Pertemuan Tak Terduga

Pertemuan Tak Terduga
#Berpikir


__ADS_3

Chapter (3)


...


"Em .. oke, maaf ya" Jawab Tia singkat.


"Iya .. nggak apa - apa, kalau begitu ini sudah larut, kita lanjut besok lagi ya, selamat tidur, dan mimpi indah .. Assalammuallaikum." Seru David yang juga sedikit gugup.


"Wa'alaikum salam .. sama-sama. " Jawab Tia.


. . . . . . . . . .


Dan setelah itu di kamar kost nya David berpikir "Apa dia nggak mau sama aku ya, apa aku bakal di tolak?"


Dan di tempat lain Tia sedang beberes, mandi, dan lain-lain karena pulang berkerja dan ingin segera tidur, waktu sudah larut pukul 11:50 malam.


"Haduh.. gimana ini ya, aku terima tidak, aku bingung, kita juga belum pernah bertemu langsung, duh.. gimana nih? Aku juga masih ada dia, jadi bagaimana ini? Apa aku putus saja ya, dan nerima David tadi, tapi kan kita juga nggak tahu seperti apa dia karena bertemu tatap muka saja belum pernah, hanya sebatas melihat foto-foto di profil Facebook." Pikiran Tia yang sedang bimbang.

__ADS_1


Setelah berpikir lama dan tidak bisa tidur, akhirnya pukul 01:50 malam Tia pun bergegas untuk menelpon dia (kekasih nya) dan memutuskan untuk putus dengan nya, karena dia tidak mau menduakan, lebih baik melepaskan dan menerima daripada menerima semua nya, atau jadi menduakan.


Dan sekitar 10 menit berlalu mereka berbincang-bincang, Tia pun mulai berani bicara yang sebenarnya mau ia bicarakan dengan kekasih nya (calon mantan).


Tia dan kekasih nya sudah menjalin hubungan sekitar dua bulanan, tapi lama kelamaan hubungan mereka menjadi renggang.


Dan akhirnya pun Tia memutuskan untuk mengakhiri hubungan nya ini, dengan berat hati Tia meminta putus dengan dia, dan dia pun tadi nya menolak, tapi akhirnya demi kebaikan dia pun rela untuk tidak ada hubungan lagi dengan Tia. Dan akhirnya Tia pun bebas, dan jomblo saat ini.


"Setelah lama berbicara akhirnya aku berani juga mengatakan nya." Ujar Tia dalam hati nya merasa lega.


. . . . . . . . . .


Matahari terbit, dan suara ayam berkokok pun terdengar, waktu saat itu menunjukan pukul 06:30 pagi, alarm handphone Tia berbunyi, dan ia pun mulai menyadarkan diri dari tidur nya.


Ia bergegas pergi mandi dan bersiap-siap seperti biasa untuk pergi berkerja, karena kerja nya jarang ada libur nya, hanya sebulan sekali hari libur di tempat kerja nya, kecuali libur hari raya.


"Sudah jam 07:10 kok tumben belum ada pesan atau panggilan dari David, sebentar lagi dia berangkat berkerja." Tya bertanya dalam hati nya.

__ADS_1


"Apa dia marah ya karena nggak langsung aku jawab?"


Di tempat lain ~


"Udah jam 09:00 pagi tapi masih belum ada kabar dari Tya, gimana ya .. apa jawaban dia?


Aku ngerasa bakalan di tolak nih.." Pikiran David yang sedang penasaran dan bingung. "Apa aku coba sms duluan ya?"


Karena di jaman itu belum secanggih sekarang, komunikasi hanya menggunakan sms dan telepon saja, mau berkirim foto pun lewat MMS.


"Pagi Tya, lagi apa .. hari ini kerja nggak?" Tanya David pada Tya melalui sms.


"Tiiinnngggg ..... " Bunyi ponsel Tya, sms masuk.


"Pagi juga David, hari ini aku kerja. Kamu sendiri sekarang kerja juga nggak?" Jawab Tya dan bertanya balik.


**Bersambung ......

__ADS_1


#Jangan Lupa Like dan Tambah ke Daftar Favorit Kalian yaa.. Makasih 😉


__ADS_2