
Hari pun pagi,tiba lah hari ketiga bekerja,Lusi terbangun dan membunyikan semua tulang badannya lalu bangun dan pergi ke kamar mandi, setelah mandi Lusi pun turun dan berencana untuk sarapan di rumah,karena sebelum pulang tadi malam dia sempat membeli beberapa roti dan dia meletakkan nya di dalam kulkas di dapur.
"Blum"
suara hentakan tutup kulkas.
Saat itu Lusi langsung mengambil roti dan meletakkan nya di dalam piring dan juga tidak lupa Lusi mengoleskan selai rasa stroberi di dalamnya.
Tiba-tiba sedang asiknya makan ibu tirinya turun dari lantai atas dengan tatapan penuh kebencian,saat itu dia langsung menghampiri Lusi,sontak Lusi yang sedang melahap roti seketika berhenti.
"Makan apa kamu?"tanya mama tirinya dengan tatapan penuh kesombongan.
"In ini ma Lusi tadi malam beli beberapa roti karena Lusi takut ngak sempat makan lagi saat di kantor,kalau mama mau,ambil aja di kulkas ya.
"Ih kamu pikir saya sudi makan pemberian kamu? mungkin kamu udah taruh racun disana"dengan tatapan penuh kebencian.
Saat itu Lusi hanya terdiam dia sangat malas untuk meladeni mama tirinya itu.
"Pagi Lusi"sapa seorang karyawan.
__ADS_1
"Eh pagi mbak pagi semua"ucap Lusi sambilan membalas senyuman semua orang.
Lusi akhirnya sampai juga di kantor,dia langsung pergi ke ruangan nya dan tidak sengaja melihat Devan sudah ada disana.lusi saat itu sedikit heran, tumben-tumbenan Devan yang biasanya pergi agak siang tapi hari ini sangat awal sekali,dan Lusi pun di dahului nya.
"Akhirnya sampai juga"batin Lusi sambilan menaruh tasnya di atas meja,saat itu dia mulai membuka laptop dan segera bekerja.Tapi lagi fokusnya Lusi tiba-tiba di panggil oleh seseorang yang tidak lain adalah Devan yang berada di ruangan di sampingnya.
Devan menelepon Lusi untuk segera masuk ke ruangan nya karena ada sesuatu penting yang ingin dia katakan.lusi saat itu langsung bergegas menuju ruangan Devan.
"krett"
suara pintu
"Silahkan duduk dulu ada yang mau saya katakan"perintah Devan.
Lusi pun duduk di sebuah kursi yang terletak tepat di depan tempat duduk Devan.
"Apakah pekerjaan yang saya berikan kemarin sudah selesai?"
"Ya pak sudah siap ini pak !"ucap Lusi sambilan memberikan beberapa dokumen kepada Devan.
__ADS_1
"Owh baiklah sekarang kamu sudah bisa keluar "perintah Devan.
Saat itu tidak menunggu lama Lusi pun beranjak pergi,tapi baru beberapa langkah Devan memanggil nya kembali sontak membuat Lusi membalikkan tubuhnya ke arah Devan.
"Tunggu,kamu nanti malam ada kegiatan?"tanya Devan yang tidak sedang menatap nya.
"Mm nggak pak,maaf ada pak ?"tanya Lusi.
" Tadi ibu telpon kakak suruh ajak kamu ke rumah buat makan malam bersama setelah pulang dari kantor,gimana kamu mau?ibu sudah memasak makanan yang sangat enak,sayang kalau kamu nggak pergi"saran Devan.
Saat itu Lusi yang ingin menolak,karena pikirnya waktu malam lah dia bisa beristirahat,tapi karena mendengar saran Devan akhirnya Lusi menyetujui nya.
"okedeh kak Lusi akan pergi nanti setelah selesai kerja"ucap Lusi sambil tersenyum tipis.
"Nanti kalau mau pulang bareng kakak aja ya ,kakak tunggu di bawah parkir depan,jadi kamu nggak perlu naik taxi lagi"ucap Devan.
"Nggak apa-apa kok kak,Lusi bisa naik taxi aja nanti,lagian rumah kakak sama kantor kan jarak nya nggak jauh,jadi kakak nggak usah khawatir"
"Nggak apa-apa bareng kakak aja,tadi ibu yang nyuruh kakak buat pulang bareng sama kamu"
__ADS_1
Saat itu Lusi yang tidak bisa beralasan lagi akhirnya turut menyetujui ajakan Devan.Tidak di sangka hari sudah menjelang sore,waktu kerja pun selesai,Lusi pun turun di lantai satu,dan sudah terlihat sosok Devan yang melambaikan tangannya dari dalam mobil,saat itu Lusi langsung pergi menghampiri nya.