
"Ayo duduk disini!"ucap Devan.
Lusi pun langsung menggangguk dan langsung duduk di tempatnya.
"oh iya pak sekarang kita akan membahas masalah pemasaran kosmetik ya pak?"
Devan yang sedang fokus ke handphone nya tiba-tiba mendengar hal itu Devan langsung mematikan handphone nya dengan segera.
"Iya kita pesan makanan dulu,kamu mau pesan apa?oh iya panggil kak Devan aja ya,ini kan di luar kantor dan cuma kita berdua di sini kan"ucap Devan.
"eh okedeh kak Devan hehe,oh iya makanan nya terserah kak Devan aja dehusi ngikut aja"ucap Lusi.
"Loh mana bisa begitu,ayo pesan aja lihat dulu menunya, jangan malu-malu,nanti Sampek rumah laper baru tahu,ayo pesan sesuka hati Lusi,toh aku ngak akan motong gaji kamu kan"menggoda Lusi.
Saat mendengar candaan Devan seketika kegembiraan Lusi datang dan langsung melihat daftar menu dan dengan segera memesan makanan dan minuman yang dia suka.
__ADS_1
btw aku kalau di traktir juga akan gini apa lagi yang traktir orang kaya kan,baik lagi gas aja dah,wkwkwk.
Beberapa menit kemudian pesanan pun tiba,mereka langsung bersiap untuk makan bersama,dan dalam keadaan makan itu sesekali juga membahas beberapa pekerjaan seperti biasa nya.
Setelah membicarakan tentang pekerjaan,Devan dengan sengaja bertanya kepada Lusi tentang suatu hal yang membuat Lusi terkejut dan segan untuk mengatakan nya,tapi karena hal itu tak begitu penting jadi Lusi pun memberitahu Devan tentang apa yang di tanyakan nya.
"Oh iya Lusi,kamu udah punya itu ngak ?"tanya Devan yang sempat ragu.
"Punya apa kak?"
"Pacar"
"Mm kenapa emang nya kak?"Lusi penasaran.
"Ngak kok,kak Devan cuma mau tahu aja,tapi kalau Lusi ngak mau bilang ya ngak apa-apa juga,kan itu privasi hehehe"Devan tertawa kecil.
__ADS_1
"Belum kak,Lusi ngak pernah pacaran juga sebelum nya"
"Loh beneran?Lusi ngak pernah pacaran?"ucap Devan terkejut.
"Iya kak, kenapa ya kak?"
"Ngak cuman mau tanya aja,emang alasan Lusi ngak pacaran apa?"
"Ya ngak pernah kepikiran juga "Lusi tertawa kecil.
"Lusi emang ngak mau aja untuk sekarang kak, sekarang Lusi mau fokus untuk kerja aja gitu"ucap Lusi sambil meneguk air.
"Owh,bagus itu artinya Lusi lebih mementingkan masa depan,ide bagus "Devan tersenyum.
Lusi pun tak mempersalahkan nya dan terus saja memakan makanan nya, waktu pun berlalu tak sadar sudah satu jam mereka di sana, akhirnya mereka memutuskan untuk segera pulang,Devan mengantar Lusi dan Devan pun langsung pulang ke rumahnya.
__ADS_1
Sesampainya di rumah Lusi langsung masuk dan terus ke kamar karena seperti biasa tak ada satu orangpun di ruang tamu entah kemana ibu dan juga kakak tirinya itu.
"huh capek banget hari ini,full kerja ngak berhenti,tapi ngak apa-apa deh aku bersyukur banget bisa dapat kerja, terimakasih ya Allah atas rezeki yang telah engkau berikan kepada hamba,hamba sangat bersyukur bisa bertemu dengan sosok ibu Siti dan juga kak Devan,selama hamba bersama mereka rasanya kasih sayang keluarga hamba yang dulu hilang seakan-akan kembali lagi,hamba berjanji akan bekerja begitu keras lagi"ucap Lusi di dalam hatinya.