Pertualangan Gadis Cantik

Pertualangan Gadis Cantik
Ch. 7 KEPERGIAN YINLY 2


__ADS_3

Saat Ying Gu masih tampak bingung harus berbuat apa , Yinly yang melihat tingkah ayahnya langsung buka suara sebelum selir Lu Xiang sempat mencegah nya.


" ayah , apa aku tidak boleh pergi ke tempat dimana ibu lahir dan dibesarkan" ucapnya dengan wajah polos dan sedikit cemberut.


" Yinly...." ucap selir Lu Xiang yang tidak tau harus berkata apa


" aku dan Ling Ling hanya akan pergi melihat lihat saja , juga tidak akan lama hanya sampai sebelum acara itu dimulai. Tapi jika ayah memang tidak suka Yinly dan Ling Ling pergi ya sudah...... , Ling Ling maaf aku tidak menepati janji ku kita bisa pergi kesana lain kali. Aku janji lain kali kita akan pergi ke sana , dan tidak akan pernah mengingkari janji ku lagi" ucap Yinly dan menoleh ke arah Ling Ling dan tersenyum


sontak Ling Ling mulai gugup harus berkata apa....." ehh... kakak.....tapi itu , um m........ lakukan saja apa kata ayah , aku tidak apa !!!" ucap Ling Ling dengan tersenyum paksa


melihat hal itu selir Lu Xiang tersenyum dalam hati nya , tidak disangka ternyata Yinly memiliki sifat ibunya. sedangkan Ying Gu hanya bisa menghela nafas panjang dan berkata;


" haihh...... baiklah kalau kalian ingin sekali pergi, pergilah......aku mengijinkan kalian berdua pergi” ucap Ying Gu


seketika wajah Yinly dan Ling Ling berbinar-binar karena bahagia. Dan Yinly sontak langsung memeluk tubuh ayahnya dan berkata " terimakasih ayah, Yinly sayang ayah......" dan mengagetkan semua orang yang ada di kediaman Ying Gu termasuk para pelayan dan Kasim. Sedangkan Ying Gu hanya membalas dengan senyuman dan memeluk tubuh putri kesayangannya itu.


Sedangkan Ling Ling yang melihat hanya berpaling muka , dan selir Lu Xiang hanya tersenyum. Dan seketika Ying Gu berkata " apa putri ayah yang satu ini juga mau dipeluk" dan melihat ke arah Ling Ling.


Ling Ling yang mendengar kata-kata ayahnya itu mulai menangis dan segera memeluk tubuh ayahnya, dan terlihat seorang ayah yang sedang memeluk erat tubuh kedua putrinya. Dan tentu saja semua yang melihat ikut terharu dan bahagia .


terutama selir Lu Xiang yang sudah lama tidak melihat Ying Gu memeluk tubuh putrinya begitu erat dengan bahagia.


" baiklah baiklah, sudah , jadi kapan kalian berdua akan pergi" ucap Ying Gu yang mulai melepas pelukan nya


" hari ini" ucap Yinly dan Ling Ling serempak


"hari ini......" ucap Ying Gu sedikit terkejut


" iya ayah , lebih cepat lebih baik . apa ada masalah" ucap Yinly dengan wajah polosnya


" tidak, tidak ada, tapi....." ucap Ying Gu dan berfikir sejenak sebelum melanjutkan perkataannya

__ADS_1


" tapi apa ayah....." ucap Ling Ling penasaran


melihat wajah kedua putrinya yang penuh tanda tanya, dia hanya tersenyum dan berkata " tapi kalian harus dikawal beberapa penjaga dan pelayan"


' huhh..... kukira apa ' kata selir Lu Xiang dalam hati nya karena takut akan terjadi masalah yang menyebabkan kedua putrinya tidak bisa pergi ketempat tujuan mereka sebenarnya.


" terserah ayah saja " ucap Yinly dengan senyum manisnya.


" baiklah, siapkan keperluan mereka untuk perjalanan nanti dan pastikan tidak ada yang tertinggal" tegas Ying Gu pada Kasim Ao dan segera dilaksanakan oleh nya dan beberapa pelayan


setelah semua keperluan untuk diperjalanan sudah selesai, semua sudah berkumpul di depan pintu masuk kediaman keluarga bangsawan Xiao, untuk mengantarkan kepergian nona muda kedua dan nona muda ketiga Xiao ke kediaman keluarga bangsawan Shi.


pintu masuk kediaman keluarga Xiao


" baiklah Yinly Ling Ling, hati hati jangan berbicara pada orang asing selama diperjalanan ataupun membatunya, bisa saja mereka berniat tidak baik , dan pastikan kalian berdua sampai di kediaman keluarga Shi dengan selamat tanpa luka atau masalah apapun . Karena diluar sana pasti ada banyak orang-orang jahat" ucap Ying Gu panjang lebar kepada kedua anaknya


semua yang melihat tingkah laku Ying Gu hanya menggeleng kepala mereka, karena terlalu mengkhawatirkan hal yang tidak jelas. Dan berbeda dengan selir pertama, selir Zhu An yang mulai merencanakan hal lain untuk melenyapkan Yinly.


" baiklah ingat kalian harus berhati-hati dan selalu bersama, jangan pernah berpisah satu sama lain , kalian harus saling menjaga" ucap Ying Gu lagi.


Yinly yang sudah muak dengan ocehan ayahnya itu mulai berkata" iya , sampai jumpa" dan mulai pergi sebelum melambaikan tangan nya ke atas. Dan memegang erat tangan Ling Ling dan berjalan masuk kedalam kereta dan akhirnya meninggal kan kediaman keluarga Xiao.


