
Su Lan meletakkan tangannya di rak buku dan menjatuhkan salah satu buku.
-"Aneh bagaimana buku ini bisa terjatuh" benak Su Lan lalu Su Lan mengambil buku tersebut "Buku pengetahuan? Apakah buku ini berisi pengetahuan? Jika iya beruntungnya aku, untuk sekarang 3 buku saja sudah cukup" Benak Su Lan.
Su Lan pun turun ke lantai dasar yaitu lantai 1 dan pergi ke pengurus untuk menunjukkan buku yang dipinjamnya. Sesampainya di tempat pengurus, Su Lan terkejut bahwa yang menjaga tempat tersebut adalah pengurus yang tadi dia temui di lantai 3 dan pengurus tersebut sedang membaca sebuah buku.
-"H.. Halo" Ucap Su Lan gugup.
-"Oh hai, apakah kau sudah selesai mencari buku?" Jawab pengurus tersebut dan meletakkan buku yang dibacanya.
-"Sudah, aku hanya mengambil 3 buku"
-"Sini bukunya biar ku masukkan informasi peminjamnya"
Su Lan memberikan bukunya, lalu pengurus tersebut pun mengisi informasi yang diperlukan.
-"Kalau boleh tau, buku apa yang sedang anda baca?"
-"Buku ini? Buku ini tentang cara membunuh tanpa disentuh" Pengurus tersebut mengangkat bukunya.
(Glek) Su Lan menelan air liurnya.
-"Kenapa? Apakah kau mau mempelajarinya? Jika kau mau mempelajari buku ini maka kau juga harus mempelajari 2 buku yang lain" Pengurus tersebut mengeluarkan 2 buku yang lain "Yang ini buku penjinak binatang dan satunya buku penyimpanan"
-"Buku penyimpanan?"
-"Ya, tapi aku belum pernah membuka bukunya"
__ADS_1
-"Hmm.. Kalau begitu apakah aku boleh meminjam semua buku ini dan buku yang tadi kupilih?" Su Lan menunjuk 2 buku yang dikeluarkan pengurus tersebut.
-"Berarti kau meminjam 6 buku, jika kau sanggup mempelajari semuanya maka aku akan meminjamkannya"
-"Terima kasih"
-"Siapa namamu?" Pengurus tersebut mengambil 2 buku tersebut untuk diisi informasinya.
-"Namaku Su Lan"
-"Su Lan? Aku seperti pernah mendengar namamu"
-"Benarkah? Kalau boleh tau nama anda siapa?"
-"Namaku No Pe, aku adalah ketua pengurus di cabang ini" Sambil mengisi informasi.
-"Haha, tidak usah sungkan. Ini bukumu sudah selesai diisi, jika kau sudah mempelajari seluruh isi dari bukunya letak lah di tempat itu" No Pe menunjuk tempat seperti pembuangan sampah.
-"Apakah anda yakin tempat itu?"
-"Tenang saja, itu bukanlah tempat sampah melainkan itu teknologi terbaru untuk menyusun buku buku"
-"Pantas saja tempat itu terlihat sedikit bersih"
-"Sedikit?" No Pe menatap tajam ke arah Su Lan
-"Saya hanya bercanda, kalau begitu saya akan pergi dulu" Su Lan berjalan keluar.
__ADS_1
-"Kau mau pergi kemana?"
-"Aku mau pergi mengambil seragam dan lencana organisasi"
-"Kau mau mengambil dimana? Tempat mengambil barangnya ada disini"
-"Kukira ada tempat yang lain" Su Lan kembali masuk ke dalam.
-"Ukuran seragammu apa?" Tanya No Pe sambil berdiri didepan mesin.
-"XL saja"
-"Tunggu sebentar, seragamnya sedang dibuat"
-"Baiklah"
Seragamnya Su Lan dibuat oleh mesin jahit yang sangat canggih.
(Ting) bunyi pemberitahuan dari mesin jahit tersebut.
No Pe mengambil seragam dari mesin jahit tersebut.
-"Ini seragam mu dan ini kartu identitasmu atau biasa kami sebut kartu id, letakkan sidik jarimu di kartu tersebut di bagian kotak itu"
-"Yang ini?" Menunjuk kotak di kartu id tersebut.
-"Iya"
__ADS_1
Su Lan pun meletakkan jarinya di kotak tersebut. (Scan berhasil) muncul tulisan di kartu id tersebut.