
-"Siapa itu? Kenapa dia seperti sudah sangat tua?" Su Lan terkejut dengan penampilan Du Fan.
-"Sttt, jangan sembarangan berbicara walaupun penampilannya seperti itu tetapi dia sangatlah kuat"
-"Ehem ehem, tes tes 1 2 3. Penjaga tolong keluarkan peserta yang di sana" Ketua Du Fan menunjuk ke arah Su Lan.
Para penjaga pun datang menghampiri Su Lan.
-"Apakah yang ini?" Para penjaga bertanya ke Du Fan.
-"Bukan yang itu, tetapi yang di belakangnya"
-"Yang ini?"
-"Bukan, apakah kau tidak bisa melihat dengan jelas?"
-"Maaf kan kami"
-"Tidak ada kata maaf, minggirlah" Du Fan menyerang peserta yang ditunjuknya.
-"Arghhh"
Para peserta dan para pengurus pun langsung menoleh ke arah teriakan.
-"Kenapa dia?"
-"Apakah dia baik baik saja?
Para peserta berbisik bisik.
-"Sudah, jangan dihiraukan. Tetapi bagi pengurus yang memasukkan orang tersebut ke dalam turnamen, tolong datang ke ruanganku setelah ini. Langsung saja kita mulai pertandingannya, terima kasih" Du Fan turun dari panggung.
-"Huh, kukira aku yang akan diserang" San Tuy merasa lega.
-"Untung aku juga selamat, tapi orang yang tadi kenapa dibunuh?"
-"Kalau tidak salah liat, tadi dia mengeluarkan semacam kamera untuk mengambil foto ketua Du Fan"
-"Berarti kita tidak boleh sembarangan melakukan hal hal yang aneh disini"
__ADS_1
-"Yah sepertinya begitu, lihatlah orang yang disana" San Tuy menunjuk ke samping panggung.
-"Dimana?"
-"Nunduk, dia melihat kesini"
Su Lan dan San Tuy pun menundukkan kepalanya.
-"Kenapa kau menunjuk orang itu?"
-"Dia juga mengeluarkan alat seperti kamera, kemungkinan mereka adalah orang orang dari perkumpulan yang sama" San Tuy menjelaskan kepada Su Lan.
-"Lalu apakah sekarang sudah aman?"
San Tuy perlahan mengangkat kepalanya.
-"Sudah, dia sudah pergi"
-"Kemana dia?"
-"Entahlah, untuk sekarang kita tonton pertandingannya dulu"
Di dalam pertandingan antara Dra Go dan Sli Per.
-"Huh" Sli Per berhasil menghindari tendangan Dra Go.
-"Kenapa kau selalu menghindar, sini serang aku"
-"Oke, mari kita lihat seberapa kuat kau [Iron Attack]" Muncul tombak tombak besi di samping Sli Per.
-"Hoho [Waterfall]"
Serangan tombak besi dari Sli Per berhasil ditahan Dra Go.
-"Cuma segitu saja?"
-"Iya" Sli Per tersenyum.
-"Arghh, beraninya dari belakang" Serangan tombak besi dari Sli Per mengenai punggung Dra Go.
__ADS_1
-"Haha, sekarang giliranmu"
-"Kau lihat ini serangan terbaikku [Dragon Punch]" Dra Go maju langsung ke arah Sli Per.
-"Kemari lah"
(Tsuk) Tombak besi Sli Per menancap di badannya Dra Go.
-"Oke berhenti, tim medis" Pengurus memberhentikan pertandingan.
-"[Heal]" Tim medis langsung menyembuhkan Dra Go.
-"Dengan ini pemenangnya adalah Sli Per" Pengurus mengangkat tangan Sli Per dan para penonton pun berteriak.
-"Terima kasih, terima kasih"
Dra Go pun berdiri.
-"Pertandingan yang bagus" Dra Go bersalaman dengan Sli Per.
-"Haha, kau cuma terlalu terbawa emosi" Sli Per dan Dra Go pun turun dari panggung.
Di kursi penonton.
-"Serangan akhirnya cukup menyeramkan"
-"Haha, mungkin kau juga akan seperti dia"
-"Mana mungkin aku kalah seperti itu, sebentar aku mau ke toilet"
-"Ok jangan lama lama, pertandingannya sebentar lagi akan dimulai"
Su Lan pun pergi ke toilet dan bertemu Sli Per.
-"Wah nomor undian 19, apakah kau gugup?"
-"Tidak, aku hanya ingin kencing"
-"Semoga kau menang"
__ADS_1
-"Akan ku usahakan"
Sli Per pun pergi.