
Su Lan menemukan berbagai macam buku "Penghancur besi, Perusak moral, Tusukan api" Su Lan hanya melihat dan lanjut berkeliling. "Mati tanpa disentuh, mungkin ini tidak buruk" Su Lan mengambil buku tersebut lalu dia berpindah ke alam bawah sadar. Sebuah pedang besar mengarah ke Su Lan, "Waoh, apa apaan ini kenapa pedang besar ini ada di hadapanku?" Su Lan menyentuh pedang besar tersebut dan langsung tersadar. Dia memegang rak buku lalu berdiri membuka tombol penyimpanan untuk menyimpan bukunya, tetapi di sana ada sebuah naga dan pedang, Su Lan mengeluarkan naga dan pedang tersebut, lalu muncul sebuah perintah.
-"Hewan peliharaanmu harus memiliki nama"
-"Hmm, bagaimana kalau Torsi?" Sambil mengelus leher naganya, naganya pun tampak senang. "Baiklah namamu adalah Torsi" Setelah di beri nama, naga itu terbang menuju ke lantai satu yang berada di sebelah kiri yaitu buku pengetahuan. Naga itu berdiam diri di depan buku "Penjinak binatang? Apakah buku ini berguna? Ya tidak apalah, aku juga belum mengenal hewan hewan yang ada disini" Su Lan bergumam dan mengambil buku tersebut. "Kenapa tidak terjadi apa apa? Apakah buku pengetahuan tidak memiliki masalah yang harus dipecahkan?" Su Lan memasukkan naga tersebut ke penyimpanan dan menuju keluar perpustakaan untuk mendatangi panitia tersebut.
Rupanya yang lain sudah selesai duluan dan pergi meninggalkan perpustakaan, mereka disuruh pergi ke aula penerimaan murid baru untuk mengambil seragam dan lencana organisasi.
-"Apakah kau sudah selesai memilih buku? Buku apa saja yang sudah kau pilih?" Menatap tajam kepada Su Lan.
-"Aku memilih buku "Mati tanpa disentuh" dan buku "Penjinak binatang" mungkin ini bukan buku yang bagus, hehe" Menjawab dengan gugup.
-"Haha, sudah lama tidak ada yang memilih buku buku ini, mungkin karena masalah di buku ini terlalu berat" Sambil mengisi informasi peminjam buku dan memberikan buku tersebut kepada Su Lan.
-"Aku hanya beruntung bisa menyelesaikan masalah itu dengan mudah. Bolehkah aku bertanya?" Mengambil buku yang diberikan panitia.
__ADS_1
-"Boleh, tanyakan yang kau mau selagi disini" Berdiri mendekati Su Lan.
-"Apakah buku pengetahuan memang tidak memiliki masalah yang perlu diatasi?" Melihat ke tangan panitia yang merangkulnya.
-"Apa!? Apakah kau bercanda?" Panitia tersebut kaget dengan pertanyaan Su Lan.
-"Tidak, aku tidak bercanda" Su Lan tampak serius dengan pertanyaan itu.
-"Buku pengetahuan memiliki masalah yang lebih susah dibandingkan dengan buku jurus, makanya aku menyarankan kalian untuk mencari buku jurus" Panitia tersebut menjelaskannya. "Jika tidak ada pertanyaan lagi kau diperbolehkan pergi ke aula anggota, ingat kau harus mengembalikan buku yang kau pinjam dan namaku adalah Yun Da" panitia Yun Da tersebut masuk ke dalam perpustakaan.
-"Hei, lihatlah lencanaku, haha" Du Fan memamerkan lencananya yang merupakan lencana tingkat 2.
-"Wah, dimana kau mendapatkannya" Mata Su Lan bersinar.
"Kau tinggal pergi masuk ke dalam ruangan itu" Du Fan menunjuk ruangan yang bernama Administrasi yang cukup megah.
__ADS_1
-"Terima kasih" Jawab Su Lan dengan gembira.
-"Kalau sudah mengambilnya datanglah ke asrama yang berada didekat perpustakaan"
-"Oke" Su Lan pun pergi ke ruang administrasi.
Di dalam gedung Administrasi.
-"Bagaimana aku bisa mendapatkan seragam dan lencana organisasi" Tanya Su Lan kepada penjaga.
-"Kau tinggal antri di barisan itu" Menunjuk antrian yang sangat panjang.
-"Antrian seperti apa ini?" Gumam Su Lan yang keheranan.
Setelah menunggu antrian yang panjang, seseorang memotong antrian di depan Su Lan.
__ADS_1