Pertualangan Gadis Cantik

Pertualangan Gadis Cantik
Ch. 22 ( lanjutan chapter 21)


__ADS_3

Setelah kepergian mereka, Ratu Peri mengeluarkan cahaya emas dan segel yang sebelum nya ia bawa dan sempat memperlihatkan nya pada Ayue juga ikut bersinar, lalu kemudian menghilang. Dan semua orang yang ada di sana juga ikut menghilang bersama sinar emas tersebut. Begitu pula dengan orang orang yang bertarung demi mendapatkan Klan Peri ikut serta menghilang bersama cahaya emas itu.


'akhirnya mereka berada ditempat aman, semoga Ayue bisa menghidupkan kembali Klan Peri suatu hari nanti' batin seorang pria dengan wajah pucat yang hampir tumbang


beberapa saat kemudian ia ikut menghilang ditelan cahaya emas, pun dengan seluruh Klan Peri seolah Klan Peri hanya dongeng semata yang tak pernah ada.


.


.


.


Ditempat lain, lebih tepatnya Dunia Tengah atau biasa disebut Dimensi Tengah.


bugh


bugh


bugh


"awww, sakit sekali tulang-tulang ku hampir patah" ucap seorang anak kecil berusia kurang lebih 11 tahun dengan meringis kesakitan


setelah ia duduk dan memperhatikan sekitar, ia bingung dengan tempat yang telah ia datangi. Sebuah pohon besar diatas nya dengan beberapa pohon rindang tumbuh disekitar, seolah-olah ia sedang berada di hutan.


Tunggu!!


Hutan?


"aaaaaaaahhh" teriak anak tersebut


dan terdengar hingga ke sebuah kediaman yang cukup mewah tak jauh dari sana.


Kediaman Cheng Bai


"itu, seperti suara Cheng'er ! "ucap seorang wanita dengan paras lemah lembut dengan nada kekhawatiran.


Pasalnya putra nya tiba-tiba pergi dari kediaman pagi pagi sekali, ia sebagai seorang ibu merasa khawatir terjadi sesuatu. Juga selain ada banyak yang mengincar nyawa putra nya meskipun putranya terlahir dengan tubuh lemah, itu tak mengurangi niat buruk seseorang.


"ibunda, jangan khawatir, biar Meigui yang menyusul kakak Chengli ke hutan kerajaan" ucap seorang gadis kecil yang tak lain bernama Meigui


"baik, berhati-hati lah nak" ucap wanita yang dipanggil dengan sebutan ibunda


Meigui dengan beberapa pengawalnya segera menghampiri sumber suara, namun saat tiba ia dan para pengawal kebingungan, karena tidak ada siapapun dari sumber suara yang dicari.


"kakk, kau dimanaa....." teriak Meigui dengan keras


"pangeran, apa yang anda lakukan!? " ucap salah satu pengawal yang tak sengaja melihat ke atas dahan pohon yang tak begitu tinggi


"tolong, tolong aku takut sekali" ucap seorang anak laki-laki dengan memegang erat dahan pohon dengan ketakutan. Pasalnya ia sangat takut dengan Ketinggian!


"kalian bantu kakak turun" perintah Meigui pada beberapa pengawal yang ia bawa


"baik tuan putri" ucap mereka serempak


setelah beberapa saat tibalah mereka dikediaman Cheng Bai

__ADS_1


"ibu" panggil Meigui


"putraku kau baik-baik saja kan? apa ada yang terluka? katakan dimana yang sakit? " ucap seorang wanita yang dipanggil ibu dengan nada panik


"bu, bicarakan di dalam saja" ucap Meigui seolah-olah menenangkan, namun nyatanya ia tak ingin ada yang mengetahui kejadian yang menimpa sang kakak. karena akan sangat berbahaya jika itu terjadi.


Setelah dikamar yang ternyata adalah kamar Chengli, segera saja Meigui berkata,


"kakak mungkin masih kebingungan karena setelah terjatuh dari tebing belakang sikap nya jadi aneh, dan ingatan nya juga seperti semakin memburuk, tadi ia seolah-olah tak mengenali ku lagi"


sang ibu hanya tersenyum pahit setelah mendengar penuturan dari putri nya, ia tau hal ini pasti akan terjadi, ini kesalahannya namun ia tak dapat menyalahkan takdir.


