Pertualangan Gadis Cantik

Pertualangan Gadis Cantik
Ch. 21 Identitas Asli?


__ADS_3

Karena semua sudah terselesaikan, Yinly berhasil mendapat apa yang dia mau. Dan Ling Ling juga mendapatkan apa yang dia inginkan.


Setelah beberapa saat kemudian, karena tak ada yang bersuara, Yinly mulai mengambil alih keheningan.


"ekhem, karena yang kumau sudah kudapatkan, ayo lanjut makan saja"


"yahh benar, aku masih lapar, aku duluan" ucap Ling Ling dan langsung pergi dari ruangan tersebut


"ya baiklah, kalian lanjutkan saja, aku akan pergi tidur" ucap Kakek Luang dengan santai sembari berjalan kearah kamar tidur nya


sementara Realted san Started juga mengikuti Kakek Luang, dan tersisa Yinly seorang. Saat akan keluar dari ruangan itu, App tiba-tiba memberi kode.


(bip


Identitas Kelima terbuka


apakah ingin melihat


ya tidak)


Yinly yang penasaran lalu meng klik ya


Dan segala ingatan tentang identitas kelimanya langsung masuk ke memori ingatan Yinli. Ia langsung memekik keras sembari memegang kepalanya. Kakek Luang, Realted, Started dan Ling Ling langsung keluar begitu mendengar teriakan Yinly.


"kakk " teriak Ling Ling yang ingin langsung berlari kearah Yinly namun segera di cegat oleh Kakek Luang


"lepskan kek " ucap Ling Ling dengan terus memberontak


"jangan kesana, dia baik-baik saja, mungkin ada sesuatu yang masuk kedalam memori ingatan nya" ucap Kakek Luang sembari memberi penjelasan


"Argghhh " teriak Yinly disaat-saat terakhir sebelum akhirnya dia pingsan tak sadarkan diri


Semua bergegas mengecek keadaannya, karena diketahui hanya pingsan, Realted segera menggendong Tuan nya ke kamarnya.


Dan disinilah mereka berkumpul, kamar Yinly. Ketika mereka memandang sekelilingnya penuh dengan benda-benda yang belum pernah mereka lihat sebelum nya kecuali dengan Ling Ling. Ling Ling mulai merasa yakin dengan keanehan pada kakaknya. Rasa curiga nya memuncah dan ini sudah jelas bahwa sosok kakaknya ini mungkin bukan kakaknya yang dulu polos dan penakut, namun ia tak bisa membuktikan nya karena tubuh Yinly benar-benar tubuh Yinly.


"kalian pergi beristirahat saja, biar aku yang menjaga kakak" ucap Ling Ling dan semua menyetujuinya


Ketika semua sudah pergi, hanya tersisa Yinly yang masih pingsan dan Ling Ling yang sedang memikirkan sesuatu.


Dunia Kecil di Alam bawah sadar Yinly


"*ini dimana? kenapa aku bisa berada disini" ucap Yinly dengan heran dan App langsung memberitahu


(nona saat ini berada di alam bawah sadar dan dunia kecil yang ada di ingatan identitas kelima nona)


"maksudnya gimana? " tanya Yinly pada App, karena ia benar-benar tak mengerti dengan apa yang terjadi.


App menjelaskan, singkat nya tempat yang didatangi oleh Yinly adalah dunia kecil buatan miliknya ketika menjadi* Sha Shui'er *seorang seniman ilmu bela diri china kuno, juga seorang pembunuh bayaran yang genius masa itu.


Shui'er adalah putri tunggal dari pasangan Raja Mafia terkuat kala itu Tuan Juan Carlos dengan seorang buronan wanita psikopat yang paling dicari Sha Chi . Demi melindungi diri dari kejaran Mafia lain Sha Chi yang terluka saat itu terpaksa masuk ke kawasan Juan Carlos dan terlibat perkelahian, lalu dari tawaran Juan, Sha Chi menerima menjadi bawahan Juan dan menetap disitu sampai luka di tubuhnya pulih. Dan dari sanalah benih-benih cinta muncul hingga akhirnya mereka memiliki Shui'er, namun karena takut nyawa Shui'er terancam, Sha Chi pergi membawa Shui'er tanpa sepengetahuan Juan dan kembali ke China, tepatnya bersembunyi di kawasan pegunungan China.


