
Perampok tersebut mengangkat senjatanya dan mengenai dada Su Lan, senjata tersebut menembus tubuh Su La.
-"Tidakkk.." Du Fan teriak histeris.
Perampok tersebut menarik senjatanya dan berkata "Kau akan menyesal jika bertemu dengan kami lagi", perampok tersebut berbalik badan dan berkehendak pergi. Su Lan yang terkapar lalu bangkit dan berdiri, tubuhnya dikelilingi aura aura hitam yang pekat.
-"He.. hey kalian mau kemana? Bukankah urusan kita belum selesai?" Ucap Su Lan dengan terbata bata.
__ADS_1
Para perampok tersebut menoleh ke belakang, tiba tiba Su Lan berlari ke arah mereka untuk menyerang, para perampok tersebut kaget dan tidak sempat menangkis serangan Su Lan. Tangan, badan, kepala, dan kaki para perampok tersebut terpotong potong oleh serangan Su Lan.
Du Fan yang masih sedikit sadar kaget, lalu pingsan oleh kejadian yang dilakukan oleh Su Lan.
Su Lan lalu mengangkat Du Fan yang pingsan kembali ke asrama, setelah sampai di asrama Su Lan meletakkan Du Fan di depan pintu kamarnya. Setelah mengantar Du Fan, Su Lan kembali ke kamarnya, Su Lan mengecek karakternya. Yang muncul di karakternya berbeda dengan yang tadi dia lihat, yang muncul sekarang adalah
Level : 1493
__ADS_1
Kelas : Champion
Su Lan terkejut dengan hal tersebut, lalu Su Lan membuka properti, yang ada di dalam properti juga berbeda. Muncul sebuah peta yang menunjukkan daerah hak milik Su Lan, uang Su Lan menjadi 543,2 Miliar. Su Lan semakin terkejut dengan uang yang sangat banyak tersebut, tangan Su Lan bergetar ketika ingin membuka penyimpanan. Su Lan menelan air liurnya dan memejamkan matanya, Su Lan menekan tombol penyimpanan, Su Lan membuka matanya secara perlahan, Su Lan semakin terkejut dengan yang ada di dalam penyimpanan karena tidak ada barang baru. Tetapi Su Lan men scroll ke bawah dan menemukan bahwa ternyata dia memiliki 7 barang legendaris, Su Lan terus dan terus dibuat terkejut oleh barang barang tersebut.
Su Lan memiliki 7 barang legendaris dari 9 yang ada di dunia ini, 53 buku jurus legendaris tingkat tinggi, 108 buku pengetahuan, dan barang barang perlengkapan dan pembantu yang berguna. Karena Su Lan terlalu kaget dan membuatnya menjadi bingung, Su Lan memilih untuk kembali ke dunia asli dan benar saja, kalau Su Lan baru beberapa jam di dunia asli sedangkan di sana sudah berhari hari. Su Lan memindahkan adiknya yang terkapar di lantai ke kasur dan mematikan laptopnya, semenjak kejadian itu Su Lan tidak pernah menyalakan laptopnya lagi. Su Lan menjalani hari harinya seperti biasa, sedangkan adiknya masih tidak sadarkan diri.
Beberapa menit sebelum Su Lan memilih kembali ke dunia asli. Di dunia INTERNET, Du Fan yang tergeletak di depan pintu, bangun dan pindah ke kamarnya. Du Fan mandi dan berganti baju, setelah selesai mengganti baju Du Fan berkeinginan untuk berterima kasih ke Su Lan dan mengajaknya untuk mengambil hadiah dari misi yang mereka ambil. Du Fan berjalan ke kamarnya Su Lan, sesampainya di depan pintu kamar Su Lan, Du Fan teringat kejadian sebelum dia pingsan, hal itu membuat Du Fan menjadi ragu untuk mengetuk pintu kamar Su Lan. Setelah berpikir panjang akhirnya Du Fan mengetuk pintu kamar Su Lan.
__ADS_1
Di waktu yang sama di kamar Su Lan, Su Lan berpikir untuk kembali ke dunia asli. Setelah berpikir panjang Su Lan akhirnya memutuskan untuk kembali ke dunia asli.