
Tidak lama kemudian pun ibu tirinya Lusi pun memperlihatkan sebuah album foto. Kemudian ibu tirinya membuka semua album itu dan memperlihatkan kepada Lusi. Saat itu Lusi hanya terdiam lemas dan kaku melihat ibunya yang sedang mengkotak-atik album foto tersebut.
"Cepat ke sini dan lihat semua apa yang harus saya perlihatkan kepada kamu"
Ibu Tirinya pun membuka semua album foto itu dan melemparkannya ke Lusi.
"Apa ini Ibu apa yang ada di dalamnya?" tanya Lusi kepada ibu tirinya.
Lusi pun membuka album itu dan Lusi terkejut bahwa foto yang ada di album itu adalah sebuah keluarga yang di mana Lusi terhenti pada suatu tatapan Dimana seorang ayah dari keluarga itu berwajah persis seperti wajah ayahnya.
"Hei anak Malang bisa kau tebak siapa yang ada di foto keluarga itu coba kau lihat Siapa ayah dari keluarga itu Bukankah itu adalah ayahmu juga.
"Ibu ini adalah ayah dan Siapa ibu dan anak itu ibu?"tanya Lusi polos.
"Ya seorang ibu itu adalah aku dan seorang anak itu adalah Nina putriku""Apa maksud ibu Lusi benar-benar tidak mengerti!!"
"Baik aku akan menjelaskan semua kepadamu apa yang telah terjadi dengan Kau mendengarkan semua ini kau bisa paham dan sadar diri sedikit ya dasar anak malang"ucap kasar kepada Lusi.
__ADS_1
"Jadi ayahmu dulu pernah menikah denganku dan melahirkan seorang anak yaitu Nina Kakak tirimu"
"Jadi kak Nina adalah anak kandung ayah?"ucap Lusi kebingungan.
"Ya Nina adalah anak kandung dari ayahmu dan menikah denganku sebelum dia menikah dengan Ibumu dan melahirkan anak sepertimu".
"Kehidupan kami sebelumnya sangat bahagia dan harmonis tetapi kebahagiaan itu musnah dengan kedatangan ibumu di rumah kami"
"Kau tahu ibumu merebut suamiku dan juga ayahnya Nina dari kami berdua kami sangat dendam pada Ibumu dia rela merebut kebahagiaan kami demi kebahagiaannya sendiri"
"maksudnya?"Lusi benar-benar bingung.
"Cukup ma,cukup hina ibu aku,mama ngak puas hina aku dan sekarang mama hina ibu aku,ma kenapa mama begini"masih tidak percaya dengan apa yang di dengar nya.
"Cukup?apa kamu bilang cukup?ini baru permulaan Lusi sayang,saya dan anak saya akan buat kamu lebih menderita dari pada hari ini, siap-siap aja kamu anak bodoh siapa suruh kamu dulu setuju dengan pernikahan saya dan ayahmu yang bodoh itu,jika bukan karena ayah mu membuang kami,mungkin kamu masih bisa bersantai-santai Sampai sekarang,tapi takdir berpihak kepada kami,takdir mendukung kami untuk membalas dendam pada keluarga mu,terutama kamu Lusi karena hanya kamu yang tinggal di dunia ini"tertawa kecil yang begitu menyeramkan.
"Ma,Lusi mohon jangan lakukan ini pada lusi,oke Lusi minta maaf kepada mama atas apa yang di lakukan mama Lusi ke mama dulu,Lusi sangat merasa bersalah, seharusnya Lusi memang tidak ada di dunia ini"merasa sangat bersalah atas apa yang di lakukan ibunya dulu.
__ADS_1
"Ma,Lusi akan beri semua harta ayah yang di atasnama kan Lusi,Lusi akan beri semuanya tanpa ada sisa sedikitpun,Lusi akan mengalihkan nama Lusi ke kak Nina,tapi Lusi mohon jangan lakukan ini pada Lusi,Lusi hanya punya kalian di dunia ini ma,Lusi mohon"memohon ampun kepada ibu tirinya sambil memeluk kaki perempuan itu.
