Pertualangan Gadis Cantik

Pertualangan Gadis Cantik
Ch. 11 AWAL PERJALANAN


__ADS_3

saat Yinly membuka pintu kamar nya terlihat seorang gadis berdiri didepan nya , dengan membawa beberapa pakaian dan keperluan seorang gadis pada umumnya.


yah....siapa lagi kalau bukan Ling Ling.


' Ling Ling' " ada apa ?" tanya Yinly dengan singkat


" kakak kita akan pergi ke hutan kabut api, untuk jadi lebih kuat jadi aku membawa semua barang keperluan ku dan ingin menunjukkan nya pada kakak , apa ini yang harus kubawa , atau ada lagi yang lain ??" ucap Ling Ling dengan menunjukkan beberapa barang bawaan nya pada Yinly.


' astaga , sebanyak ini.....' Yinly hanya menggeleng kepala nya dan menepuk jidat nya


" apa harus sebanyak ini, kita hanya pergi berlatih bukan liburan atau rekreasi. mengapa ada alat kecantikan juga dan koin emas ini untuk apa , kita akan berada di hutan bukan kota " ucap Yinly dan hanya menghela nafas panjang melihat tingkah laku adiknya itu.


" ehh... iya juga , hahah aku lupa , maaf-maaf" ucap Ling Ling dengan menggaruk pipinya dan canggung.


" yasudah, bawa saja semua kedalam" ucap Yinly dan segera masuk ke dalam kamar nya.


sedangkan semua barang yang dibawa Ling-Ling dibawakan oleh beberapa pelayan setianya ,. pelayan yi dan pelayan yu.


" kalian berdua pergilah, dan jaga kamar ku baik-baik" ucap Ling Ling pada kedua pelayan nya itu dan segera dilaksanakan oleh kedua pelayan itu.


" jadi kakak , bagaimana cara membawa semua nya , apa harus menggunakan kereta kuda lagi ? " ucap Ling Ling dan segera menoleh ke arah Yinly.


" tidak perlu " ucap Yinly dan mengibaskan tangannya kearah barang-barang Ling-Ling itu dan seketika menghilang dari pandangan.


Yinly yang melihat Ling Ling begitu terpana dan bengong, berkata


" semua ada di dalam cincin ini jangan khawatir, sekarang pergilah ke kamar mu dan istirahat, kita akan pergi besok " ucap Yinly pada Ling Ling


" secepat itu?? , kita baru sampai bukan " tanya Ling Ling


" yahh..... , mau bagaimana lagi acara itu bukan hanya mencari beberapa anak muda jenius dan berbakat, juga yang memahami ilmu ilmu dan segala jenis senjata yang akan mereka gunakan untuk bertarung satu sama lain.


kita tidak tau siapa yang akan menjadi lawan dan kawan dalam hal itu , jadi untuk jaga-jaga,


lebih awal lebih baik , bukan...." ucap Yinly dengan nada serius


" yahh , kakak kedua benar , baiklah" ucap Ling Ling dengan penuh semangat

__ADS_1


" ohh iya , kak .....dari mana kau mendapatkan cincin itu , aku baru melihat nya " tanya Ling Ling dengan heran, sebelumnya dia memang pernah melihat Yinly menggunakan cincin itu namun tidak bertanya, takut mengganggu.


" ini.....( menggaruk pipinya) saat ulang tahun ku banyak yang memberikan aku beberapa koin emas, karena tidak mungkin untuk ku pergi kemanapun dengan uang koin sebanyak itu . Jadi aku sengaja membeli ruang dimensi dengan model yang berbeda agar terlihat seperti hiasan tangan " ucap Yinly dengan tertawa kecil



jadi cincin yang di gunakan oleh Yinly itu seperti ini......😊🙃 , dan tepat di gunakan di tangan kiri jari tengah.


" ohhh begitu, baiklah. aku akan pergi menemui Kakek An Jhu untuk memberitahu kan keberangkatan kita besok , kakak langsung istirahat saja " ucap Ling Ling


" baiklah, kita berbincang sampai lupa hari sudah gelap . pergilah hati-hati ya...." ucap Yinly dan mengantar Ling Ling kedepan pintu kamar nya


" iya baiklah, kakak juga istirahat yang cukup, aku pergi selamat malam " ucap Ling Ling dan mulai berjalan keluar sambil sesekali mengangkat tangan nya ke atas


**___**


' haihh , aku juga harus melatih pernafasan ku lagi ' ucapnya dalam hati dan mulai duduk kembali di atas ranjangnya dengan posisi duduk bersila dan mulai memejamkan matanya dan mengatur nafasnya , sampai pagi tiba.