Hingga beberapa tahun kemudian, Shui'er tanpa sengaja mengetahui bahwa ia adalah putri kandung Juan Carlos sang pemimpin Mafia terkuat saat itu. Ia memutuskan mencari keberadaan sang Ayah juga meminta bantuan atas terbunuhnya sang Ibu, dengan bantuan surat yang ditinggalkan sang Ibu, ia berhasil masuk dan menemukan sang Ayah. Namun Shui'er juga harus bersaing dengan 3 saudara tirinya yang lain. Hingga ia berhasil mengalahkan 3 saudara tirinya dan meraih posisi pertama sebagai pewaris utama sang Ayah.


Dan dengan bantuan Dareansh Justin, putra kedua Keluarga Starlight. Yang juga seorang Presdir D.Jas COMPANY dan Sang Penguasa Eropa. Mereka berdua bersama-sama menjadi sekutu hingga Shui'er berhasil meraih yang dia inginkan, yaitu menemukan pembunuh sang Ibu, yang ternyata adalah istri ketiga sang Ayah juga merupakan adik tiri Ayahnya Justin.


Namun karena sifat istri ketiga Juan tak beda jauh dengan sifat ibunya yang sudah merusak kehidupan Ayah Justin dulu, Justin membantu Shui'er untuk membalas dendam atas kematian sang Ibu.


Dan entah sejak kapan muncul benih-benih cinta diantara mereka, namun takdir berkata lain, mereka meninggal diperjalanan pulang setelah honeymoon, dengan berpegangan tangan sampai dikuburkan dalam 1 kuburan yang sama*.


"hiks hikss " Yinly hanya duduk bersila sembari menangis dengan penuturan App, ia sedih mendengar nya


dan App yang melihat pun bingung harus bagaimana, dan berkata


(ehh nona tak perlu bersedih, bukankah sekarang anda sudah baik-baik saja)


"aku menangis bukan karena itu"


(Mmm? lalu?)


"aku menangis karena, belum puas melihat bagaimana wanita yang membunuh Ibu Sha Chi di kuliti, hiks hikss" ucap Yinly dengan sedikit terbata-bata


(nona tolong segera singkirkan pikiran itu 😒 , itu bisa mengganggu ketenangan anda)


"benar aku harusnya tak memikirkan hal tak berguna seperti itu, yang harus kupikirkan saat ini adalah bagaimana caranya aku keluar dari tempat aneh ini" ucap Yinly dengan tegas


(😑) App yang sudah tak tau harus mengatakan apa


Singkat cerita, Yinly sudah kembali ke kesadaran nya.


Saat ia membuka mata yang pertama dilihatnya adalah Ling Ling yang tertidur pulas disebelah nya sembari memeluk nya.


Yinly yang tak ingin mengganggu tidur nyenyak Ling Ling hanya tersenyum simpul dan ikut tertidur.


keesokan paginya


taman belakang

__ADS_1


Kakek Luang sudah berdiri di depan Yinly dan Ling Ling selama kurang lebih 3 jam yang lalu


" baiklah,kalian sudah disini maka aku akan langsung saja, kalian disini karena mulai hari ini dan selama 1 tahun kedepan aku akan melatih kaian berdua untuk membuat ramuan obat dan semacamnya, paham! " ucap Kakek Luang dengan tegas


"tunggu, kenapa ramuan obat? kami kemari untuk menaikkan kultivasi bukan membuat ramuan obat" protes Ling Ling yang tak Terima, ia dan Yinly berdiri selama dua jam hanya untuk mendengar hal ini, lelucon.


"Maaf itu adalah perintah Ibu mu, aku hanya mengikutinya" ucap kakek luang dengan santai, lalu menunjukkan semua kegunaan dari barang-barang yang ada disana.


seperti tanaman obat jenis apa, kegunaannya, manfaatnya, kekurangannya, kelebihannya, cara menggunakan kuali obatnya, cara memasukkan semua tumbuhan yang akan diracik menjadi obat.


