PERTARUNGAN INTERNET

PERTARUNGAN INTERNET
Chapter 3


__ADS_3

Tes yang pertama adalah tes ketahanan, para peserta harus membawa batu seberat 100 kg dan menempuh jarak 10 km dari tempat pendaftaran/tes pertama ke tempat tes berikutnya.


-"Jika kalian tidak sampai di tempat tes berikutnya saat matahari terbenam, jangan harap bisa masuk organisasi ini!!" Teriak seorang panitia yang duduk di menara pengawas.


-"Apaa?!" Seluruh peserta keheranan karena omongan panitia tersebut.


-"Bagaimana aku bisa lulus tes pertama ini? padahal sebentar lagi jam 4 sore" Gumam Du Fan yang sangat khawatir.


-"Tenang saja, setiap ujian pasti ada jalan keluar" Sebuah cahaya dan bintang muncul dari wajah Su Lan, memancarkan cahaya yang tidak berlangsung lama.


-"Mungkin kau benar" Dengan perasaan pasrah dan tidak bersemangat Du Fan mengepalkan tangan dan mengangkatnya.


Tiba tiba muncul suara teriakan, yang membuat seluruh peserta merasa gugup.


-"Tes pertama dimulai!" Waktu menunjukkan jam 4 sore pas.

__ADS_1


Para peserta mulai mengangkat batunya dan mulai berlarian menuju tempat tes berikutnya, kecuali Su Lan.


"Hey, Su Lan ayo!" Du Fan yang sudah mengangkat batu dan sudah siap berlari mengajak Su Lan berangkat.


-"Jangan terburu buru, letak lah batu mu" Dengan wajah serius, Su Lan berdiri dan bersiap untuk berlari.


-"Kenapa? Mereka sudah mulai berlarian" Du Fan meletakkan batunya.


Su Lan mulai berlari dan para panitia tersenyum, entah apa yang membuat panitia tersenyum.


-"Ikut lah aku, aku akan menjelaskannya padamu diperjalanan" Menoleh ke arah Du Fan yang berada di belakang.


-"Kenapa aku menyuruhmu meletakkan batunya kembali, karena tes kali ini menyuruh kita membawa batu bukan mengangkat batu itu selama perjalanan. Kemungkinan disana akan ada batu dari para senior yang lulus dulu" Su Lan menjelaskan panjang lebar tentang alasan dia menyuruh Du Fan meletakkan batunya kembali dan tidak sadar sudah melewati seluruh peserta yang mengangkat batu.


-"Tapi kalau di sana tidak ada batu bekas senior, bagaimana nasib kita?" Du Fan masih ragu dengan keputusan Su Lan.

__ADS_1


-"Ya, kalau di sana tidak ada batu bekas senior, maka kita akan gagal dan ikut tes organisasi yang lain" Su Lan menggaruk pipinya yang terhadang oleh topeng.


-"Hahhaha" Du fan tertawa karena merasa putus asa dan bahagia.


Akhirnya Su Lan dan Du Fan sampai di depan gerbang dan benar saja banyak batu bergeletakkan di dekat gerbang. Lalu diikuti oleh 3 orang yang juga tidak membawa batu, mereka lalu masuk ke tempat tes berikutnya tersebut.


-"Selamat, selamat bagi kalian yang telah lulus tes pertama ini" Seorang panitia meloncat dari menara pengawas.


-"Apakah yang lain akan lulus juga?" Tanya Du Fan yang tidak percaya dia lulus tes pertama.


-"Mungkin saja ada yang lulus, karena tahun lalu hanya 3 orang saja yang lulus, sekarang ikuti aku" Membalikkan badan dan menuju ke perpustakaan.


Di dalam perpustakaan yang besar dan megah.


-"Wahh, besar sekali. Apakah buku disini lengkap?" Pikir Su Lan.

__ADS_1


-"Tes kedua adalah memilih buku jurus yang ada di sebelah kanan, setiap buku memiliki masalah yang harus diselesaikan. Kalian tidak boleh ke lantai dua ataupun ke lantai yang lebih tinggi, kalau kalian sudah mendapatkan bukunya, pergi lah keluar, ingat kalian hanya boleh mengambil 2 buku" Panitia tersebut langsung pergi meninggalkan mereka.


Mereka berlima tanpa sepatah kata pun langsung berpencar mencari buku yang mereka sukai dan dapat dikuasai.


__ADS_2