
-"Apa kegunaan dari kartu ini?" Tanya Su Lan sambil memegang kartu id tersebut.
-"Kegunaannya sama seperti lencana tapi kartu ini lebih canggih, dia dapat beroperasi dengan menggunakan sistem suara dan dia memiliki kecerdasan buatan"
-"Bisakah kau memberikan contoh?"
-"Contohnya saat kau menyuruh untuk mengeluarkan uang maka uang tersebut akan keluar sesuai jumlah yang kau mau. Jika kau masih belum paham aku akan mempraktekan cara memanggil dan memasukkan. [Sistem summon Bow of Jade]"
Muncul sebuah busur di tangan No Pe "Keren bukan? Jika kau ingin memasukkannya tinggal sebut [Sistem pull Bow of Jade]" Busur tersebut menghilang dari tangan No Pe "Ini sangat mudah untuk digunakan"
-"Baiklah kalau begitu, apakah disini ada asrama anggota?"
-"Kartu id juga dapat menuntunmu mu ke asrama, membukakan pintu, mengisi air mandi, memesan barang, kau tinggal sebut sistem.."
-"ah ya ya, aku tau bahasa inggris tidak perlu mengajarkan aku [Sistem open Map]" Muncul hologram daerah organisasi dari kartu id tersebut.
-"Haha, pintar juga kau"
-"Terima kasih atas bantuannya" "No Pe? Juara 3 di pertarungan dulu, penampilannya berubah sangat jauh" Benak Su Lan.
Su Lan pun pergi mengikuti map tersebut, di tengah jalan Su Lan bertemu dengan San Tuy.
-”Hei, Su Lan apakah kau baru keluar dari perpustakaan?" San Tuy menghampiri Su Lan.
-"Iya"
__ADS_1
-"Bagaimana kalau kau ikut aku ke tempat latihan!"
-"Hmm, boleh juga. Dimana tempat latihanmu?"
-"Kau tinggal ikuti aku saja"
San Tuy menuntun jalan dan Su Lan mengikuti San Tuy dari belakang, setelah 45 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat latihan San Tuy yang berada di luar daerah organisasi.
-"Ayo masuk" San Tuy membuka pintu.
-"Hey San, siapa itu yang kau bawa?" Tanya seorang pria yang sedang latihan tinju boxing.
-"Dia Su Lan, dia temanku dari organisasi"
-"Salam kenal" Su Lan memberikan salam dengan menundukkan wajahnya.
-"Hey Dior, kenapa kau masih latihan tinju. Apakah hari ini kau libur kerja?" Teriak San Tuy sambil mengambil air dari dalam kulkas.
-"Aku cuma ingin pemanasan sebentar, kalau gitu aku pergi kerja dulu, anggap saja ini rumahmu Su Lan"
Dior No pun pergi keluar, meninggalkan Su Lan dan San Tuy didalam.
-"Ini minumlah" San Tuy memberikan air kaleng.
-"Terima kasih, kalau boleh tau dia kerja apa?" Tanya Su Lan.
__ADS_1
-"Dia kerja sebagai pekerja bebas, dia mengambil misi apapun"
-"Oohh, lalu untuk apa kau membawaku kesini?"
-"Sebenarnya aku membawamu kesini karena disini terdapat ruangan untuk mempercepat pelatihan, mungkin kau tertarik untuk mempelajari buku buku yang kau ambil tadi"
-"Apakah ada bayaran untuk pemakaian?"
-"Tentu saja tidak, aku hanya ingin mempererat pertemanan kita. Mungkin saja nanti aku membutuhkan bantuanmu"
-"Kalau itu maksud dan tujuanmu mengajakku kesini, maka aku dengan senang hati menerima tawaranmu"
-"Haha"
-"Apakah aku sudah bisa memakai ruangan tersebut sekarang?"
-"Tunggu dulu, karena didalam masih ada orang dari perkumpulan kami yang menggunakannya"
-"Perkumpulan? Perkumpulan apa?"
-"Nama perkumpulan ini adalah [Request and Leave]"
-"Kenapa diberi nama seperti itu?"
-"Ya tentu saja, karena ini terinspirasi dari tingkah laku para player sampah yang masuk organisasi hanya untuk meminta dan langsung keluar saat sudah mendapatkan apa yang dia mau"
__ADS_1
-"Tujuan dibentuknya perkumpulan ini untuk apa?"
San Tuy pun berdiri.