Pertualangan Gadis Cantik

Pertualangan Gadis Cantik
Ch. 10 TIBA DI KEDIAMAN KELUARGA BANGSAWAN SHI


__ADS_3

setelah selesai berkemas , mereka segera pergi meninggalkan penginapan tersebut dan segera menuju ke kediaman keluarga bangsawan Shi.


saat dua nona muda itu sedang asiknya mengobrol dan bercanda didalam kereta.


tiba-tiba kereta nya terhenti dan terdengar suara keributan, Yinly segera menoleh keluar jendela kereta dan melihat seorang pria paruh baya dan seorang gadis kecil yang menangis, di depan sebuah warung makan yang cukup besar.


mereka tampak menyedihkan dengan pakaian yang lusuh dan compang-camping. Mereka menangis dengan bersujud di kaki seorang pria yang terlihat bugar dan gagah dengan pakaian yang bersih dan sedikit mewah.


pria tersebut terlihat sedang marah dan tidak suka dengan pria paruh baya itu dan gadis kecil yang bersamanya.


Ling Ling yang melihat hal tersebut segera keluar dari kereta dan menghampiri pria yang terlihat bugar dan gagah itu dan berkata


" apa yang kau lakukan, kenapa bersikap kasar seperti itu" ucapnya dengan nada keras dan kesal


" siapa kau?? , ini tidak ada urusan nya dengan mu!!! " ucap pria itu dengan kasar dan menatap tajam kearah Ling Ling


" hei jaga bicaramu" ucap pelayan yi , yang sedari tadi mengikuti Ling Ling ketika dia beranjak keluar kereta.


" cuihh.... kenapa aku harus menjaga cara bicara ku , kalian hanya orang lewat hal ini tidak ada urusan nya dengan kalian " ucap pria itu dengan bengis.


Yinly masih terpaku pada pria paruh baya itu dan gadis kecil yang dia pangku , dia merasa cukup prihatin dengan keadaan mereka. Dia pun beranjak keluar kereta.


dan terlihat Ling Ling sedang mencaci pria yang terlihat sombong tersebut.


" kau....." ucap Ling Ling dan menghentikan kata-kata nya ketika Yinly memegang pundaknya


" sudahlah, kenapa harus ribut seperti itu" ucap Yinly dan menengahi mereka. Dan pandangan nya segera tertuju pada pria paruh baya itu dan gadis kecil itu


" apa anda baik-baik saja" ucap Yinly dengan mengulurkan tangannya kearah pria paruh baya itu.


setelah pria paruh baya itu berdiri, Yinly bertanya pada pria paruh baya itu


" kakek apa yang terjadi" ucap Yinly pada pria paruh baya itu


" aku hanya ingin meminta beberapa makanan sisa pada mereka untuk cucuku, itu saja tapi mereka langsung mengusir kami sebelum berkata apa-apa" ucap pria paruh baya itu dengan nada sedih dan berpaling ke arah gadis kecil y disebelah nya yang dia katakan cucunya.


" huhh....kau tau semua pelanggan ku akan kabur dan tidak mau kemari lagi jika melihat tampang kalian yang tak terawat itu " ucap pria itu dengan kasar dan pedas


Kasim Ao yang mendengar kata-kata itu tidak tinggal diam, dia segera pergi menemui pria itu dan berkata

__ADS_1


" tuan , jika anda memang tidak suka dengan pria paruh baya itu tidak seharusnya anda menyuruh dia berlutut di kaki anda . dia lebih tua , apa anda tidak pernah diajarkan tatakrama" ucap Kasim Ao dengan sinis


" aku tidak peduli, dia bukan siapa-siapa ku , kalian juga tidak mungkin ada hubungannya dengan mereka, untuk apa aku peduli. yang kepedulian hanya tamu-tamu yang datang untuk makan di tempat ku " balas pria itu dengan kasar kepada Kasim Ao.


Tetua Gao Li dan Tetua Gao Yan tidak terima jika ada perilaku seperti itu diucapkan kepada Kasim Ao.


Kasim Ao awalnya juga seorang tetua tertinggi keluarga Shi dan kedudukan diatas Tetua Gao Li dan Tetua Gao Yan , jelas mereka tidak terima jika ada yang berkata kasar pada Kasim Ao seperti itu.


" hei jaga bicaramu, apa kau tidak tahu dengan siapa kau berbicara dengan kasar seperti itu" ucap Tetua Gao Li


sontak membuat mereka yang berada di sekitar jalanan tempat kejadian tersebut dan pria pemilik tempat makan itu kaget bukan main, tentu saja mereka berdua adalah tetua tertinggi keluarga bangsawan Shi.


" te..... tetua....tetua tertinggi Gao Li , Tetua tertinggi Gao Yan" ucap pria itu dengan terbata bata


semua yang melihat, hanya bisa menggelengkan kepala karena pria pemilik tempat makan itu mencari masalah pada orang yang salah.


" meskipun dia bukan siapa-siapa anda , tidak seharusnya anda bersikap kasar seperti itu, dia lebih tua dari anda " ucap Tetua Gao Yan


" sudahlah jangan diperpanjang membosankan" ucap Yinly dengan mengayunkan tangan nya ke arah Tetua Gao Li dan Tetua Gao Yan serta beberapa orang yang berada dibelakang pemilik tempat makan itu.