DI PAGI HARI YANG CERAH


Kemarin malam ketika Ling Ling pergi menemui Kakeknya, Tuan besar Shi .


Semua sudah menunggu di depan pintu masuk kediaman keluarga bangsawan Shi , dan akan pergi mengantarkan kepergian Ling Ling dan Yinly ke hutan kabut api untuk berlatih.


sesaat kemudian....


semua sudah berkumpul tepat di halaman depan pintu masuk kediaman keluarga bangsawan Shi , termasuk Yinly dan Ling Ling.


Dan hanya mereka berdua yang akan pergi, Kasim Ao hanya akan pergi mengantarkan sampai depan hutan kabut api. Untuk kedua pelayan setia Ling Ling , ya menunggu kedatangan mereka kembali di kediaman keluarga bangsawan Shi.


" haihh , ingat untuk memberi kabar jika kalian mengalami masalah atau terjadi sesuatu pada ku , akan ku bungkam siapapun yang berani mengganggu kalian berdua " ucap Tuan besar Shi An Jhu pada Yinly dan Ling Ling.


Ling Ling hanya tersenyum dan membalas dengan anggukan , sedangkan Yinly hanya tersenyum simpul.


mereka sudah berpamitan dengan semua anggota keluarga bangsawan Shi ,


Shi An Jhu hanya melihat punggung cucu perempuan nya itu dari jauh , sedangkan semua anggota keluarga bangsawan Shi sudah kembali ke kediaman mereka masing-masing ketika Yinly dan Ling Ling serta Kasim Ao sudah melewati batas pintu masuk kediaman keluarga bangsawan Shi.

__ADS_1


Shi An Jhu tidak langsung kembali ke kediamannya , dia pergi ke ruang kerja nya .


Dan menggeser lemari yang penuh dengan tumpukan buku-buku tebal itu , dan terlihat jalan menuju suatu tempat.


Dia masuk kedalam dan hanya ada tembok tembok batu di bagian kanan dan kiri nya serta berderet obor di beberapa tempat sebagai penerangan jalan.


sampai dia di diujung jalan rahasia itu terlihat cahaya terang yang menyilaukan mata dari lubang yang ada di bongkahan batu besar yang digunakan untuk menutupi jalan rahasia itu.


seketika batu itu menghilangkan setelah disentuh oleh telapak tangan An Jhu dan terlihat sebuah taman yang indah dipenuhi dengan pohon-pohon besar dengan bunga sakura yang belum mekar.


Dan terlihat sebuah bisa tidak jauh dari pohon sakura yang paling besar di antara semua pepohonan yang ada , dan tertulis nama seseorang di batu nisan tersebut.


" kakak ipar aku datang untuk menemuimu , bagaimana kabarmu , sampai saat ini aku masih tidak berhasil menemukan kakak . Tapi kemarin cucu perempuan mu datang kemari , awalnya aku ingin mengajak nya menemuimu .


Tapi dia sudah pergi lagi , pergi ke hutan kabut api untuk berlatih jadi kuat dan membalaskan dendam atas kematian ibu nya , serta dirimu.


Kakak ipar tolong doakan dia agar dia bisa berhasil dalam setiap cobaan yang datang padanya dan mungkin, dia yang akan menemukan kakeknya.....


baiklah aku harus segera kembali , kau yang tenang disana . sampai nanti kakak ipar " ucapnya dengan nada sedih dan berpaling ke arah beberapa bunga sakura yang mulai jatuh karena angin menerbangkan nya sebelum waktunya mekar.


" sudah mulai mekar , kuharap kau bisa membawa kembali keadilan untuk ibumu ......" ucapnya dan langsung pergi meninggalkan tempat itu dan kembali ke kediamannya dari arah yang sama ketika dia masuk ke taman indah itu.


******


Setelah Yinly, Ling Ling dan Kasim Ao pergi meninggalkan kediaman keluarga bangsawan Shi , mereka segera pergi ke hutan kabut api .


Sebelum pergi ke hutan kabut api , Yinly meminta Kasim Ao untuk mencari sebuah kuda , agar lebih cepat dan lancar dalam perjalanan.


Karena mereka menggunakan kereta, tentu akan memerlukan waktu lebih lama untuk sampai, itu akan menyita banyak waktu meski tak banyak , tapi tetap saja bagi Yinly itu membuang-buang waktu yang penting.


setelah mencari di sekitar ada tempat jual beli kuda , mereka pergi kesana dan melihat hal yang tidak pantas untuk dilakukan didepan umum .


jadi....


mohon dukungannya kepada semua pembaca yang sudah menyempatkan diri untuk membaca novel ini ,


semoga bisa terhibur walau tidak banyak

__ADS_1


jangan lupa like ya dan komentar nya juga


😊😊😊😊


__ADS_2