g jauh kok mas dr sini , mas lurus saja nanti ada warung kecil , kalo g salah alamat ini deket sama warung itu mas "


" oh makasi ya , "


" oya mas. kalo boleh saya tau , mas dr mono yo? "

__ADS_1


" saya dari bandung mas " ramdan pun tersenyum


" kalo begitu saya permisi dulu ya mas. makasi dah kasih tau " lanjut ramdan


" oh sama2 mas "


Ramdan pun melanjutkan perjalannannya dg berjalan kaki dan melirik rumah yg ada di depan warung itu ternyata benar adanya ...


Ramdan melirik - lirik keadaan rumah itu dan mendapati mobil silyana ygvselalu ia pakai kemana aja


" ketemu lo sil, "


ramdan tak langsung ke dalam , namun dy malah ke warung untuk sekedar bertanya dan memakan makanan ringan


" ibu jualan mi rebus? " ucap ramdan ke pemilik warung itu


" satu aja bu, kalo ada pake cabe rawitnya sama telor ya bu "


" yowes mas , " ucap ibu itu dan segera memasakan pesanan ramdan


hampir 10menit ramdan menunggu mi nya pun jadi


" ini mas, "


" makasi ya bu "


" oia mas ini dari mana toh? kok ibu tak pernah liat ya? " ibu itu menanyakan dengan baha indonesia namun logat dan ciri khas jawa masih medok ia ucapkan

__ADS_1


" dari bandung bu " dan ramdan pun menyimpan mangkok itu di atas kursi dan mencoba mendinginkannya


" bu kalo boleh saya tanya , penghuni rumah itu suka keluar rmh gk? "


" ia mas, mas kenal sama pemilik rumah itu? "


" iya bu,"


" lah napa mas nunggu disini toh? napa nda masuk saja mas? "


ramdan tersenyum ke pemilik warung itu


" saya ingin nunggu dy keluar bu "


" oh , paling siang kesini mas, itu mba silyana suka jajan disini , suka rebus mi juga kaya mas , makanya saya suka nyediain cabe rawit buat mba silyana , baru 5hr disini tapi si mba nya ramah ya" ibu warung itu menceritakan silyana yg suka makan mi, karna dirumah ygv besar itu gda pembantu nya, dan selalu sendirian dirumah kalo dari pagi sampe malem, karna malemnya orang tua silyana baru pulang


Hampir satu setengah jam ku menunggu di warung, ternyata benar aja yg ibu warung itu cakap.. silyana emang sering mampir ke warung itu yg di jaga Ibu sumarti, nama pemilik warung itu memperkenalkan diri dan ramdan pun begitu, ramdan bergegas masuk ke warung ibu itu , yg udah di sepakati ramdan dan ibu itu untuk mempersilahkan ramdan melayani pembeli yg bernama silyana


" bu biasa ya , telornya setengah mateng " ucap silyana yg anteng mainin hp tanpaelirik penjaga warung


" Maaf neng, ibunya ke belakang dulu ,"


silyana aga heran, masa di suraba ada yg menyebutkan ciri khas bandung


silyana melirik penjaga warung itu yg ramdan memakai topi dan tertunduk ke bawah , membuat silyana keheranan dan tidak jelas dg sosok itu


" oh penjaga lain ya, mie kuah pake cabe nya 5 aja ya mas, telornya setengah mateng " ramdan tanpa menoleh keberadaan silyana, dy pun langsung memasakan pesanan mi nya..

__ADS_1


__ADS_2