Ih kok bisa Lusi bermohon begitu?bukan nya langsung pergi meninggalkan rumah neraka itu,tapi malah minta maaf,ya ampun Lusi kasihan sekali kamu,ih rasanya kalau Mimin ada di sana mungkin langsung tarik deh tangan Lusi buat keluar dari rumah itu,ya betul ibu Lusi bersalah karena sudah merebut suaminya,tapi di situ Lusi tidak punya salah apa-apa,jadi Kenapa harus Lusi yang menanggung semuanya.
"Ma Lusi mohon biarkan Lusi lanjut kuliah ma,Lusi ngak mau cita-cita Lusi hancur,Lusi akan tetap bekerja kok,lagian harta ayah cukup untuk hidup mama dan kak Nina kan, kalau soal biaya kuliah Lusi mama tidak usah khawatir Lusi bisa cari sendiri,Lusi mohon ma "menangis terus-menerus.
"Kamu sekarang hanya punya dua pilihan, lanjut kuliah atau bekerja untuk menghidupi kami berdua,dan juga harus kamu ketahui kalau kamu bekerja kamu masih bisa tinggal di rumah ini,kamu ngak mau kan saya usir keluar,mau tinggal dimana kamu,emang kamu mau keluar dari rumah yang begitu banyak kenangan bersama ayahnya di sini ?kamu rela meninggalkan rumah ini ?dan juga kalau kamu benar-benar mau melanjutkan kuliah saya benar-benar akan mengusir kamu dan jangan harap bisa kembali!!"membentak Lusi dengan suara mirip serigala.
"Ma,Lusi mohon ma ijinkan Lusi lanjut kuliah,ambiak aja semua harta ayah Lusi ikhlas ma,tapi mohon lepaskan Lusi!!"memohon kepada ibu tirinya.
"Eh anak bodoh kamu pikir saya terpengaruh dengan ucapan kamu?,dan juga saya tahu semua harta atas nama kamu tapi saya bisa mengubah tanpa persetujuan dari kamu sekalipun,emang sih harta peninggalan ayah mu itu cukup untuk menghidupi kami,tapi saya hanya akan memakai nya untuk keperluan kuliah Nina saja,jadi kalau urusan belanja rumah kamu yang harus tanggung makanya saya suruh kamu bekerja,dan kalau soal kamu kuliah sambil bekerja saya tidak setuju,saya emang berniat kalau kamu itu tidak bisa menggapai mimpimu, emang itu tujuan saya,dan sekarang kamu tidak bisa mengatur saya dengan keputusan gila mu itu, sekarang cari pekerjaan yang gajinya besar,dan juga semua gaji mu akan saya pegang semuanya,jika kamu tidak setuju maka bersiaplah keluar dari rumah ini, jangan harap bisa kembali!!camkan itu ya anak bodoh!!"sambil menolak kasar kepala Lusi.
Ya ampun Lusi kenapa sih ngak keluar aja dari rumah itu,emang rumah itu begitu banyak kenangan kamu bersama ayahmu,tapi sampai kapan kamu sanggup hidup dengan orang yang menghancurkan hidup mu,?sampai kapan Lusi,ayo buka matamu,cari tempat yang bisa menerima mu, jangan menghukum dirimu sendiri pada apa yang telah dilakukan orang tua mu lusi.
Lusi akhirnya pun setuju dengan persyaratan mamanya tadi walaupun Lusi masih berat hati untuk mengatakannya.
"Baik ma,Lusi setuju untuk tidak melanjutkan kuliah,Lusi akan bekerja saja untuk memenuhi semua kebutuhan rumah,tapi mama janji jangan usir Lusi dari rumah ini ma, hanya rumah ini yang bisa menguat kan Lusi ma,begitu banyak kenangan di sini"ujarnya dengan penuh keyakinan.
__ADS_1
"Gitu dong jadi saya tidak perlu capek-capek dari tadi,oke lakukanlah semua yang bisa kamu lakukan,yang penting waktu kamu pulang ke rumah bisa membawa uang yang banyak!!"ujar ibu tirinya yang kejam itu.