Pertemuan Tak Terduga

Pertemuan Tak Terduga
Di pecat


__ADS_3

Hari pun terus berlalu dengan sendirinya,tak di sangka sudah menjelang 5 bulan Lusi bekerja di toko kue manis buk Lina,Lusi menjalani keseharian nya dengan penuh semangat dan keceriaan.


Tapi lagi serunya bekerja tiba-tiba toko kue manis buk Lina di hadang kebangkrutan,toko kue manis buk Lina tiba-tiba saja sepi semenjak di samping toko nya sudah ada toko keu yang baru, sekarang pelanggan buk Lina beralih ke toko kue yang ada di samping tokonya.


Akhirnya pun toko itu terus sepi dan terus-menerus tidak ada pembeli, dengan berat hati buk Lina memberhentikan Dewi dan Lusi.


"Dewi,Lusi,ayo ikut saya ke ruangan saya,ada hal yang mau saya bicarakan!"perintah buk Lina kepada kedua karyawan nya.


"Maaf buk,ada ya buk memanggil kami berdua?"tanya Dewi dengan sangat sopan.


"Maaf sebelumnya Lusi,Dewi,ibu mau bilang sekarang toko kue manis kita lagi drop berat,sepi pelanggan dan terus-menerus sepi,jadi ibu memohon maaf sekali kepada kalian berdua mulai hari ini kalain ibuk berhentikan untuk bekerja,maaf sekali mungkin ini sangat berat untuk kalian tapi keputusan ibu ini adalah yang terbaik untuk kalian berdua,ibu sudah tidak sanggup menggaji kalian lagi dan sekarang ibu berniat untuk menutup toko ini dan ibu sekarang bisa lebih fokus lagi untuk mengurus keluarga ibu,ibu minta maaf ya kepada kalian berdua"ucap wanita yang tak lain adalah bos nya.


Mendengar keputusan itu jujur hati Dewi dan Lusi sempat sedih,jika saja toko kue manis nya tidak mengalami kebangkrutan pasti mereka masih bisa bekerja di sana,tapi takdir berkata lain.


"Baik buk,kami berdua sebenarnya sedih buk,karena kamu sangat senang bisa bekerja dan memiliki bos sebaik ibu,kami sangat nyaman buk bekerja sama ibu,tapi karena suatu hal ini,kami akan menyetujui keputusan yang ibu buat,kami tahu ibu melakukan itu demi kebaikan kami sendiri "ucap Dewi dan Lusi pun langsung menggangguk yakin kepada ibu Luna.


"Benar buk apa yang di katakan mbak Dewi,jujur buk walaupun saya baru bekerja disini 5 bulan,tapi saya cukup betah disini buk,tempat nya sangat nyaman dan bos nya juga sangat baik,oh iya buk ibu tidak usah khawatir karena memberhentikan kami,sungguh kami ikhlas dengan keputusan ibu,kami janji akan mengingat selalu pertolongan ibu dan jasa ibu kepada kami"lanjut Lusi.


Akhirnya di saat itu mereka bertiga berpelukan hangat,mereka yang kelihatan sangat akrab itu akhirnya akan berpisah,tapi mereka bisa apa takdir sudah seperti itu.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian sore pun tiba akhirnya mereka berpamitan untuk terakhir kalinya kepada ibu Lina,Lusi pun keluar dari toko kue itu dan langsung menuju pangkalan ojek yang tak begitu jauh dari rumahnya.


"Kretttt"


Suara Pintu terbuka


"Ma Lusi pulang"sambil membuka sepatu yang dia pakai dan langsung menaruh nya di rak sepatu,saat itu Lusi yang hendak langsung ke kamar mendapati ibu tirinya yang sedang duduk menonton TV sambil memakan beberapa cemilan,Lusi pun menghampiri nya untuk memberitahu kepada perempuan itu kalau Lusi telah berhenti bekerja Karana suatu hal.


"Udah pulang kamu?"ucap ibu tiri Lusi tanpa melihat ke arah Lusi sedikit pun.


