Pertemuan Tak Terduga

Pertemuan Tak Terduga
Tawaran Siti dan Devan


__ADS_3

Akhirnya mereka sampai di sebuah rumah,yang dimana rumah itu adalah tempat tinggal ibu dan anak itu,rumah nya bak istana sangat mewah dan megah,pagarnya yang tinggi lengkap dengan bel elektronik yang sangat mahal,Lusi saat itu tidak menyangka bahwa orang yang di tolongnya adalah orang yang sangat kaya,saat itu Lusi hanya diam mengamati sekitarnya,tak lama kemudian mereka pun turun dari mobil dan masuk kedalam rumah,saat itu Lusi di persilakan duduk di sebuah sofa yang sangat empuk,Lusi saat itu berfikir kalau rumah besar nya tak ada apa-apa jika di bandingkan dengan rumah yang sedang dia duduki ini.


"Wah rumahnya besar sekali,tak ada apa-apa nya jika di bandingkan dengan rumahku"batin nya.


"Nak Lusi mau minum apa?bibi!!"perintah nya kepada asisten rumah tangga nya.


"Ngak perlu repot-repot buk"tersenyum malu.


"Bibi tolong buat kan jus jeruk ya untuk mbak ini dan beberapa kue manis"ucap pria yang sedang duduk bersama nya.


"Dan juga tolong buat kan makanan malam ini kami akan makan bersama,buat kan beberapa macam ya!!"lanjut pria itu.


Saat itu Lusi hanya diam dan sedikit malu,dia hanya tersenyum tipis sambilan berbicara beberapa kata saja.


"Oh iya nak Lusi kamu kegiatan nya sekarang apa?masih kuliah?"ucap wanita tadi dengan penuh kesopanan.


"Ngak buk,saya ngak kuliah tapi sempat juga saya masuk ke jenjang kuliah,saat masuk semester 3 saya berhenti karena suatu alasan,jadi sekarang saya hanya fokus bekerja saja"ucap Lusi.


"Kalau boleh ibu tahu sekarang Lusi kerja dimana dan sebagai apa?"tanya ibu itu.

__ADS_1


Saat itu anak dan ibu tersebut memandang Lusi dengan tatapan penuh pertanyaan,dan sontak saja Lusi kaget dan malu.


"Maaf buk sebenarnya saya baru saja di berhentikan bekerja di sebuah toko kue,saya baru bekerja sekitar 5 bulan,tapi toko itu mengalami gangguan dalam penjualan, akhirnya toko tersebut di tutup dan karyawan disana di berhentikan dan termasuk juga saya,tadi saya cuma lagi cari lowongan pekerjaan saja,dan tak sengaja saya berjumpa dengan ibu"tersenyum ramah.


"Oh begitu nak,ya sudah silakan di minum dulu nak jus nya!!"ucap ibu itu.


"Iya buk makasih banyak buk,oh iya kalau boleh tahu nama ibu siapa?"ujar Lusi.


"Ya ampun hampir lupa memperkenalkan diri,nama ibu Siti dan anak ibu ini namanya Devan,oh iya panggil saja dia kak Devan ya,karena dia sudah cukup berumur,sudah 30 tahun tapi belum juga menikah,ibu sudah capek suruh dia nikah tapi dianya selalu menghindar saja"


"Hehe"


"Iya betul apa kata ibuk kak,ibu Siti pasti sudah mendambakan seorang cucu ya"goda Lusi kepada ibu Siti.


"Ih kok tahu Lusi ya kalau ibu mendambakan seorang cucu?oh iya Lusi umur berapa sekarang?"tanya Siti.


"Lusi sekarang beranjak 20 tahun buk"ucap Lusi dengan sopan.


Setelah beberapa saat saling bercerita tak lama kemudian ibu dan anak itu ijin meninggalkan Lusi sebentar di ruang tamu,dan mereka masuk di sebuah ruangan yang tak begitu jauh dari ruang tamu.

__ADS_1


"Nak Lusi sebentar ya,ibu sama kak Devan mau ngomong sebentar di dalam"


"Oh silakan buk ngak apa-apa Lusi tunggu disini saja"


Beberapa menit kemudian tiba-tiba ibu dan anak itu keluar sambil tersenyum tipis ke arah Lusi dan kembali bergabung duduk bersama Lusi.


"Jadi begini nak,ibu sama Devan sudah berbicara,kan sekarang kamu lagi butuh pekerjaan, kebetulan ibu punya sebuah perusahaan yang dimana bos nya adalah kak Devan,jadi kalau kamu mau kamu bisa bekerja disana sebagai sekretaris kak Devan, bagaimana kamu setuju?"


Mendengar hal itu Lusi sontak terkejut dengan apa yang mereka bicarakan,Lusi kaget sejadi-jadinya.Berbeda dengan Devan,dia hanya tersenyum dan meyakinkan Lusi untuk segera menerima lowongan pekerjaan itu.


"Maaf buk sebelumnya sebenarnya Lusi mau sekali menerima tawaran ibu,tapi dalam hal ini Lusi belum berpengalaman buk, apalagi kalau sekretaris itu kan di wajibkan bersekolah tinggi buk, menyandang gelar, sedangkan Lusi hanya tamat SMA saja, apakah boleh buk?"tanya Lusi yang seketika menjadi sedikit sedih.


"Tentu saja boleh Lusi,kalau mau jadi sekretaris saya,saya tidak memandang gelarnya, asalkan dia bisa rajin bekerja dan bertanggung jawab atas semua yang saya perintahkan kepada nya,jadi apa salahnya kalau kamu tamat SMA?"lanjut Devan.


Mendengar hal itu Lusi pun berfikir untuk menyetujui nya,karena untuk sekarang Lusi sangat butuh pekerjaan dan jaman sekarang mana ada pekerjaan itu mudah dicari,Lusi berfikir apa salahnya mencoba.


Akhirnya Lusi menerima lowongan pekerjaan itu dan dia setuju untuk menjadi sekretaris Devan.


"Baik buk Lusi akan menerima tawaran ibu, sebelumnya Lusi sangat sangat berterima kasih kepada kalian berdua,sungguh mencari pekerjaan di jaman sekarang sangat lah susah apalagi seperti Lusi ini yang hanya tamat SMA,Lusi janji akan bekerja keras dan membuktikan kepada kalian kalau Lusi pasti bisa,Lusi sangat berterima kasih kepada kalian buk"menunjukkan rasa penuh kegembiraan dan kebahagiaan.

__ADS_1


Mendengar hal itu ibu dan anak itu sangat bahagia karena tawaran mereka di terima oleh Lusi anak baik hati itu,dan setelah mendengar kabar itu mereka pun beranjak ke meja makan dan akhirnya mereka makan malam bersama.


__ADS_2