"mungkin sudah saatnya kalian tau sesuatu, Meigui mungkin hanya kamu yang dapat ibu andalkan karena kondisi Chengli yang semakin hari semakin buruk. Usia kalian sebentar lagi 12 tahun hanya menunggu hari, setelah kalian berusia 12 tahun kalian akan menghadapi bahaya yang sebenarnya. Ibu tau ini sulit bagi kalian tapi, Ibu harap kalian akan saling menjaga satu sama lain.


(sambil memegang erat kedua tangan anaknya) Sebenarnya Ibu adalah Siluman Dewi Bunga, hanya kakak kalian Hua'er yang tau hal ini. Ibu akan memberikan esensi kehidupan siluman untuk kalian, tapi ingat! jangan pernah katakan asal usul kalian, cukup gunakan identitas pangeran dan putri kerjaan beruang hitam.


(sambil menyerahkan kotak cokelat tua pada Meigui) Meigui, dalam kotak ini terdapat dua esensi kehidupan siluman, gunakan baik-baik dengan Chengli. Sebelum menggunakannya kalian pergilah ke Barat dan susul Hua'er, dia akan memberi tau bagaimana cara menggunakan nya" ucapnya dengan nada lembut.


"bu.. " dengan nada sedih Meigui menangis dalam pelukan sang ibu


Chengli yang melihat adegan tersebut haya diam membisu dengan kebingungan, ia benar-benar bingung akan banyak hal.


Malam hari, Kamar Chengli


'kenapa aku ada disini, kak Ayue, kak Anies dan yang lain ada dimana' batin Chengli sambil merenung


ya, dia adalah pangeran kedua Klan Peri, Pangeran Niue. Ia masih bingung dengan hal yang terjadi, namun tiba-tiba ada yang aneh masuk dalam kepalanya seperti ingatan seseorang.


'sakittt, sakit sekali tapi aku seolah tak bisa mengeluarkan suaraku' batinnya dengan memegang kepalanya yang terasa sangat sakit bagai ditusuk puluhan pisau.


Dan tubuh yang ia masuki adalah tubuh Pangeran Ke-enam, putra kedua Raja Su Daesi, Raja Kerajaan Beruang Hitam dengan Bai Lian seorang Siluman Dewi Bunga yang menyamar dan terjebak di Kerajaan Beruang Hitam.


Wanita yang mengaku sebagai ibunya tadi adalah Siluman Dewi Bunga itu. Ia dulunya melarikan diri dari kejaran para musuh Klan Siluman, saat itu ia tengah mengandung Baihe Hua. Anak hasil hubungan gelapnya dengan salah seorang Dewa di Dunia Atas. Namun ternyata ia ditipu oleh Dewa tersebut hingga berakhir melarikan diri ke Dunia Tengah dan berakhir menjadi selir di Kerajaan Beruang Hitam dan melahirkan 2 anak kembar yaitu Bai Chengli dan Bai Meigui.


Namun berbeda dengan Baihe Hua, ia terlahir dengan bakat alami dan menjadi Putri Pertama dalam sejarah Kerajaan beruang hitam dengan paras dan bakat diluar nalar. Sementara Bai Chengli ia terlahir dengan tubuh yang lemah hingga di cap sebagai aib keluarga Kerajaan berbanding terbalik dengan kembaran nya Bai Meigui, yang terlahir dengan bakat bawaan seperti sang kakak. Namun hal tersebut tak luput karena adanya beberapa orang yang dengan sengaja melakukan hal tersebut dikarenakan rasa iri dan dengki.


Namun yang tak disadari oleh semua orang, mereka tertipu karena Chengli dengan sengaja dibuat lemah oleh sang ibu untuk menutup kemungkinan terjadi masalah yang dapat membahayakan keselamatan nya dan dua saudarinya, Bakat Chengli lebih mengerikan dari yang dapat dibayangkan. Seolah ada sebuah kekuatan yang tumbuh seperti pohon namun sulit diraih seperti bintang di dalam tubuh nya.