Yinly hanya diam dan berfikir bagaimana rencana selanjutnya, namun masih bisa mendengar penuturan kakek luang dengan jelas, karena itu adalah hal dasar yang ia pelajari dari ingatan identitas kelima nya sebagai Shui'er, dan ajaran-ajaran itu ia dapat dari Ibu Sha Chi sebelum meninggal.


10 jam lebih kakek luang menjelaskan semua yang ia ketahui tentang tata cara membuat ramuan obat, dan segala kegunaannya untuk tubuh.


"baiklah hari ini sampai disini, besok kalian sudah bisa mengenal kembali semua tanaman obat yang ada di sini, kita kembali dan makan dulu sebelum tidur. " ucap kakek luang dengan langsung masuk ke dalam rumah.


Yinly dan Ling Ling hanya mengekori


Dan, karena


hari sudah mulai malam di luar hutan, namun di dalam hutan kabut api suasana masih sama seperti Yinly dan lainnya datang kemari.


Started , Realted dan kakek Luang sudah kembali ke kamar mereka setelah makan malam, namun berbeda dengan Yinly dan Ling Ling. Mereka berdua masih berada di meja makan selama kurang lebih 20 menit.


Ling Ling yang merasa aneh mulai membuka suara


"Kak, apa terjadi sesuatu? Kau ingin mengatakan sesuatu karena itu menahan ku tetap disini setelah semua orang tertidur bukan? " ucapnya seraya bertanya pada Yinly


Yinly hanya menganggukkan kepalanya, adiknya atau bagaimana dia harus menyebutnya, ia hanya roh di dalam tubuh ini tapi saat dekat dengan Ling Ling ia merasa seolah sudah saling mengenal lebih dari usianya seperti puluhan bahkan ratusan atau mungkin sudah ribuan tahun.


"Kau... siapa? " 2 kata mampu membuat Ling Ling terkesiap dan terdiam cukup lama hingga akhirnya mau tak mau ia buka suara


"Kau sudah tau, ikut dengan ku" ucap nya sambil menarik tangan Yinly dan mengajak nya kekamar nya, saat sudah di dalam kamar Ling Ling ia membuat segel yang mampu membuat Yinly tercengang dan diam


Jujur hal hal aneh yang baru ia ketahui belum lama sudah membuat ia terkejut, dan sekarang adik kecil yang ia tahu lemah dan hanya tau membuat masalah ternyata menyembunyikan kekuatan yang cukup luar biasa.


"Ini adalah segel formasi milik klan kami, namanya Formasi Mata-mata. Mungkin kau bingung dan bertanya tanya, akan aku jelaskan perlahan-lahan. Namun sebelum nya, aku ingin bertanya satu hal" jelas Ling Ling pada Yinly


Yinly hanya mengangguk sembari melihat sekelilingnya, nuansa di kamar Ling Ling persis seperti di dunianya dulu namun sedikit berbeda


"Kau siapa? Bagaimana bisa berada ditubuh kakakku? Dan dari mana asalmu? " pertanyaan pertanyaan itu Ling Ling katakan sembari menatap mata Yinly


Yinly menoleh dan sempat saling bertatap mata pada Ling Ling sebelum akhirnya, Ling Ling sendiri yang memutuskan kontak mata itu.


"Aku , Seiliya Putri orang orang memanggilku Riri, hanya itu yang ku ingat" ucap Yinly yang seakan menutupi sesuatu


Tentu saja ia memang menutupi sesuatu tentang jati dirinya yang sebenarnya, dikehidupan sebelum nya ia hanya gadis biasa dengan penampilan dan wajah yang pas pasan namun memiliki IQ yang lumayan diatas rata-rata. Berbicara tentang dunianya yang dulu, ia tiba-tiba mengingat tentang kotak kayu tua yang ada di bawah lemari pakaian nya. Laci pemberian kedua orang tuanya dulu sebelum akhirnya kedua orang tuanya pergi begitu saja entah kemana.