" kakek ikut kami saja , kami akan memberikan makanan untuk kakek dan cucu kakek " ucap Yinly dengan senyum manisnya


" jangan khawatir, ayo ikut kami . kakek Ao suruh mereka berhenti ribut , aku muak mendengar nya , ayo Ling Ling" ucap Yinly dengan senyum nya ke arah pria paruh baya itu dan mengajak nya serta cucunya masuk kedalam kereta dengan Ling Ling dan menyuruh Kasim Ao menyelesaikan masalah yang terjadi.


" baik nona muda" ucap Kasim Ao


dan hanya dibalas anggukan oleh Ling Ling dan pengikutnya yang lain


mereka pun kembali melanjutkan perjalanan menuju kediaman keluarga bangsawan Shi .


beberapa jam kemudian


nona kita sudah sampai" ucap pelayan yi yang sedari tadi berada di luar kereta. dan dibalas anggukan oleh Ling Ling dan Yinly.


" kakek ayo " ucap Ling Ling dengan penuh semangat.


ketika Yinly keluar dari kereta, terlihat bangunan yang begitu indah dan besar berdiri di depan nya dan terlihat beberapa orang yang sepertinya sudah menunggu kedatangannya dan Ling Ling.


' tidak ku sangka, mereka menyiapkan penyambutan yang cukup bagus harus kuakui ini patut diacungi jempol' gumam Yinly dalam hati dengan menyeringai ke arah beberapa orang yang terlihat didepan pintu masuk kediaman keluarga bangsawan Shi.

__ADS_1


" kau pasti Yinly anak Xue'er bukan " ucap seorang wanita paruh baya yang masih terlihat bugar


" nenek , aku merindukan mu" ucap Ling Ling dengan penuh semangat dan segera memeluk wanita paruh baya itu


" salam nyonya" ucap Yinly dengan memberi hormat pada wanita paruh baya itu.


ketika wanita paruh baya itu melihat tingkah laku Yinly, dia hanya bisa menghela nafas dan sedikit terkejut serta menunduk kan kepala nya


kepala keluarga Shi, Shi An Jhu hanya tersenyum tipis melihat tingkah laku Yinly, dia tau karena banyak kabar yang beredar tentang Yinly yang dikatakan gadis bodoh dan lemah itu pasti membuat nya sulit berinteraksi dengan orang lain yang tidak dia kenal.


" nona pria tua dan cucunya itu sudah saya kirim ke tempat dimana mereka bisa memulai hidup baru dan mengembangkan usahanya, tidak jauh dari sini " ucap Kasim Ao pada Yinly. Dan hanya dibalas anggukan kecil


dan setelah itu, Kasim Ao menemui Shi An Jhu dan istrinya lalu memberi hormat pada mereka dan memberi salam pada anggota keluarga Shi yang lain.


" baiklah kalian sudah sampai dan pasti lelah , ayo masuk dan beristirahat nenek audah menyimpan tempat istirahat untuk kalian" ucap Shi Yuan ( istri sah Shi An Jhu kepala keluarga Shi saat ini )


sekedar info


Shi An Jhu , punya dua orang istri


pertama , Shi Yuan istri sah nya dan memiliki dua orang anak, yaitu Shi An Guan ( tuan muda pertama di keluarga Shi / satu-satunya anak laki-laki nya) dan Shi Lu Xiang ( ibu Ling Ling / nona kedua keluarga Shi)


kedua , Shi Thu Jia istri keduanya dan memiliki satu orang anak perempuan namanya Shi Lu Mian ( nona ketiga keluarga Shi)


namun hubungan antara kedua istrinya cukup dibilang baik , karena mereka berdua cukup dekat bisa dibilang seperti Saudara setelah keduanya menjadi bagian dari keluarga bangsawan Shi .


Hal itu dikarenakan mereka lahir dan besar di perguruan yang sama , dan sudah bersahabat sedari kecil.


••°••


lanjut ya...


Yinly diantar ke kamar yang sudah disediakan oleh Shi Yuan istri Shi An Jhu. sedangkan Ling Ling ikut dengan paman Guan ( Shi An Guan/ adik ibunya ) berkeliling dan mengenal kan beberapa tempat di kediaman keluarga Shi pada Ling Ling.


awalnya Yinly akan ikut serta,namun dia teringat akan pergi ke hutan kabut api. jadi menolak ajakan Ling-Ling untuk ikut berkeliling dan memilih untuk pergi ke kamar yang disediakan untuk nya , untuk menyiapkan beberapa keperluannya dan Ling-Ling dan juga berlatih sebentar.


***


Yinly sudah duduk bersila di atas ranjangnya dan akan memulai latihan nya , yaitu latihan pernafasan. saat sedang fokus pada latihan nya terdengar suara ketukan pintu dari luar , dan itu membuat Yinly kesal.

__ADS_1


Yinly segera keluar dan melihat siapa yang mengetuk pintu kamar nya. dan..........


__ADS_2