
-"Beraninya kau!!" Ne Gara terlihat kesal.
-"Tenang saja biar aku yang urus" Du Nia melempar pisau dan mengenai pipi Su Lan.
-"Apakah kau sengaja tidak mengenai ku? Kalau emang iya, mungkin kau akan menyesal" Dengan nada meremehkan Su Lan menyerang balik. "Lihat lah kemampuan ku" Su Lan menghilang dan langsung berada di belakang dunia. "Menyerahlah, kalau kau tidak menyerah mungkin kau akan mati" Su Lan menodongkan pisau di leher Du Nia.
-"Baiklah, kali ini aku akan menyerah tapi lain kali lihat saja kau!" Du Nia turun dari atas arena.
-"Woooo, Su Lan Su Lan Su Lan Su Lan " Penonton pun bersorak menyemangati Su Lan.
Setelah beberapa saat, akhirnya tersisa 3 peserta yang masih bertahan yaitu Su Lan, Du Fan, dan No Pe.
-"Aku menyerah saja, aku malas untuk bertarung sekarang" No Pe turun dari atas arena.
-"Apakah kau tidak mau turun?" Su Lan bertanya kepada Du Fan.
-"Aku sudah dari kemarin ingin melawanmu dan ini lah saatnya. Rasakan ini Heavy Punch" Du Fan mengeluarkan jurus yang berbentuk seperti kepalan.
__ADS_1
-"Kau tidak akan bisa menyerangku jika dengan jurus yang selambat itu" Su Lan berbisik di telinga Du Fan.
-"Sejak kapan kau dibelakangku" Du Fan menyikut, tetapi Su Lan berhasil menghindar.
-"Buku yang ku dapatkan di perpustakaan memiliki berbagai macam cara membunuh dengan cepat, jadi karena itu lah aku bisa berada di belakangmu. Untuk saat ini aku tidak boleh kalah" Su Lan berhasil melakukan serangan telak di perut Du Fan.
-"buachh" Du Fan muntah darah.
-"Menyerah lah, aku tidak mau menyakiti temanku lagi" Su Lan menopang Du Fan.
-"Ya sudah, aku menyerah" Du Fan turun dari atas arena dengan memegang perutnya.
Wakil ketua turun ke atas arena.
-"Di karena kan sudah tidak ada yang bisa dilawan lagi, dengan ini Su Lan dinyatakan sebagai peringkat 1 di antara seluruh anggota murid baru" Wakil ketua mengangkat tangan kanan Su Lan.
-"Akhirnya selesai juga" Su Lan terlihat senang.
__ADS_1
-"Untuk mengambil hadiah kemenangan, para peserta yang menang diharap ke atas arena" Wakil ketua menyuruh dengan penuh semangat. "Tolong keluar hadiah hadiahnya" Wakil ketua menyuruh panitia yang lain, setelah beberapa saat datang orang orang membawa peti besar. "Bagus letakkan disini" Wakil ketua menunjuk tempatnya.
-"Wow, besar sekali petinya, apa saja isinya?" Su Lan bertanya ke wakil ketua.
-"Pertanyaan yang bagus, mendekatlah kau akan segera tahu" Wakil ketua menyuruh dengan isyarat jari.
Su Lan dan peserta yang lain pun mendekat, wakil ketua membuka petinya, dari dalam peti keluar cahaya hijau yang terang dan tidak berlangsung lama.
-"Baiklah disini ada 3 senjata monster tingkat bawah, juara 1 diperbolehkan memilih duluan" Wakil ketua menunjukkan senjata senjata yang berbeda, yang pertama berbentuk pedang, yang kedua berbentuk tombak, yang ketiga berbentuk panah.
-"umm, Aku pilih yang ini" Su Lan memilih senjata tombak.
-"Pilihan yang bagus. Ok, selanjutnya juara 2 silahkan dipilih senjata mana yang kau mau" Wakil ketua menyuruh Du Fan.
-"Karena karakterku adalah tipe fighter jadi aku memilih pedang saja" Du Fan mengambil pedang yang kelihatan kokoh dan kuat.
-"Dan senjata ini untukmu" Wakil ketua memberikan panah kepada No Pe.
__ADS_1
-"Bagus, sesuai dengan keinginanku" No Pe menerima senjata tersebut.