"Sebenarnya apa isi kotak kayu tua itu, aku bahkan belum sempat membuka nya, juga belum sempat mencari tau kenapa kedua orang tua itu pergi meninggalkan ku begitu saja" gumam Yinly


Ling Ling yang mendengar hal itu teringat akan nasehat gurunya


Flashback


Dunia Peri


Kediaman Ratu Peri


"Ayue " panggil sesorang wanita muda yang msih terlihat cantik padahal usianya sudah ribuan tahun


"Hamba yang mulia " balas Ayue dengan memberi hormat selayaknya bawahan pada tuannya


"Berdirilah nak, kau sudah seperti putri bagiku, aku memang bukan ibu yang melahirkan mu tapi aku yang membesarkan mu, aku yang memberikan segalanya untuk mu hingga sekarang, apa aku benar-benar tak pantas kau panggil ibu? Aku tau ibumu pergi karena kesalahan ku , harusnya aku tidak merayu ayahmu yang tidak lain adalah kakak iparku sendiri, maafkan aku Ayue " ucap sang Ratu sembari menangis dan memohon pada Ayue


Ayue, Putri Tertua Klan Peri dan satu-satunya Peri yang sebentar lagi mampu mencapai tahap Akhir Penguasa Dewi Peri, tahap yang sulit bagi sebagian orang bahkan mendiang leluhurnya sekalipun.


Ayue terlahir dengan meridian yang unik


Semua Klan Peri hanya memiliki 2 sampai 3 titik meridian utama, namun Ayue hanya memiliki 1 meridian utama namun sanggup mengalahkan semua lawannya bahkan yang tingkatkan nya jauh di atas nya.


Ayue selain dikenal dengan kekuatan magis nya yang melebihi batas kemampuan Klan Peri, ia juga memiliki kemampuan tersembunyi yaitu mampu pergi ke dunia diamana tidak ada seorangpun Klan Peri yang pernah pergi meninggalkan Dunia Peri. Namun sang Ratu tau akan hal itu, itu adalah kemampuan turun menurun dari keluarga nya.


Keluarga Yu , satu-satunya keluarga dengan marga berbeda di dunia Peri. Tak banyak yang tau sebenarnya marga Yu adalah orang orang yang berasal dari Dunia Dewa yang memiliki hubungan gelap dengan mahluk lain , marga Yu berisi para dewa yang memilih hidup dengan mahluk yang bukan dari anggota yang sesama Dewa.


Bisa dikatakan dalam darah Ayue selain darah Peri juga mengalir darah Dewa.


Ayue yang mendengar semua keluh kesah Ratu Peri yang tidak lain adik dari mendiang sang ibu juga ibu tiri nya hanya diam membisu dan menundukkan kepalanya, ia akui ia masih menyimpan dendam atas apa yang sudah ibunda nya alami, namun ia tetaplah seorang anak yang haus akan kasih sayang ibunya.


Ia juga mengingat jelas sumpah Ratu Peri didepannya ia tak akan memiliki anak, namun karena paksakan para penatua di Klan Peri mau tak mau ia harus memiliki anak, ia melahirkan 2 orang putra namun perhatian dan kasih sayang nya pada Ayue melebihi kasih sayangnya pada kedua putra nya.


"Aku sudah melupakan nya, jangan ungkit lagi, kau memanggilku kemari ada apa, kau tau waktu ku sangat berharga" ucap ketus Ayue


Sang Ratu yang mendengar hal itu hanya tersenyum pahit, semua sudah ia lakukan demi maaf Ayue tapi berujung sia-sia.


Sebelum mengatakan nya sang Ratu menutup matanya dan menghembuskan nafasnya perlahan


"Aku memberikan titah padamu untuk melindungi kedua pangeran Klan Peri dan membawa mereka pergi melihat dunia luar" ucap sang Ratu dengan tegas

__ADS_1


Ayue yang mendengar hanya tersenyum remeh, hanya untuk hal ini ia dipanggil kemari, sungguh membuang waktu berharganya


"Hanya membuang waktu saja, kau tau Klan Peri tidak diperbolehkan untuk pergi meninggalkan Dunia Peri, kau memintaku melakukan hal ini untuk apa? " tanya ayue dengan nada remeh


Sang Ratu tidak pernah berbohong pada Ayue namun kali ini ia mau tak mau demi nyawa ketiga anaknya harus melakukan hal ini


"Aku memberikan titah bukan permintaan" ucap sang Ratu dengan menunjukkan segel Klan Peri


Setelah melihat segel itu Ayue mau tak mau harus melakukan sesuai perintah , karena bagi siapa saja yang menolak dekrit pemegang segel Klan Peri maka sama saja menjadi musuh abadi Dunia Peri.