**sebelum pergi, Lu Xiang sempat berpesan kepada Yinly untuk tidak memberi tahu kan bakatnya itu pada orang lain. sebelum ia benar-benar kuat.


di luar kediaman keluarga Xiao, sudah seperempat jalan menuju ibu kota . karena kediaman keluarga bangsawan Shi dekat dengan kediaman keluarga kerajaan di ibukota. jikalau ingin melewati jalan pintas, itu harus melewati hutan hutan disepanjang perjalanan, belum lagi jika ada bandit ...... sungguh sangat merepotkan.


hari sudah mulai gelap , karena perjalanan ke ibukota yang memang cukup jauh dari keluarga bangsawan lainnya , memerlukan waktu sekitar satu setengah atau dua hari perjalanan dengan kuda tanpa masalah, tiga atau empat hari dengan kereta kuda , namun jika mengalami beberapa hambatan bisa dikatakan memerlukan waktu sekitar lima atau tujuh hari perjalanan**.


karena hari sudah mulai gelap rombongan Yinly berhenti sejenak untuk mengistirahatkan tubuh mereka , dan memberi makan kuda , sebelum melakukan perjalanan besok pagi


" nona kita bisa beristirahat malam ini disini, nona muda kedua dan nona muda ketiga bisa menunggu sebentar dalam kereta , kami akan selesai dalam beberapa menit" ucap Kasim Ao , orang kepercayaan Ying Gu yang memang ditugaskan untuk menjaga Yinly dan Ling Ling selama diperjalanan menuju ke kediaman keluarga bangsawan Shi.

__ADS_1


" baiklah " ucap Ling Ling dengan singkat dan Kasim Ao beranjak dari tempat nya dan segera memberi instruksi pada bawahannya.


selang beberapa menit kemudian terdengar suara keributan dari arah dimana Kasim Ao dan penjaga serta pelayan yang ikut dalam rombongan Yinly. Saat Yinly akan melihat keluar, tiba-tiba Kasim Ao menghampiri Yinly dan Ling Ling kedalam kereta.


" nona kedua, nona ketiga, kalian berdua tunggu disini saya akan membereskan masalah ini dengan cepat " ucap Kasim Ao dan segera beranjak dan kembali menyerang ke arah beberapa orang yang diduga pembunuh bayaran yang menyerang rombongan Yinly.


" kakak seperti nya mereka adalah pembunuh bayaran, lihat lambang jubah mereka " ucap Ling Ling yang sedari tadi mengintip dari balik jendela kereta dan di tanggapi senyuman oleh Yinly.


' heh seperti nya mereka benar-benar merencanakan hal ini , tapi rencana ini sudah aku prediksi sebelumnya . tidak akan ada yang bisa lolos sekarang' gumam Yinly dalam hati dengan menyeringai ke arah beberapa kelompok pembunuh bayaran yang sedang bertarung dengan para penjaga kediaman Xiao.


" seperti nya kakak sudah tau hal ini akan terjadi , lalu apa yang harus kita lakukan, apa panggil saja penjaga bayangan yang dikirim ibu untuk membantu" ucap Ling Ling yang sedari tadi melihat senyuman dibibir Yinly dengan wajah tenang nya.


" ohh ibu mengirimkan penjaga bayangan, kenapa aku tidak tahu hal ini , ( pantas saja dia selalu tau apa yang aku lakukan, kukira dia mengirim mata-mata di beberapa pelayan) " ucap Yinly dengan mengangkat dahi nya seraya tidak yakin kalau ibu selir Lu Xiang akan mengirimkan penjaga bayangan untuk mengawal mereka. Dan hanya dibalas anggukan oleh Ling Ling.


" tidak usah , mereka hanya pembunuh bayaran tingkat rendah. Untuk apa membuang waktu pada mereka , akan ku tunjukkan beberapa sulap padamu" ucap Yinly dan mulai memikirkan sesuatu yang menarik.


Lalu Yinly segera keluar dari kereta dan mulai menggerakkan tangan nya kedepan dan menunjukkan sedikit atraksi dengan senyuman pada Ling Ling.


seketika keluar beberapa jarum kecil dari balik jubah tangan yang dikenakan Yinly , dan para pembunuh bayaran yang mendapat serangan dadakan itu tiba-tiba diam tidak bergerak sama sekali, seakan waktu berhenti untuk mereka , dan penjaga yang melihat hal itu tidak segan-segan menyerang kelompok pembunuh bayaran itu.


dan tidak terlalu jauh dari tempat rombongan Yinly yang bertarung melawan kelompok pembunuh bayaran tersebut , terlihat 7 orang pria dengan pakaian hitam dan memakai topeng hitam berdiri di salah satu dahan pohon dengan sedikit terkejut dengan apa yang mereka lihat.


para kelompok pembunuh bayaran tersebut tiba-tiba diam dan tidak bergerak sama sekali, dan yang membuat mereka bertujuh kaget adalah, tidak terlihat ada seseorang yang memainkan sihir disana .


sementara Ling Ling yang melihat hal itu hanya bisa mengerutkan keningnya dan melihat Yinly mulai masuk kembali kedalam kereta, ia berkata" apa yang kakak lakukan pada mereka, bagaimana bisa setelah kakak melempar beberapa jarum kecil mereka tidak bergerak sama sekali" dengan penuh kekaguman.


" hanya mainan kecil , aku melapisi jarum jarum itu dengan racun pelumpuh yang diberikan ibu selir padaku tadi sebelum bertemu ayah" ucap Yinly pada Ling Ling dan hanya dibalas dengan anggukan kecil.


°°°°°^^^^°°°°°


jangan lupa like dan koment nya ya😊😊

__ADS_1


__ADS_2