"Udah ma,mama Lusi mau bicara sebentar boleh kan?"ucap Lusi.


(Ih Lusi kok polos banget ya,udah di kasarin begitu masih juga diam,kalau aku ya otw Jambak deh rambut perempuan tu,biar puas, hehehe)


"Gini ma,toko kue manis tempat Lusi bekerja sekarang lagi di Landa kebangkrutan ma,jadi toko nya akan di tutup dan otomatis Lusi ngak bekerja lagi,jadi tadi ibu Lina bisa nya Lusi memberikan Lusi gaji terakhir,jadi sebelum Lusi dapat kerja lagi Lusi hanya bisa kasih ini ke mama ya"memberikan sebuah amplop yang Lusi pun tidak tahu berapa isinya.


Tak menunggu lama perempuan galak itu langsung membuka amplop sambilan memeriksa isinya dengan sangat teliti.


"Cuma sejuta?bisa apa uang segini?beli rumput liar?kamu mau becandain saya ya anak bodoh?"ucap kasar perempuan itu sontak membuat Lusi terkejut dan khawatir.

__ADS_1


"Tapi ma cuma itu yang Lusi punya sekarang, biasanya gaji Lusi beberapa bulan ini kan semuanya Lusi kasih ke mama"


"Oh gitu ya kamu udah mulai itung-itungan sama saya?mau saya usir keluar?oh mungkin kamu mau tidur barengan sama pengemis jalanan sana ya ?"ucap ibu tirinya dengan tatapan yang berapi-api.


"Bukan ma bu..bukan gitu maksud Lusi ma,Lusi cuma mau bilang untuk bulan ini Lusi cuma bisa kasih segini dulu,Lusi janji dalam seminggu Lusi akan dapat pekerjaan dan bisa kasih duit ke mama,ma Lusi janji!!"ucap Lusi yang takut akan di lemapr keluar.


Tat kala itu perempuan yang tak lain ibu tirinya Lusi hanya terdiam dengan tatapan penuh kekejaman.


"Baik saya akan kasih kelonggaran sama kamu,saya beri kamu waktu satu Minggu,Jiak dalam satu Minggu,Jiak dalam waktu satu Minggu ini kamu tidak mendapatkan pekerjaan maka siap-siaplah kamu angkat kaki dari rumah ini"lanjutnya dengan tatapan penuh kesombongan itu.


Mendengar hal yang di katakan oleh ibu tirinya itu, membuat Lusi sedikit lega dan melepaskan nafas nya,saat itu Lusi tidak banyak bicara lagi dan langsung menuju ke kamarnya yang berada di tingkat dua.


Sesampainya di kamar seperti biasa Lusi mencuci wajahnya dan berganti pakaian dan langsung mengambil handuk dan segera beranjak mandi.


Setelah mandi Lusi pun memakai selembar kaos tipis serta memakai celana pendek sepaha.Saat itu Lusi yang terlihat begitu lelah itu langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur.


"Hu untung saja mama kasih aku kelonggaran,kalau ngak malam ini pasti aku tidur di jalan,ya tuhan tolong berikan hamba pekerjaan baru yang bisa mencukupi kebutuhan hidup saya,Lusi kamu harus semangat jangan menyerah begitu saja,masak baru satu pekerjaan yang hilang kamu langsung sedih,ayo semangat Lusi"ujarnya yang sedang menyemangati dirinya sendiri.


Keesokan harinya Lusi seperti biasa Lusi mandi dan bersiap-siap,Lusi berencana untuk segera mencari pekerjaan hari ini,Lusi langsung berpamitan kepada ibu tirinya dan segera pergi meninggalkan rumah nya.

__ADS_1


Kesian banget ya sama Lusi,baru aja berhenti dan istirahat,tanpa jeda dia langsung mencari pekerjaan,laut sama Lusi , teman-teman sifat Lusi yang pantang menyerah ini sangat baik di contoh ya,oh iya semoga ini juga bermanfaat bagi teman-teman semua, thanks semua udah support dan baca cerita aku.


__ADS_2