"Hamba akan melakukan sesuai perintah, hamba mohon undur diri untuk persiapan" ucap Ayue dengan nada yang bergetar dan sedikit amarah


Ayahnya masih hidup tapi segel ada ditangan wanita itu, apa maksudnya?


Keesokan harinya


Di altar bawah tanah Klan Peri


Di altar bawah tanah Klan Peri sudah berkumpul beberapa orang, diantaranya sang Ratu Klan Peri, Putri Ayue, Pangeran Anies, Pangeran Niue, 2 pengawal peribadi sang pangeran Lier dan Sier juga ada Penyihir Klan Peri Mudie.


"Bu apa kami benar-benar harus pergi? " tanya Pangeran Niue , pangeran bungsu dengan nada sedih biar bagaimana pun ia tak pernah pergi jauh dari sang Ibu, meski perhatian dan kasih sayang yang ia dapatkan sedikit namun ia benar-benar tak rela berpisah dengan sang ibu.


Berbeda dengan pangeran sulung, Pangeran Anies ia hanya cuek dan terkesan tak peduli,


Bahkan Pangeran Anies sama sekali tidak sedih atau apapun itu, ia hanya peduli dengan kebebasan nya, jika ia tahu Putri Ayue bisa pergi ke dunia yang berbeda, sudah lama ia akan memohon untuk di bawa pergi dari dunia Peri


Ia adalah Pangeran tertua di Klan Peri ,ia disegani karena karakter nya yang dingin dan cuek berbanding terbalik dengan adiknya dan 11/12 dengan putri Ayue.


*keluarga klan peri*


​Raja Peri Shien


​Ratu Peri terdahulu Yuish


​Ratu Peri saat ini Yuanna


​Putri tertua Ayue


​Pangeran pertama Anies


​Pangeran kedua Niue


​Pangeran tertua Ainn


​Istri pangeran tertua Muyii


​Pangeran kecil Yisie


anggota lain..


​Penatua Klan Peri Tuan Nadong


​Pemimpin Keluarga Yu, Tuan Yu Zhie


​Pemimpin keluarga Misee, Tuan Miseeru


​Pemimpin Aliansi Dewa dunia Bawah, Tuan Zhongguo Chi


*tingkatkan di dunia peri*


4 Alam kekuatan


Prajurit Dewi Peri


Pemimpin Dewi Peri


Penasehat Dewi Peri


Penguasa Dewi Peri


3 Tingkatkan


awal


menengah


akhir


Ratu Peri hanya tersenyum sembari memeluk erat putra kecilnya.


"kalian harus pergi dari sini, dan memulai kehidupan yang kalian inginkan dari dulu, selalu dengar dan ikuti semua perkataan Ayue, maka kalian akan baik-baik saja diluar sana, mengerti" ucap Ratu Peri pada dua putra nya.


"aku akan mengikuti perintah Ibu " ucap pangeran kedua Niue, sedangkan pangeran pertama Anies hanya mengangguk pelan


Ratu Peri bejalan kearas Ayue dan memberikan kotak kayu tua ditangan nya, besarnya hanya setara dengan kepalan tangan.


"hanya ini yang bisa kuberikan, tolong jaga dan simpan baik-baik benda didalamnya, jika tidak aku tak tau apa yang akan terjadi nanti, jika suatu saat kau kembali maka kembalilah ketika kau sudah memiliki segalanya" ucap Ratu Peri yang sulit dimengerti oleh Ayue, namun Ayue hanya menganggukkan kepalanya dan dengan yakin berkata

__ADS_1


"aku akan melakukan perintah Ibu, jangan khawatir" ucapnya sembari memberi senyuman tulusnya untuk pertama kali pada Ratu Peri Yuanna.


Ratu Peri yang mendengar hal itu menangis dan tersenyum bahagia, lalu perlahan mulai melihat kepergian tiga anak yang ia besarkan selama ini.


__ADS_2