
-"Hey, jangan main trobos dong!!" Teriak Su Lan sambil melotot.
-"Kau anak baru tau apa? Aku tunggu kau di luar" Jawab senior yang memotong barisan tersebut.
-"Kenapa kau memarahinya, dia itu senior yang cukup kuat loh" Senior lain memberi nasehat kepada Su Lan.
-"Aku hanya tidak senang saja dengan perbuatannya" Su Lan mengepalkan tangannya.
"Ya sudah, perkenalkan nama ku De Ta" Mengulurkan tangan kepada Su Lan.
-"Namaku Su Lan" Sambil bersalaman.
Setelah selesai mengambil seragam dan lencana organisasi, Su Lan mendapatkan lencana tingkat 5. Lencana memiliki 15 tingkat dan dibagi menjadi beberapa golongan, tingkat 1-5 lencana C, tingkat 6-10 lencana B, tingkat 11-14 lencana A, dan tingkat 15 adalah lencana khusus. Semakin tinggi tingkat dan golongan lencana maka mempunyai fungsi yang lebih bagus pula. Para senior yang datang ke ruangan Administrasi bermaksud untuk meningkatkan tingkatan lencananya.
Su Lan pun mengganti seragamnya lalu pergi keluar untuk mendatangi senior tersebut.
-"Lebih baik kau tidak usah ladeni dia" Senior De Ta memberikan nasehat kepada Su Lan.
-"Tidak apa, aku hanya ingin mengobrol dengannya" Berjalan menuju keluar.
Setelah Su Lan keluar ternyata tidak ada senior yang membuat onar itu. Akhirnya Su Lan memutuskan untuk pergi ke asrama.
__ADS_1
Su Lan merasakan ada yang mengikutinya.
-"Apakah ada yang mengikuti ku?" Pikirnya. "Keluarlah kau wahai penguntit!" Teriak Su Lan.
Tidak berselang lama seseorang keluar, ternyata orang tersebut adalah senior yang membuat onar.
-"Mau apa kau mengikutiku?" Kaki Su Lan tampak bergetar tapi dia tetap berani.
-"Aku hanya ingin menyelesaikan masalah yang tadi" Jawab senior tersebut dengan sopan.
(Huft) Su Lan menghela nafas dan merasa baikkan.
-"Ooo, jangan dipikirkan. Aku juga minta maaf, siapa namamu?" Su Lan juga menjawab dengan sopan.
-"Perkenalkan namaku Su Lan" Sambil bersalaman. "Baiklah aku harus pergi ke asrama" Su Lan pun pergi.
Seseorang keluar dari bayangan.
-"Haha bagus, kau sudah menjadi anak yang baik" Menepuk pundak Telo Dor.
-"Haha" Telo Dor tampak berkeringat dingin.
__ADS_1
-"Karena kau sudah bersikap baik pada junior, aku hanya akan memberi pelajaran karena kau berani memotong antrianku" Cahaya rembulan menerangi, ternyata orang ini adalah De Ta.
-"Terima kasih atas kebaikanmu" Telo Dor terduduk lemas.
Di luar gedung asrama.
-"Hmm, apakah disini tempatnya?" Su Lan merasa bingung karena ada 2 gedung.
-"Su Lan, disini" Du Fan memanggil dari tingkat 2 di gedung seberang.
Su Lan pergi ke gedung yang berada di seberang, dan bertemu dengan Du Fan di lobby.
-"Masukkan lah lencana mu di situ untuk mendapatkan kunci asrama" Du Fan menunjuk ke arah alat yang berbentuk seperti vending machine.
Su Lan pergi ke alat tersebut lalu memasukkan lencananya, setelah beberapa detik keluar lencana dengan kunci asrama. Kamar Su Lan berada di tingkat 5 karena lencana yang dia punya juga berada di tingkat 5.
Saat di lift asrama.
-"Tidur lah lebih awal karena akan diadakan acara penerimaan anggota baru di aula. Itu saja ya sudah aku duluan" Lift berhenti dan Du Fan pergi ke kamarnya.
-"Terima kasih atas infonya" Lift pun naik ke atas.
__ADS_1
Sesampainya di kamar Su Lan. "Aku harus menguasai jurus yang ku ambil di perpustakaan" Su Lan mengambil buku yang berada di penyimpanan dan duduk di kasur. Setelah beberapa saat Su Lan telah berhasil menguasai halaman pertama lalu pergi tidur.