PERTARUNGAN INTERNET

PERTARUNGAN INTERNET
Chapter 12


__ADS_3

Pedagang tersebut pun datang meletakkan bubur di meja, Su Lan dan Du Fan pun berhenti bercerita lalu memakan bubur tersebut. Setelah selesai makan Su Lan dan Du Fan pun pergi ke tempat misi tersebut yaitu air terjun curam yang berada di perbatasan kota awal.


Misi yang diambil Su Lan dan Du Fan adalah mengambil buah, bunga dan daun daunan herbal. Tingkat kesulitan misi ini adalah D dan hadiahnya ditentukkan oleh seberapa banyak tanaman herbal yang bisa didapatkan.


Setelah keluar daerah organisasi Lust.


-"Wah.. Aku baru sadar ternyata daerah organisasi kita itu cukup luas" Su Lan berhenti dan melihat sekeliling.


-"Haha, mungkin ini sebesar 1 kecamatan di dunia asli"


-"Mungkin kau benar, tapi apakah masih lama sampai di tempat tujuan?" 


-"Menurut peta ini, kita sedang berada di sini dan tempat tujuan kita berada di sini, waktu tempuhnya sekitar 3 jam dengan kecepatan segini" Du Fan mengeluarkan peta hologram.


-"Hmm.. Apakah kau mau lomba lari denganku? Yang sampai duluan di sana akan mendapatkan hadiah paling besar, apakah kau mau?"


-"Baiklah, aku yang hitung, 1 2 3 mulai.."


Su Lan dan Du Fan pun berlari, perjalanan yang seharusnya menghabiskan waktu 3 jam ditempuh dengan berjalan kaki, berhasil menjadi 1 jam.


Setelah sampai di air terjun curam.


-"hos hos hos.. Huh, aku tidak akan mengikuti saranmu lagi" Du Fan terlihat kecapekan.

__ADS_1


-"Jangan begitu, kalau aku yang kalah, mungkin yang kau katakan saat ini berbeda, hehe" Su Lan sedikit bercanda gurau.


-"Mungkin kau benar. Sekarang kita akan mencari tanaman herbalnya, biasanya ada di dekat kolam"


-"Bentuknya seperti apa?"


-"Bentuknya seperti bunga melati, buahnya seperti buah beri, daunya seperti daun jambu air"


-"Ok, aku akan mencarinya"


Tidak berselang lama Su Lan dan Du Fan berhasil menemukan tanaman herbal tersebut. Ketika Su Lan mencabut tanaman tersebut, air terjun yang turun dari atas tiba tiba mengering, tanah berguncang.


-"Ada apa ini?" Tanya Su Lan.


Su Lan dan Du Fan terlihat khawatir, beberapa saat kemudian tanah berhenti berguncang. Su Lan dan Du Fan pergi ke kolam, tanah yang mereka injak ternyata rapuh, dan mereka terjatuh ke dalam tanah.


-"Bagaimana cara kita naik ke atas?" Tanya Du Fan.


-"Pertama kita harus menelusuri lubang ini dulu, ini terlihat seperti galian mungkin saja ada barang berharga"


-"Baiklah"


Su Lan dan Du Fan menelusuri lubang tersebut selama berjam jam, mereka sampai di ujung lubang dan mereka melihat hewan besar seperti marmut yang sedang tidur.

__ADS_1


-"Apakah hewan itu berbahaya?" Bisik Su Lan.


-"Entahlah aku tidak pernah mendengar atau membaca buku tentang hewan"


Su Lan dan Du Fan berbisik bisik dan maju ke dekat marmut tersebut, marmut tersebut pun membuka matanya. Su Lan dan marmut tersebut bertatapan, marmut itu terlihat marah, dia mengeluarkan duri dari tubuhnya, marmut tersebut bergelinding ke arah Su Lan dan Du Fan.


-"Hey, itu marmut atau apa" Tanya Su Lan sambil teriak.


-"Mana ku tau, yang penting kita lari saja dulu" 


Setelah lama berlari Su Lan dan Du Fan sampai di jalan buntu.


-"Bagaimana ini?"


-"Hmm, lihat info dia dulu" Mata Du Fan berubah dan info tentang hewan tersebut terlihat.


Nama : Marmut


Jenis : Tikus


Level : 40 


Info tersebut tersusun dari atas ke bawah.

__ADS_1


__ADS_2