Dan Pangeran Kerajaan Beruang Hitam itu menghilang bak ditelan bumi dan tergantikan oleh Niue seolah itu sudah dikehendaki.


karena saat Niue dan yang lain didorong masuk terjadi kejolakan dengan dimensi ruang dan waktu, mengakibatkan mereka terlempar terpisah. Salah satunya Niue yang saat ini berada di Kerajaan Beruang Hitam dengan identitas sebagai Pangeran lemah Su Bai Chengli.


.


.


.


Kerajaan Naga


Kediaman Keluarga Bangsawan Xiao


bugh


byurr

__ADS_1


"hehh, rasakan itu akibatnya jika berani melawan ku " ucap seorang anak perempuan dengan nada sombong


"nona Jia Yu adalah yang terbaik pantas menjadi nona pertama dikediaman, dia hanya anak seorang selir yang tak dicintai lagi" ucap seorang anak kecil dengan pakaian pelayan disebelah anak yang ia panggil dengan nama Jia Yu


Jia Yu yang mendengar hal tersebut tentu saja semakin sombong dan besar kepala.


"ayo, aku sudah puas membuat nya seperti itu" ucap Jia Yu dan segera pergi dari sana


Tak lama seseorang keluar dari dalam kolam tempat dimana seseorang terjatuh disana,


"sial, aku tiba-tiba didorong tanpa persiapan apapun, awas saja bocah itu tak akan ku ampuni" ucap nya dengan nada rendah


namun segera dikagetkan dengan suara seseorang yang memanggilnya dari belakang


"Ling Ling, kau baik baik saja? maaf aku terlambat, apa kakak Jia Yu yang melakukannya? aku benar-benar minta maaf" ucap seorang anak perempuan sekitar 13 tahun dengan nada lemah dan raut khawatir


"aku tidak apa-apa, jangan khawatir" balasnya dengan senyuman


"ayo aku antar ke kediaman mu untuk ganti pakaian" ucapnya dengan nada lemah dan dengan lembut memegang tangannya


Kediaman Xiaoling


setelah selesai berganti pakaian, anak perempuan yang ternyata adalah Nona Kedua Xiao, Xiao Shiyu Yinly atau biasa dipanggil Yinly mengatakan dengan hati-hati tentang awal mulai kejadian tadi.


Jia Yu adalah Nona Pertama Xiao yang lahir dari seorang selir karena kesalahan yang tanpa sengaja dilakukan oleh sang ayah di Rumah Impian (sebutan untuk rumah bordil) itu yang dikatakan orang orang.


ia cemburu dengan kasih sayang yang diberikan pada nya tak sebesar kasih sayang yang diberikan pada Ling Ling maupun Yinly, karena itu Jia Yu selalu mecari cara untuk menyakiti Ling Ling maupun Yinly silih berganti jika ia bosan dengan kegiatan yang ia lakukan.


Ling Ling atau Xiao Ling Ayuan adalah Nona Ketiga Xiao, hasil dari cinta kasih antara sang ayah dengan sang ibu yang tak lain adalah adik sepupu dari mendiang ibu Yinly.


Di Kerajaan Naga berdiri 5 bangsawan yang bersama-sama membangun Kerajaan yaitu,


Keluarga Bangsawan Xuan yang memimpin Kerajaan, oleh Raja Xuan Chi Rong , raja kedelapan.


Keluarga Bangsawan Xiao yang bergerak di Kemiliteran, oleh Patriark Xiao Ying Yin yang kini diwariskan oleh putra tunggalnya Xiao Ying Gu.


Keluarga Bangsawan Shi yang lebih berfokus pada senjata dan obat-obatan, oleh Shi An Xhu yang kini digantikan sang adik Shi An Jhu.


Keluarga Bangsawan Hao yang berpusat pada perdagangan, oleh Hao Jia Dan.


Terakhir ada Keluarga Bangsawan Wuan yang bertitik pada segala informasi baik dari dalam maupun luar Kerajaan, oleh Wuan Cheng Fu.


.


Yang diingat oleh Ayue hanya dia tiba-tiba melihat bayangan gelap tanpa cahaya dan tiba-tiba ketika ia tersadar ia berdiri di ujung kolam, dengan langsung didorong tanpa persiapan oleh Jia Yu hingga berakhir basah kuyup.


.


.


.


Dunia Tengah


Ibukota Kekaisaran

__ADS_1


Kediaman Bangsawan


__ADS_2